Sambil Mendayung di Lautan, Susi Pudjiastuti Serang Balik Seseorang

Reza Gunadha, Hernawan

Sabtu, 05 Desember 2020 | 13:49 WIB
Sambil Mendayung di Lautan, Susi Pudjiastuti Serang Balik Seseorang
Ilustrasi Susi Pudjiastuti. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti kembali menjadi sorotan tajam usai Edhy Prabowo ditangkap KPK atas kasus eskpor benih lobster.

Kekinian, Susi Pujiastuti diserang segelintir pihak yang menilai kebijakan dia semasa menjadi menteri salah besar.

Salah satu sosok yang mengatakan Susi Pudjiastuti keliru adalah adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo.

Mengetahui hal itu, Susi Pudjiastuti lewat akun Twitter pribadinya melempar sejumlah kritikan tajam.

Terbaru, Susi Pudjiastuti mengunggah video sedang bermain paddle board dengan narasi seolah menyindir Hashim Djojohadikusumo.

Susi Pudjiastuti Menyindir Seseorang (Twitter/SusiPudjiastuti).
Susi Pudjiastuti Menyindir Seseorang (Twitter/SusiPudjiastuti).

Susi Pudjiastuti yang tengah menikmati suasana lautan mengungkit pernyataannya terdahulu soal protes atas kebijakannya.

Dengan gaya khasnya Susi Pudjiastuti mengatakan siapa saja yang menyebut kebijakan dia keliru seharusnya sejak dulu menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Pagi. Matahari cerah sekali. Sayang, tadi pagi saya cuma dengar 'keliru, Susi keliru'. Susi keliru apanya? Wong saya lagi main paddling kok. Siang hari begini masih bilang Susi keliru," ungkap Susi Pudjiastuti menanggapi kabar soal dirinya, Sabtu (5/12/2020).

"Dulu waktu saya masih menjabat, saya sudah bilang siapa yang berkeberatan dengan kebijakan saya, bisa PTUN-kan saya," sambung dia.

baca juga

Lebih lanjut, Susi Pudjiastuti menuturkan dulu hanya ada satu pengusaha yang menggugat dia ke PTUN. Hanya saja, satu pihak itu pun gagal.

Kemudian Susi Pudjiastuti mengaku heran sebab di mana saja mereka yang kini malah bersuara menyampaikan keberatan akan kebijakan terdahulu saat dia masih menjabat sebagai menteri.

"Saya waktu itu karena pejabat negara, punya pengacara yaitu Jaksa Agung. Ada satu orang yang mem-PTUN-kan saya Rp 1 triliun. Satu perusahaan. Tapi waktu itu tidak berhasil. Sekarang saya cuma Susi Pudjiastuti, sedang paddling di laut," tandas Susi Pudjiastuti keras.

Dalam videonya itu, Susi Pudjiastuti juga melontarkan kritikan balik kepada pihak-pihak yang kini muncul untuk menyerangnya.

Susi Pudjiastuti menuturkan, kebijakan lamanya yang dinilai keliru sudah dirombak Edhy Prabowo. Akan tetapi, yang terjadi malah ada kekeliruan setelahnya.

"Apa urusannya yang keliru? Coba apa? Kan sudah diganti semua yang keliru, mestinya jadi benar. Masa keliru lagi? Keliru diganti mestinya jadi benar," pungkas Susi Pudjiastuti lantang.

Dalam cuitan terpisah lainnya, Susi Pudjiastuti menimpali pemberitaan yang menyangkut perihal dirinya.

Susi Pudjiastuti meninggalkan emoji yang menyiratkan sindiran kepada pihak-pihak penyerangnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo menyatakan kebijakan Susi Pudjiastuti melarang budidaya dan ekspor benih lobster keliru.

Pasalnya, menurut Hashim Djojohadikusumo menilai larangan Susi Pudjiastuti tersebut justru merugikan pihak nelayan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Sita Barang Elektronik dan Dokumen di Rumah Dinas Istri Edhy Prabowo

KPK Sita Barang Elektronik dan Dokumen di Rumah Dinas Istri Edhy Prabowo

News | Jum'at, 04 Desember 2020 | 19:41 WIB

Prabowo Marah Merasa Dihianati Edhy Sampai Lontarkan Kalimat 'Nyelekit' Ini

Prabowo Marah Merasa Dihianati Edhy Sampai Lontarkan Kalimat 'Nyelekit' Ini

Jatim | Jum'at, 04 Desember 2020 | 19:21 WIB

Kecewa Edhy Prabowo Terlibat Korupsi, Prabowo: Saya Ambil Ia dari Selokan

Kecewa Edhy Prabowo Terlibat Korupsi, Prabowo: Saya Ambil Ia dari Selokan

Sumsel | Jum'at, 04 Desember 2020 | 18:18 WIB

Terkini

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB