Ali Imron Mantan Bomber Bali: Teroris Itu Mendambakan Kerusuhan!

Dany Garjito | Dwi Atika Nurjanah | Suara.com

Rabu, 02 Desember 2020 | 18:31 WIB
Ali Imron Mantan Bomber Bali: Teroris Itu Mendambakan Kerusuhan!
Terpidana kasus terorisme Bom Bali, Ali Imron (Youtube Indonesia Lawyers Club)

Suara.com - Terpidana kasus Bom Bali I Ali Imron, mengatakan teroris memang suka kerusuhan. Ia juga menambahkan, jangan beri ruang terhadap teroris dan radikalis.

Ali Imron turut menjabarkan alasan terorisme di Indonesia yang ingin membentuk negara Islam. Pernyataan itu disampaikan Ali Imron dalam acara Indonesian Lawyers Club TV One edisi "Misteri Penusuk Wiranto".

Rekaman itu ditayangkan lagi pada Senin (30/11/2020) di kanal Youtube ILC ketika ramai peristiwa terorisme di Sigi, Sulawesi Tengah, yang didalangi Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Bagi Ali Imron, teroris baik Al-Qaeda maupun ISIS memiliki dua tujuan serupa. Pertama, mereka ingin mendirikan negara Islam. Kedua, mereka menjalankan Jihad Fi Sabilillah.

"Negara Islam dan khilafah ada hubungannya, tidak mungkin bisa mendirikan negara Islam tanpa adanya jalan Jihad (perang). Teroris paling radikal menganggap pemimpin muslim statusnya tauhid, sedangkan non muslim statusnya kafir, semuanya boleh diperangi dan diserang," jelasnya.

Hal itu yang mendasari Ali Imron melakukan pengeboman Kedubes Filipina di Indonesia,. Karena Indonesia bukanlah negara Islam, imbuh Ali Imron, jadi itu sah dilakukan.

Pun demikian ketika Ali Imron melancarkan pengeboman gereja saat malam Natal di beberapa kota di Indonesia yang ditimbulkan oleh nuansa SARA di Ambon dan Poso.

Begitu pula dengan Bom Bali I yang merupakan program oknum Jemaah Islamiyah pimpinan Ali Ghufron alis Mukhlas bersama Ali Imron. Tujuannya saat itu, mereka hendak membalas serangan Amerika terhadap Afghanistan pascatragedi 9/11 dengan menargetkan turis asing yang berlibur di Bali.

Ketika itu, Ali Imron menyampaikan pesan kepada masyarakat jangan sampai tambah pecah. Menurut dia saat itu, cukup urusan pemilu saja yang sudah pecah.

Di akhir video pernyataan, Ali Imron turut menanyakan pertanyaan terhadap Presiden ILC Karni Ilyas. Tentang kapan dirinya akan dibebaskan dan tak dianggap sebagai antek pemerintah.

Seperti diketahui aksi teror belakangan dilakukan oleh kelompok terorisme. Pembunuhan satu keluarga oleh terorisme, terjadi di Sigi, Sulawesi Tengah pada Jumat (27/11/2020). Dalangnya adalah kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Selain membunuh, kelompok teroris MIT juga mengambil barang-barang milik korban. Kejadian itu menyebabkan 4 orang yang merupakan satu keluarga meninggal. Mereka merupakan anggota jemaat Pos Pelayanan Gereja Bala Keselamatan.

Motif pembunuhan diduga warga menolak memberikan makanan kepada kelompok teroris tersebut. Tak hanya membunuh empat warga, sekelompok teroris tersebut juga membakar enam rumah warga secara acak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecam Aksi Keji Teroris MIT di Sigi, Ketua KWI: Sungguh Tidak Beradab

Kecam Aksi Keji Teroris MIT di Sigi, Ketua KWI: Sungguh Tidak Beradab

Sulsel | Rabu, 02 Desember 2020 | 10:08 WIB

Buru Teroris Ali Kalora Cs di Pegunungan, Ini Kendala Satgas Tinombala

Buru Teroris Ali Kalora Cs di Pegunungan, Ini Kendala Satgas Tinombala

Kaltim | Rabu, 02 Desember 2020 | 09:59 WIB

Satgas Tinombala Memburu Ali Kalora hingga ke Hutan Rimba

Satgas Tinombala Memburu Ali Kalora hingga ke Hutan Rimba

Sulsel | Rabu, 02 Desember 2020 | 09:56 WIB

Pengakuan Tetangga Terduga Teroris di Sumsel: Ia Suka Berkata Bid'ah

Pengakuan Tetangga Terduga Teroris di Sumsel: Ia Suka Berkata Bid'ah

Sumsel | Rabu, 02 Desember 2020 | 07:13 WIB

Terduga Teroris Diamankan di Sumsel, Dikenal Kurang Bergaul

Terduga Teroris Diamankan di Sumsel, Dikenal Kurang Bergaul

Sumsel | Selasa, 01 Desember 2020 | 15:46 WIB

Pasukan Khusus TNI yang akan Menumpas Kelompok Ali Kalora Tiba di Palu

Pasukan Khusus TNI yang akan Menumpas Kelompok Ali Kalora Tiba di Palu

News | Selasa, 01 Desember 2020 | 11:52 WIB

Terkini

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15 WIB

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:05 WIB

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:04 WIB