Rupiah Makin Ambruk, Dolar AS Dekati ke Level Rp17.917

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 05 Oktober 2026 | 16:03 WIB
Rupiah Makin Ambruk, Dolar AS Dekati ke Level Rp17.917
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah ke level Rp17.917 per dolar AS akibat penguatan indeks dolar AS sore ini.
  • Analis Lukman Leong menyatakan kenaikan harga minyak dan pelemahan euro menjadi pemicu utama penekanan tersebut.
  • Pelemahan rupiah diprediksi berlanjut karena investor menantikan rilis data aktivitas bisnis Amerika Serikat malam ini.

Suara.com - Rupiah konsisten terus mengalami pelemahan pada penutupan sore ini di pasar keuangan. Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda ditutup ke level Rp17.917 per dolar AS.

Angka ini melemah 35 poin atau turun 0,20 persen dibandingkan penutupan sebelumnya Rp17.882. Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, pelemahan dipengaruhi oleh dolar AS yang menguat imbas harga minyak dunia.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS, tertekan oleh kenaikan indeks dolar AS ke level tertinggi dalam 18 bulan. Penguatan dolar AS terutama didorong pelemahan euro akibat kekhawatiran fiskal serta kenaikan harga minyak dunia," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia menambahkan, pelemahan rupiah akan terus berlanjut dengan kekhawatiran investor mengenai kesehatan dan aktivitas bisnis di Amerika Serikat, yang dirilis secara bulanan oleh. Adapun, data ini akan bisa memberikan sentimen negatif pada rupiah.

"Investor menantikan rilis data PMI AS malam ini, yang dimana sektor jasa AS masih terus kuat dan telah tumbuh selama 26 bulan berturut-turut," tegasnya.

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,34 persen.

Ilustrasi uang ringgit Malaysia. (Pexels.com/Polina Tankilevitch)
Ilustrasi uang ringgit Malaysia. (Pexels.com/Polina Tankilevitch)

Selanjutnya, won Korea Selatan yang ambles 0,3 persen dan dolar Singapura terkoreksi 0,17 persen. Disusul, peso Filipina yang ditutup tertekan 0,14 persen. Berikutnya ada ringgit yang melemah tipis 0,09 persen terhadap the greenback di sore ini.

Sedangkan, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah ditutup melonjak 0,27 persen. Kemudian ada yen Jepang menanjak 0,13 persen dan rupee India terkerek 0,02 persen. Diikuti, dolar Hong Kong menguat tipis 0,008 persen.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Nilai Tukar Rupiah Nyaris Rp18.000 Pada Hari Ini

Alasan Nilai Tukar Rupiah Nyaris Rp18.000 Pada Hari Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 18:35 WIB

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 13:05 WIB

Rupiah Tertekan Ekspektasi Kebijakan AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar

Rupiah Tertekan Ekspektasi Kebijakan AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:50 WIB

Nilai Tukar Rupiah Nyaris Tembus Rp17.900, Dolar AS Menggila Pagi Ini

Nilai Tukar Rupiah Nyaris Tembus Rp17.900, Dolar AS Menggila Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 10:54 WIB

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:11 WIB

Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818

Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 17:18 WIB

Terkini

Rupiah Makin Ambruk, Dolar AS Dekati ke Level Rp17.917

Rupiah Makin Ambruk, Dolar AS Dekati ke Level Rp17.917

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Percaya Diri John Herdman: Sudah Tahu Cara Main Anthony Hudson, Thailand Wajib Waspada di Final

Percaya Diri John Herdman: Sudah Tahu Cara Main Anthony Hudson, Thailand Wajib Waspada di Final

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Urusan Energi Hijau dan Panasnya Bumi yang Bikin Cemas

Urusan Energi Hijau dan Panasnya Bumi yang Bikin Cemas

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Pegawai Rutan Depok Sediakan Narkoba untuk Narapidana Berpesta, Lengkap dengan Alatnya

Pegawai Rutan Depok Sediakan Narkoba untuk Narapidana Berpesta, Lengkap dengan Alatnya

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Didukung Kabinet Bayangan, Partai Hijau Indonesia Gugat Syarat Pendirian Parpol ke MK

Didukung Kabinet Bayangan, Partai Hijau Indonesia Gugat Syarat Pendirian Parpol ke MK

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Pemuda Makassar Tewas Diduga Dikeroyok 20 Pelajar SMP

Pemuda Makassar Tewas Diduga Dikeroyok 20 Pelajar SMP

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:57 WIB

PM Anwar Ibrahim Cibir Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

PM Anwar Ibrahim Cibir Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Miras di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Milik Napi Koruptor Jimmy Masrin!

Miras di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Milik Napi Koruptor Jimmy Masrin!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:54 WIB

AC Makin Pintar, Pendingin Ruangan Ini Bisa Kenali Penghuni

AC Makin Pintar, Pendingin Ruangan Ini Bisa Kenali Penghuni

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang

Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:50 WIB

×