Satgas Covid-19 Larang RS Pre-Order Vaksin Sebelum Keputusan Pemerintah

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 15 Desember 2020 | 17:55 WIB
Satgas Covid-19 Larang RS Pre-Order Vaksin Sebelum Keputusan Pemerintah
Petugas menyemprotkan cairan desinfektan kontainer berisi vaksin COVID-19 setibanya, di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Senin (7/12/2020). Vaksin COVID-19 produksi perusahaan farmasi Sinovac, China tersebut disimpan dalam ruangan pendingin dengan suhu 2-8 derajat celcius, selanjutnya akan dilakukan pengambilan sampel untuk pengujian mutu oleh tim dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Bio Farma. [ANTARA FOTO/HO/Setpres-Muchlis Jr]

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melarang semua rumah sakit untuk membuka pre-order vaksin covid-19 ke masyarakat sebelum ada keputusan resmi dari pemerintah.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan bahwa promosi pre-order vaksin corona yang beredar di sejumlah rumah sakit belakangan ini tidak resmi karena belum ada arahan dari pemerintah.

"Satgas meminta kepada rumah sakit untuk menunggu arahan dan keputusan pemerintah terkait program vaksinasi, jangan melakukan promosi atau kegiatan serupa terkait program vaksinasi sebelum ada keputusan resmi dari pemerintah untuk mencegah kesimpangsiuran informasi di masyarakat," kata Wiku dari Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/12/2020).

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan yang juga jubir pemerintah untuk program vaksinasi, Siti Nadia Tarmidzi menegaskan hingga saat ini pemerintah belum menetapkan harga vaksin dan juga belum membuka pendaftaran vaksinasi ke masyarakat umum.

"Informasi yang beredar saat ini tidak dapat dijadikan rujukan dan pemerintah belum menetapkan harga dari vaksin Covid-19 yang akan digunakan di Indonesia," kata Siti dalam keterangannya, Minggu (13/12/2020).

Diketahui, beberapa rumah sakit swasta seperti Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (RS UII), Rumah Sakit Umum Bunda Jakarta, dan Primaya Hospital telah membuka pendaftaran pre-order vaksin corona ke masyarakat.

Sebagai informasi, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 629.429 orang di Indonesia sejak Maret 2020, 93.662 di antaranya masih dalam perawatan, 516.656 orang sembuh, dan 19.111 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selasa 15 Desember, Kasus Harian Covid-19 di Balikpapan Tembus 63 Pasien

Selasa 15 Desember, Kasus Harian Covid-19 di Balikpapan Tembus 63 Pasien

Kaltim | Selasa, 15 Desember 2020 | 16:46 WIB

Corona RI 15 Desember: Kasus Positif Tambah 6.120, Kematian 155 Orang

Corona RI 15 Desember: Kasus Positif Tambah 6.120, Kematian 155 Orang

Jabar | Selasa, 15 Desember 2020 | 16:08 WIB

Update: Positif Corona RI Tembus 629.429 Orang, Meninggal 19.111 Jiwa

Update: Positif Corona RI Tembus 629.429 Orang, Meninggal 19.111 Jiwa

News | Selasa, 15 Desember 2020 | 15:58 WIB

Ketua IDI Sebut Pre-Order Vaksin Covid-19 Berbayar Hal yang Positif, Tetapi

Ketua IDI Sebut Pre-Order Vaksin Covid-19 Berbayar Hal yang Positif, Tetapi

Health | Selasa, 15 Desember 2020 | 13:51 WIB

440.000 Tenaga Kesehatan dan 23.000 Vaksinator Persiapkan Vaksinasi

440.000 Tenaga Kesehatan dan 23.000 Vaksinator Persiapkan Vaksinasi

Bisnis | Selasa, 15 Desember 2020 | 09:10 WIB

Terkini

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 00:22 WIB

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Bogor | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:55 WIB

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:35 WIB

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:33 WIB

×