China Berhasil Aktifkan Matahari Buatan, Diklaim 10 Kali Lebih Panas

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 06 Desember 2020 | 12:47 WIB
China Berhasil Aktifkan Matahari Buatan, Diklaim 10 Kali Lebih Panas
Matahari buatan alias reaktor fusi nuklir milik China di Hefei, Provinsi Anhui. Foto diambil pada Mei 2019, dirilis pada April 2019. [AFP/Chinese Academy of Sciences]

Suara.com - China berhasil menngaktifkan sebuah apa yang merek sebut matahari buatan untuk pertama kalinya yang diklaim 10 kali lebih panas dari matahari.

Menyadur France24, Sabtu (5/12/2020) matahri buatan tersebut adalah reaktor fusi nuklir HL-2M Tokamak. Benda tersebut merupakan perangkat penelitian eksperimental fusi nuklir terbesar dan tercanggih di China.

Para ilmuwan Negeri Tirai Bambu tersebut berharap perangkat tersebut berpotensi membuka sumber energi bersih yang kuat.

Matahari buatan tersebut menggunakan medan magnet yang kuat untuk memadukan plasma panas dan dapat mencapai suhu lebih dari 150 juta derajat Celcius, atau sepuluh kali lebih panas dari inti matahari, menurut laporan People's Daily.

Terletak di barat daya provinsi Sichuan dan selesai akhir tahun lalu, reaktor ini sering disebut "matahari buatan" karena panas dan tenaga yang dihasilkannya sangat besar.

"Pengembangan energi fusi nuklir tidak hanya sebagai cara untuk menyelesaikan kebutuhan energi strategis China, tetapi juga memiliki signifikansi besar untuk pengembangan energi dan ekonomi nasional China yang berkelanjutan di masa depan," lapor People's Daily.

Ilmuwan China telah bekerja mengembangkan versi yang lebih kecil dari reaktor fusi nuklir sejak 2006.

Mereka berencana menggunakan perangkat tersebut untuk bekerja sama dengan para ilmuwan yang mengerjakan Reaktor Eksperimental Termonuklir Internasional.

Proyek reaktor tersebut adalah penelitian fusi nuklir terbesar di dunia yang berbasis di Prancis, yang diharapkan selesai pada tahun 2025.

baca juga

Perpaduan dianggap sebagai Cawan Suci energi dan itulah kekuatan matahari sesungguhnya. Ia menggabungkan inti atom untuk menciptakan energi dalam jumlah besar.

Tidak seperti fisi, fusi tidak mengeluarkan gas rumah kaca dan mengurangi risiko kecelakaan atau pencurian bahan atom.

Tetapi mencapai fusi sangatlah sulit dan sangat mahal, dengan total biaya ITER diperkirakan mencapai 22,5 miliar dolar (Rp 318 triliun).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan China Berhasil Nyalakan Matahari Buatan untuk Pertama Kali

Ilmuwan China Berhasil Nyalakan Matahari Buatan untuk Pertama Kali

Riau | Sabtu, 05 Desember 2020 | 11:13 WIB

China Berhasil Nyalakan Matahari Buatan untuk Masa Depan

China Berhasil Nyalakan Matahari Buatan untuk Masa Depan

Video | Sabtu, 05 Desember 2020 | 09:49 WIB

Berhasil Lepas Landas, China Akan Bawa Sampel Bulan Pulang ke Bumi

Berhasil Lepas Landas, China Akan Bawa Sampel Bulan Pulang ke Bumi

Tekno | Jum'at, 04 Desember 2020 | 15:30 WIB

Terkini

Apa Arti dan Makna Weton Tulang Wangi dalam Budaya Jawa?

Apa Arti dan Makna Weton Tulang Wangi dalam Budaya Jawa?

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 13:15 WIB

Satu Minggu Sebelum Hari Kelulusan

Satu Minggu Sebelum Hari Kelulusan

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 13:05 WIB

7 Cara Membersihkan Mobil dari Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau,  Waspada Cat Baret dan Karat!

7 Cara Membersihkan Mobil dari Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Waspada Cat Baret dan Karat!

Otomotif | Minggu, 06 September 2026 | 13:04 WIB

Karhutla Kalimantan Disorot Internasional, NASA: Terus Terbakar hingga Musim Hujan

Karhutla Kalimantan Disorot Internasional, NASA: Terus Terbakar hingga Musim Hujan

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 13:03 WIB

Mengenal Fakfak, Surga Pala di Papua Barat yang Kini Dikepung Api

Mengenal Fakfak, Surga Pala di Papua Barat yang Kini Dikepung Api

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 12:50 WIB

Belanja di USS Downtown Market 2026 Bisa Dapat Cashback Rp1 Juta dari BRI

Belanja di USS Downtown Market 2026 Bisa Dapat Cashback Rp1 Juta dari BRI

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 12:46 WIB

Dari Tiara Andini hingga Aksi Unik Wagub Jatim, Inilah Rangkuman Konser 40 Tahun Kahitna

Dari Tiara Andini hingga Aksi Unik Wagub Jatim, Inilah Rangkuman Konser 40 Tahun Kahitna

Entertainment | Minggu, 06 September 2026 | 12:45 WIB

Belanja Produk Premium Tak Cuma Soal Harga, Ini Cara Memilih yang Benar

Belanja Produk Premium Tak Cuma Soal Harga, Ini Cara Memilih yang Benar

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 12:40 WIB

4 Bahaya Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk Warga Jakarta dan Sekitarnya

4 Bahaya Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk Warga Jakarta dan Sekitarnya

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 12:36 WIB

Hujan Abu Anak Krakatau Meluas Hingga Jabar, Material Pasir Halus Ditemukan Warga Bandung

Hujan Abu Anak Krakatau Meluas Hingga Jabar, Material Pasir Halus Ditemukan Warga Bandung

Jabar | Minggu, 06 September 2026 | 12:31 WIB

×