Anggota DPR Jadi Bahan Tertawaan Keluarga Korban Laskar FPI saat Tanya Ini

Reza Gunadha, Nur Afitria Cika Handayani

Jum'at, 11 Desember 2020 | 17:56 WIB
Anggota DPR Jadi Bahan Tertawaan Keluarga Korban Laskar FPI saat Tanya Ini
Penampakan keluarga enam laskar FPI saat mengadu ke DPR RI soal kasus penembakan. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar bersama keluarga korban laskar FPI. Rapat tersebut berlangsung heboh dan menimbulkan perdebatan.

Dalam rapat tersebut, salah satu anggota DPR menyampaikan duka mendalam dan mendoakan enam korban penembakan itu.

Selanjutnya, dia melemparkan sebuah pertanyaan yang membuat rapat menjadi bersitegang. Dia bertanya kepada keluarga korban.

"Saya ingin tanyakan,sepengetahuan dari keluarga korban, kepada kakak atau pamannya ini, apakah ada misalnya, memang semangat sedemikian rupa –mohon izin– karena saya akan habis-habisan bertarung atau seperti itu,juga pertanyaan saya apakah ada pernah mengetahui berapa lama mereka menjadi pengawal HRS, apakah mereka dilatih khusus untuk itu, ini perlu kejelasan, sehingga clear," ujar anggota Komisi III itu, seperti dikutip Hops.id--jaringan Suara.com, Jumat (11/12/2020).

Mendengar pertanyaan itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa langsung menegur anggota DPR itu.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa usai meninjau lokasi pelarian napi asal China, Cai Changpan, di Lapas Klas 1 Tangerang, Rabu (23/9/2020). [Suara.com/Irfan Maulana]
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa usai meninjau lokasi pelarian napi asal China, Cai Changpan, di Lapas Klas 1 Tangerang, Rabu (23/9/2020). [Suara.com/Irfan Maulana]

Menurut Desmond, pertanyaan itu tidak netral dan membuat keluarga korban bingung.

"Ada dua pertanyaan, pertarungan habis-habisan ini apa maksudnya bagi keluarga korban bingung nih?" tanya Desmond.

Anggota DPR yang bertanya langsung menjawab bahwa biasanya ada semangat seperti itu. Desmond mendesak dengan pertanyaan lagi.

"Bertarung sama siapa? Bertarung sama siapa?" ujarnya.

baca juga

Anggota DPR itu kemudian menjelaskan barangkali petarungan habis-habisan itu sudah menjadi program tertentu.

“Ya barangkali karena keinginan untuk pembelaan. Ada gambaran Habib Rizieq itu mendapat ancaman yang luar biasa. Karena itu apakah itu sudah menjadi program tertentu untuk habis-habisan di dalam hal ini, saya ingin mengetahui," jelasnya.

Desmond menganggap pertanyaan itu sudah melenceng dari substansi rapat. Bahkan, dia bicara bahwa komisi ini bukan untuk lucu-lucuan.

Sebagai pimpinan rapat, Desmond mencoba meluruskan pertanyaan tersebut.

"Mau bentrok kapan bentroknya? Yang harus didengar apa yang dijelaskan keluarga korban, Ada persiapan perang? nggak kan bu (mengarah ke keluara korban laskar FPI). Yang cocok pertanyaannya, ada nggak pelatihan khusus melakukan pengawalan, nah itu agak relevan," jelasnya.

Keluarga korban pun akhirnya angkat bicara untuk menjelaskan pertanyaan dari anggota DPR tersebut.

"Saya hanya klarifikasi ya karena begini, sudah diterangkan ini rombongan Imam untuk mengaji keluarga datang di perjalanan jam 10 malam. Untuk rombongan keluarga diiringi 2 mobil laskar, dua depan, dua belakang. Jadi ini bukannya perang. kalau perang semuanya bawa senjata ya," ujar perwakilan keluarga itu sambil sedikit tertawa.

Kemudian, keluarga korban mengaku tidak tahu soal pelatihan khusus untuk menjadi pengawal Habib Rizieq.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Laskar FPI Disebut Mati Syahid, Ferdinand: Haikal Enggak Pengin Nyusul?

6 Laskar FPI Disebut Mati Syahid, Ferdinand: Haikal Enggak Pengin Nyusul?

Jogja | Jum'at, 11 Desember 2020 | 17:44 WIB

Laskar Rizieq Dibunuh, Cak Nun: FPI Diperintahkan Allah untuk Perang

Laskar Rizieq Dibunuh, Cak Nun: FPI Diperintahkan Allah untuk Perang

Batam | Jum'at, 11 Desember 2020 | 17:39 WIB

Arteria PDIP: Kalau Habib Rizieq Koperatif, 6 Pengawalnya Tak Bakal Tewas

Arteria PDIP: Kalau Habib Rizieq Koperatif, 6 Pengawalnya Tak Bakal Tewas

News | Jum'at, 11 Desember 2020 | 17:20 WIB

Sebut Polri-FPI Dapat Perintah Allah Agar Berperang, Cak Nun: Lampiaskanlah

Sebut Polri-FPI Dapat Perintah Allah Agar Berperang, Cak Nun: Lampiaskanlah

News | Jum'at, 11 Desember 2020 | 17:09 WIB

Haikal Hassan Mengaku Pernah Bertemu Rasulullah: Demi Allah!

Haikal Hassan Mengaku Pernah Bertemu Rasulullah: Demi Allah!

Sumut | Jum'at, 11 Desember 2020 | 17:03 WIB

PKS: Penetapan Tersangka Hak Aparat, Tapi Rizieq Sudah Minta Maaf

PKS: Penetapan Tersangka Hak Aparat, Tapi Rizieq Sudah Minta Maaf

News | Jum'at, 11 Desember 2020 | 16:09 WIB

Rizieq Tersangka dan Bakal Dijemput Paksa Polisi, Arteria Dahlan: Hal Wajar

Rizieq Tersangka dan Bakal Dijemput Paksa Polisi, Arteria Dahlan: Hal Wajar

Jabar | Jum'at, 11 Desember 2020 | 16:09 WIB

Ada Fakta Baru Kematian 6 Laskar FPI, Komnas HAM Segera Panggil Polisi

Ada Fakta Baru Kematian 6 Laskar FPI, Komnas HAM Segera Panggil Polisi

Jatim | Jum'at, 11 Desember 2020 | 16:06 WIB

Nasib Perih Eks Walkot Jakpus, Terancam Turun Jabatan karena Hajatan Rizieq

Nasib Perih Eks Walkot Jakpus, Terancam Turun Jabatan karena Hajatan Rizieq

Jakarta | Jum'at, 11 Desember 2020 | 15:56 WIB

HRS Jadi Tersangka, Refly Harun Nilai Pasal yang Digunakan Maksa

HRS Jadi Tersangka, Refly Harun Nilai Pasal yang Digunakan Maksa

Jogja | Jum'at, 11 Desember 2020 | 16:20 WIB

Terkini

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:50 WIB

Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui

Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui

Lampung | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:45 WIB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:43 WIB

Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal

Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:42 WIB

Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta

Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:38 WIB

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:37 WIB

Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik

Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:36 WIB

Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?

Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya

KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

Hattrick Lawan Kamboja, Mitchell Baker Ungkap Peran Besar Orang di Balik Layar

Hattrick Lawan Kamboja, Mitchell Baker Ungkap Peran Besar Orang di Balik Layar

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

×