Gawat! Zona Merah Covid-19 Bertambah Dua Kali Lipat, yang Hijau Menipis

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 02 Desember 2020 | 09:44 WIB
Gawat! Zona Merah Covid-19 Bertambah Dua Kali Lipat, yang Hijau Menipis
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menyampaikan kekecewaannya saat mendapati data peta zona risiko Covid-19 per 29 November 2020 yang berwarna merah bertambah hampir dua kali lipat.

"Saya sangat kecewa karena pada minggu ini jumlah kabupaten kota yang berwarna merah bertambah hampir dua kali lipat dari minggu sebelumnya. Selain itu jumlah daerah yang berada di zona hijau pun semakin menipis," ujar Prof. Wiku saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (1/12/2020).

Seharusnya peta zona ini menjadi cerminan bagaimana masyarakat maupun pemerintah dan semua pihak bisa bersikap, dan kembali memperkuat pengendalian Covid-19 di Indonesia, bahkan bisa jadi cambukkan keras.

"Keadaan ini harus menjadi cambukan keras bagi kita untuk terus memperbaiki diri sebagai masyarakat. Jangan pernah abai karena cepat atau lambat Anda akan menjadi penderita. Pakai masker jika lengah dalam memproteksi diri atau lingkungan ataupun keluarga Anda," ungkap Prof. Wiku.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

Pemerintah pusat dan daerah juga kata Prof. Wiku punya tugas berat untuk kembali melakukan evaluasi penegakkan protokol kesehatan. Seperti menjalani prosedur 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Bahkan aksi 3T oleh pemerintah daerah juga harus dikuatkan dan ditingkatkan, yaitu tracing (penelusuran kontak), testing (melakukan tes Covid-19 orang yang masuk kategori suspek), dan treatment (penanganan berupa isolasi mandiri, isolasi di rumah sakit atau dirawat dengan pengobatan).

Jika melihat standar yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO, berdasarkan kepadatan penduduk Indonesia yang mencapai 267 juta jiwa, maka harusnya Indonesia perlu melakukan tes Covid-19 dengan swab test PCR  (polymerase chain reaction) sebanyak 267.000 orang setiap minggunya.

Pemerintah harus kembali memperkuat dan mengevalusi 3T yang sudah dijalankan, dan memastikan 3M bisa ditegakkan di masyarakat. Bahkan kata Prof. Wiku, pemda jangan ragu untuk memberikan sanksi kepada masyarakat yang melanggar.

"Penegakan disiplin dan pemberian sanksi kepada masyarakat, yang tidak mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan peraturan dan tanpa pandang bulu," tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hampir Jadi, CDC Ungkap Siapa yang Akan Pertama Kali Dapat Vaksin Covid-19?

Hampir Jadi, CDC Ungkap Siapa yang Akan Pertama Kali Dapat Vaksin Covid-19?

Health | Rabu, 02 Desember 2020 | 09:26 WIB

Satu Lagi Anggota DPRD Banten Terpapar Covid-19, dari Fraksi Ini

Satu Lagi Anggota DPRD Banten Terpapar Covid-19, dari Fraksi Ini

Banten | Rabu, 02 Desember 2020 | 09:12 WIB

Temuan Terbaru, Kemungkinan Virus Corona Sudah Ada di AS Sejak Tahun Lalu

Temuan Terbaru, Kemungkinan Virus Corona Sudah Ada di AS Sejak Tahun Lalu

Health | Rabu, 02 Desember 2020 | 08:47 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×