alexametrics

Kapolda Dipastikan Penuhi Panggilan Komnas HAM, Yusri: Datang Seorang Diri

Bangun Santoso | Muhammad Yasir
Kapolda Dipastikan Penuhi Panggilan Komnas HAM, Yusri: Datang Seorang Diri
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengultimatum Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab Cs untuk koperatif, karena akan ditangkap. [Suara.com/Muhammad Yasir]

Kapolda Metro Jaya diundang Komnas HAM untuk menjelaskan peristiwa penembakan enam laskar FPI di tol Cikampek

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dipastikan hadir memenuhi undangan Komnas HAM. Fadil sedianya diundang oleh Komnas HAM untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan penyerangan anggota polisi hingga menewaskan enam laskar FPI pengawal Rizieq Shihab di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Kepastian itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. Dia memastikan Fadil akan memenuhi undangan Komnas HAM sekira pukul 13.00 WIB siang ini.

"Undangan Komnas HAM beliau Kapolda Metro Jaya akan datang," kata Yusri saat dikonfirmasi, Senin (14/12/2020).

Yusri menyampaikan bahwa Kapolda Metro Jaya akan hadir memenuhi undangan Komnas HAM seorang diri. Mantan Kapolda Jawa Timur itu nantinya akan menerangkan terkait peristiwa berdarah yang menewaskan enam laskar FPI tersebut.

Baca Juga: Dukung Komnas HAM Usut Kematian 6 Laskar, FPI Kirim Karangan Bunga

"Bahkan datang sendiri ke sana (Komnas HAM) buat jelaskan," katanya.

Jasa Marga dan Kapolda

Komnas HAM sebelumnya telah menjadwalkan pemanggilan terhadap Dirut PT Jasa Marga Subakti Syukur dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Keduanya diundang untuk dimintai keterangannya terkait peristiwa berdasar enam laskar khusus pengawal Rizieq di Tol Jakarta-Cikampek.

Pantauan Suara.com, Subakti telah tiba di kantor Komnas HAM sekitar puku 10.00 WIB pagi tadi. Subakti yang mengenakan pakaian kemeja putih itu langsung memasuki kantor Komnas HAM tanpa melontarkan pernyataan sepatah kata pun.

Komnas HAM sendiri rencananya mengundang Subakti untuk meminta penjelasan soal tak berfungsinya kamera pengawas alias CCTV saat terjadinya peristiwa berdarah tersebut.

Baca Juga: Dipanggil Komnas HAM soal CCTV, Dirut Jasa Marga Bungkam

"Jasa Marga seperti yang diketahui mereka sudah menyampaikan informasi di publik ada CCTV mati termasuk salah satu bagian yang akan kami konfirmasi," kata Ketua Komnas HAM Choirul Anam di lokasi.

Komentar