DPR Urutan Pertama Lembaga Paling Korup, Analis: Partai Gagal Total

Siswanto Suara.Com
Jum'at, 04 Desember 2020 | 11:17 WIB
DPR Urutan Pertama Lembaga Paling Korup, Analis: Partai Gagal Total
Ilustrasi DPR. Karpet merah terpasang menuju ruang pimpinan dewan [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Hasil jajak pendapat yang dilakukan lembaga Transparency International Indonesia  baru-baru ini menunjukkan DPR berada di peringkat pertama sebagai institusi paling korup.

Ini tamparan keras buat ketua-ketua partai notabene gagal total terkait perekrutan kader, khususnya masalah mental dan akhlak, kata peneliti kebijakan publik dari Political and Public Policy Studies Jerry Massie kepada Suara.com, Jumat (4/12/2020), 

Jerry menambahkan masalah integritas dan kredibilitas perlu dikedepankan dan figur yang terlibat dalam kasus korupsi setidaknya perlu dinonaktifkan atau dicabut keanggotaannya. "Bukan diinabobokan," katanya.

Eksistensi partai dinilai Jerry hampir 80 persen gagal total dalam memilih kader yang clean and honest.

Menurut dia seharusnya anggota legislatif berkaca dari kejadian yang terjadi, dimana DPR dalam dakade terakhir masuk dalam lembaga terkorup.

Laporan KPK sampai Juni 2020 menunjukkan 184 anggota DPRD dari 22 daerah yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi.

Bukan itu saja, rilis yang dipublish ICW sampai Oktober 2020, sebanyak 586 anggota DPR dan DPRD menjadi tersangka kasus korupsi.

"Padahal soal salary and allowance cukup besar. Tapi saya heran mereka tak pernah merasa puas dan bersyukur," kata Jerry.

Jerry kemudian menyinggung jargon revolusi mental yang didengungkan Presiden Joko Widodo ketika terpilih menjadi Kepala Negara.

Baca Juga: RI Nomor 3 Negara Terkorup: Perlu Rampas Harta Koruptor dan Hukuman Mati

"Saya nilai gagal total, lantaran survei TII korupsi anggota legislatif, 51 persen, diurutan kedua pejabat pemerintah daerah, (48 persen), dan ketiga pejabat pemerintahan (45 persen)."

"Barangkali, legislatif dan eksekutif dua saudara kembar menjadi teratas dalam kasus korupsi di Indonesia. Terakhir, Menteri KKP Edhy Prabowo dan wali kota Cimahi terkena OTT dari lembaga antirasuah."

Jerry menyarankan DPR untuk belajar ke Negeri Kincir Angin, Belanda, kendati mereka tak mendapat fasilitas tempat tinggal sama seperti anggota DPR RI, bahkan saat rapat dengar pendapat, para anggota parlemen Belanda dibayar sesuai mile atau jarak dari residence tempat tinggal mereka.

Kalau parpol lemah memberikan punisment terhadap kadernya, ini penyebab utama praktik korupsi masih akan terus berlanjut digedung parlemen, kata Jerry seraya mengatakan, "jangan mimpi Indonesia akan jadi negara maju jika bribe (suap), pure corruption and distortion masih di ranking 3 Asia."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI