Korut Terang-terangan Tembak Warga yang Melanggar Aturan Covid-19

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Minggu, 06 Desember 2020 | 12:26 WIB
Korut Terang-terangan Tembak Warga yang Melanggar Aturan Covid-19
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Gambar ini diambil pada 2 Maret 2020. [AFP]

Suara.com - Seorang warga Korea Utara dieksekusi secara terbuka di depan umum oleh regu tembak karena ketahuan tidak patuh aturan Covid-19. Menyadur News.com Minggu (06/12) pria ini melanggar 'tindakan karantina darurat'.

Berdasrkan informasi dari Radio Free Asia, pria ini dituduh menyelundupkan mitra bisnisnya yang datang dari China. Ia ditembak di hadapan warga untuk memberi efek jera agar warga mematuhi aturan karantina darurat virus corona.

Meskipun berbagi perbatasan sejauh 880 mil dengan China, Korea Utara mengklaim bebas dari virus. Negara ini menerapkan pembatasan ketat untuk mencegah penyebaran termasuk mengunci kota, kabupaten juga melarang perjalanan antar provinsi.

Pada bulan Januari, Beijing dan Pyongyang menutup perbatasan karena virus corona, tapi penyelundup tetap mencari nafkah dan membawa barang-barang China ke Korea Utara.

Biasanya, orang-orang ini terus melakukan perjalanan antar negara sehingga mendorong serangkaian tindakan lebih keras yang diberlakukan bulan lalu, termasuk unit anti-pesawat dan ranjau darat. di sepanjang perbatasan.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un memimpin pertemuan darurat dalam foto yang dirilis KCNA di Pyongyang, Korea Utara, pada Sabtu (25/2020). [STR / KCNA VIA KNS / AFP]
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un memimpin pertemuan darurat dalam foto yang dirilis KCNA di Pyongyang, Korea Utara, pada Sabtu (25/2020). [STR / KCNA VIA KNS / AFP]

"Sejak akhir November, Komite Sentral (Partai Buruh) meningkatkan status karantina darurat menjadi karantina darurat 'tingkat tinggi'," jelas warga Pyongan Utara, di perbatasan China di barat laut negara itu.

"Eksekusi di depan umum terjadi karena korban melanggar karantina tepat sebelum tindakan darurat tingkat tinggi berlaku sekitar 20 November," lanjutnya.

"Seorang pria berusia 50-an yang mencoba menyelundup dengan mitra bisnis China ditembak sebagai contoh pada 28 November," tutupnya.

Sumber kedua yang merupakan pejabat Pyongan Utara mengatakan aturan ketat seperti belum pernah dilakukan sebelumnya, bahkan ketika pembelotan massal berlanjut di di tahun 90-an.

baca juga

"Perintah Komite Sentral membunyikan alarm peringatan pada orang-orang aga yang melanggar aturan dan akan dieksekusi dengan regu tembak."

"Bahkan selama Arduous March di tahun 1990-an, ketika pembelotan massal berlanjut, pemerintah tidak mengancam penduduk di daerah perbatasan seperti ini," katanya.

Ia mengatakan eksekusi seperyi ini sejalan dengan metode khas Korea Utara dalam membuat contoh seseorang untuk menakut-nakuti rakyatnya agar patuh.

"Saat menjaga perbatasan dengan mulus dari darat, udara, dan laut, pihak berwenang memerintahkan tentara untuk menembak siapa pun yang mendekati perbatasan tanpa syarat, terlepas dari siapa orang itu atau alasan mereka berada di daerah tersebut. Itu ancaman mutlak bagi warga daerah perbatasan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: Kisah Perjuangan Dokter yang Sembuh dari Covid-19

Terpopuler: Kisah Perjuangan Dokter yang Sembuh dari Covid-19

Health | Minggu, 06 Desember 2020 | 10:38 WIB

Prediksi Pasar Otomotif 2021, SUV Terus Menjadi Favorit

Prediksi Pasar Otomotif 2021, SUV Terus Menjadi Favorit

Otomotif | Minggu, 06 Desember 2020 | 10:37 WIB

Diabetes Jadi Risiko Tinggi Keparahan Covid-19, Begini Penjelasannya

Diabetes Jadi Risiko Tinggi Keparahan Covid-19, Begini Penjelasannya

Health | Minggu, 06 Desember 2020 | 08:16 WIB

Terkini

Rupiah Makin Ambruk, Dolar AS Dekati ke Level Rp17.917

Rupiah Makin Ambruk, Dolar AS Dekati ke Level Rp17.917

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Percaya Diri John Herdman: Sudah Tahu Cara Main Anthony Hudson, Thailand Wajib Waspada di Final

Percaya Diri John Herdman: Sudah Tahu Cara Main Anthony Hudson, Thailand Wajib Waspada di Final

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Urusan Energi Hijau dan Panasnya Bumi yang Bikin Cemas

Urusan Energi Hijau dan Panasnya Bumi yang Bikin Cemas

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Pegawai Rutan Depok Sediakan Narkoba untuk Narapidana Berpesta, Lengkap dengan Alatnya

Pegawai Rutan Depok Sediakan Narkoba untuk Narapidana Berpesta, Lengkap dengan Alatnya

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Didukung Kabinet Bayangan, Partai Hijau Indonesia Gugat Syarat Pendirian Parpol ke MK

Didukung Kabinet Bayangan, Partai Hijau Indonesia Gugat Syarat Pendirian Parpol ke MK

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Pemuda Makassar Tewas Diduga Dikeroyok 20 Pelajar SMP

Pemuda Makassar Tewas Diduga Dikeroyok 20 Pelajar SMP

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:57 WIB

PM Anwar Ibrahim Cibir Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

PM Anwar Ibrahim Cibir Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Miras di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Milik Napi Koruptor Jimmy Masrin!

Miras di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Milik Napi Koruptor Jimmy Masrin!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:54 WIB

AC Makin Pintar, Pendingin Ruangan Ini Bisa Kenali Penghuni

AC Makin Pintar, Pendingin Ruangan Ini Bisa Kenali Penghuni

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang

Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:50 WIB

×