Rocky Ledek Jokowi Lagi ke Dokter Gigi: Harusnya Dia Klarifikasi Soal FPI

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Kamis, 10 Desember 2020 | 11:17 WIB
Rocky Ledek Jokowi Lagi ke Dokter Gigi: Harusnya Dia Klarifikasi Soal FPI
Rocky Gerung. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung menilai pemerintah saat ini sedang dipojokkan oleh adanya kasus penembakan 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta Cikampek, Senin (7/12/2020).

Rocky Gerung menyoroti media asing yang ternyata ikut mewartakan kasus penembakan penuh kontroversi ini.

Oleh sebab itu, Rocky Gerung mendesak agar Jokowi selaku pemimpin negara untuk segera membuat klarifikasi. Sebab kasus tersebut menurut dia sudah masuk pada ranah pelanggaran HAM.

"Karena ini masih misteri, maka kita duga betul-betul kejadian di Tol Cikampek melibakan berbagai variabel. Lepas dari variabel soal politik segala macam, poin pertama kita itu pelanggaran HAM," ujar dia dikutip Suara.com dari tayangan dalam kanal YouTube Rocky Gerung Official.

Rocky Gerung Menanggapi Kasus Ditembaknya 6 Laskar FPI (YouTube/RockyGerungOfficial).
Rocky Gerung Menanggapi Kasus Ditembaknya 6 Laskar FPI (YouTube/RockyGerungOfficial).

"Presiden harus cari mik, siapkan sesuatu. Kalau dia diam aja, spekulasi di dalam dan luar semakin menjadi-jadi dan ini hal yang penting betul," lanjut Rocky Gerung.

Melihat kondisi yang terjadi saat ini, Rocky Gerung menilai pemerintah sedang terpojokkan dan melakukan pembiaran. Pasalnya, terjadi dualisme informasi yang saling bertolak belakang antara FPI dan polisi.

Rocky Gerung dengan tegas menuturkan, seharusnya pemerintah hadir untuk meluruskan tentang apa yang sebenarnya terjadi agar tidak meluas berbagai interpretasi.

"Sekarang pemerintah terpojok, sementara rakyat dibiarkan menduga-duga keberana informasi itu dari FPI atau polisi. Ini yang disebut pembiaran. Negara bukan hadir untuk meluruskan informasi tapi membiarkan interpretasi," tukas Rocky Gerung.

Lebih lanjut, Rocky Gerung menerangkan sejumlah hal yang menurut dia wajib segera diklarifikasi. Setidaknya ada dua poin utama yakni lokasi dan pelaku penembakan 6 laskar FPI.

"Dor-doran itu baru bisa diketahui beberapa jam, seolah tempatnya belantara padahal itu jalan umum. Sebenarnya dor-dorannya di mana? Yang ngedor itu siapa? Ya mungkin bukan hanya dua pihak Polri FPI, ada yang masuk tiba-tiba mengambil kesempatan untuk membuat air keruh di situ," tegas Rocky Gerung.

Rocky Gerung kemudian berujar, apabila spekulasi itu terus berkembang, publik justru malah semakin khawatir dan ketakutan.

"Tugas pemerintah menunjukkan konteksnya supaya ada rasa aman. Sekarang kita bisa gak aman ni setiap kali keluar kota dibuntuti resmi atau preman gak jelas. Itu yang harusnya ada klarifikasi," kata Rocky Gerung.

"Tapi kelihatannya Jokowi dan staf srategisnya lagi ke dokter gigi, tutup mulut gak bisa ngomong," tandasnya menambahkan.

Sebelumnya, Rocky Gerung menyebut penembakan 6 laskar FPI merupakan kekacaun politik ditingkat makro yang seolah-olah dimanfaatkan untuk hal mikro yaitu Habib Rizieq Shihab.

Rocky Gerung menilai seharusnya negara memperlihatkan wajah beradabnya, bagaimana Komnas HAM bersikap dalam kejadian itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Tahun Pacaran, Perempuan Ini Lapor Polisi Gegara Tak Kunjung Dilamar

8 Tahun Pacaran, Perempuan Ini Lapor Polisi Gegara Tak Kunjung Dilamar

Kaltim | Kamis, 10 Desember 2020 | 11:02 WIB

FPI Sebut Pengawal Habib Rizieq Ditembak dari Jarak Dekat, Ini Kata Polisi

FPI Sebut Pengawal Habib Rizieq Ditembak dari Jarak Dekat, Ini Kata Polisi

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 11:00 WIB

Jokowi Klaim Sudah Tugaskan Mahfud MD Usut Tuntas Kasus HAM Masa Lalu

Jokowi Klaim Sudah Tugaskan Mahfud MD Usut Tuntas Kasus HAM Masa Lalu

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 10:53 WIB

Terkini

Deddy Sitorus Respons Ajakan Gibran Ngantor di IKN: Dengan Senang Hati, Tapi Masalahnya...

Deddy Sitorus Respons Ajakan Gibran Ngantor di IKN: Dengan Senang Hati, Tapi Masalahnya...

News | Jum'at, 10 April 2026 | 16:33 WIB

Kronologi Ahmad Sahroni Diperas Rp 300 Juta oleh Oknum yang Mengatasnamakan KPK

Kronologi Ahmad Sahroni Diperas Rp 300 Juta oleh Oknum yang Mengatasnamakan KPK

News | Jum'at, 10 April 2026 | 16:27 WIB

Resmi Dilantik Jadi Ketua Ombudsman 20262031, Hery Susanto Siap Benahi Internal Lembaga

Resmi Dilantik Jadi Ketua Ombudsman 20262031, Hery Susanto Siap Benahi Internal Lembaga

News | Jum'at, 10 April 2026 | 16:23 WIB

Tradisi Taklimat Prabowo Dinilai Perkuat Koordinasi Pemerintahan

Tradisi Taklimat Prabowo Dinilai Perkuat Koordinasi Pemerintahan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 16:18 WIB

Wacana Pelarangan Vape di Indonesia, Apa Sebenarnya yang Terjadi dan Apa Risikonya?

Wacana Pelarangan Vape di Indonesia, Apa Sebenarnya yang Terjadi dan Apa Risikonya?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 16:16 WIB

Momen Prabowo Berdiri di Hadapan 'Gunungan' Uang Rp11,4 Triliun di Kejagung

Momen Prabowo Berdiri di Hadapan 'Gunungan' Uang Rp11,4 Triliun di Kejagung

News | Jum'at, 10 April 2026 | 16:15 WIB

Bukan Main! Rp11,4 Triliun Uang Mafia Hutan Masuk Kantong Negara, Disaksikan Presiden Prabowo

Bukan Main! Rp11,4 Triliun Uang Mafia Hutan Masuk Kantong Negara, Disaksikan Presiden Prabowo

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:56 WIB

Akankah KPK Panggil Nusron Wahid Terkait Skandal Kuota Haji? Ini Penjelasan Jubir

Akankah KPK Panggil Nusron Wahid Terkait Skandal Kuota Haji? Ini Penjelasan Jubir

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:55 WIB

Yusril Ungkap Alasan Kasus Andrie Yunus Masih di Pengadilan Militer, Singgung Usulan Hakim Ad Hoc

Yusril Ungkap Alasan Kasus Andrie Yunus Masih di Pengadilan Militer, Singgung Usulan Hakim Ad Hoc

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:54 WIB

Sok Jagoan Pecahkan Mangkok Bakso dan Peras Warga, Preman Tanah Abang Ternyata Lagi Fly Sabu!

Sok Jagoan Pecahkan Mangkok Bakso dan Peras Warga, Preman Tanah Abang Ternyata Lagi Fly Sabu!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:37 WIB