Petugas BNN Berburu Tanaman Lebih dari Ganja di Hutan, Apa Itu?

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 15 Desember 2020 | 20:15 WIB
Petugas BNN Berburu Tanaman Lebih dari Ganja di Hutan, Apa Itu?
BNN berburu tanaman lebih dari ganja di hutan (Tiktok)

Suara.com - Media sosial diramaikan dengan aksi seorang petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) yang berburu tanaman di hutan. Bukan tanaman ganja yang diburunya, namun tanaman lain yang lebih dari ganja. Apa itu?

Perburuan tanaman tersebut diunggah oleh akun TikTok @djainulmuttakin.

Dalam video singkat itu, tampak Djainul sedang mencari tanaman di antara semak belukar di hutan daerah Trenggalek, Jawa Timur.

Setelah mendapatkan tanaman yang dicari, Djainul yang mengenakan seragam beruliskan BNN itu menunjukkan hasil perburuannya ke arah kamera.

BNN berburu tanaman lebih dari ganja di hutan (Tiktok)
BNN berburu tanaman lebih dari ganja di hutan (Tiktok)

"BNN cari ganja itu biasa. Kalau yang ini... lebih dari biasa," kata Djainul dalam video seperti dikutip Suara.com, Selasa (15/12/2020).

Dalam video selanjutnya, Djainul menunjukkan tanaman yang ia dapatkan di hutan.

"Dan ini hasilnya," imbuhnya.

Ternyata, tanaman tersebut merupakan tanaman hias jenis monstrea atau janda bolong yang baru-baru ini viral.

Tanaman hias unik tersebut kekinian dihargai dengan harga cukup fantastis mencapai jutaan rupiah.

baca juga
BNN berburu tanaman lebih dari ganja di hutan (Tiktok)
BNN berburu tanaman lebih dari ganja di hutan (Tiktok)

Tanaman yang ia dapatkan secara cuma-cuma di hutan itu ia simpan di sebuah pot berwarna putih.

Aksi petugas BNN berburu tanaman di hutan itu mendadak viral di media sosial. Hingga Selasa malam, video tersebut telah disaksikan lebih dari 1,3 juta pengguna.

Beragam komentar dari warganet langsung membanjiri kolom komentar.

Banyak warganet yang mengaku ingin mengikuti jejak si petugas BNN mencari tanaman hias monstrea ke hutan.

"BNN aktif diperfloweran sekarang ya bun," kata Akuiapaaa.

"Besok cari suami BNN saja pintar cari bunga," ujar Nurulputriardila.

"Jangan sampai emak gue lihat, nanti gue disuruh cari ke hutan," ungkap Rasyaaaa.

"BNN cari tanaman liar itu luar biasa," ucap Novemberman.

"Lumayan supaya kamar aesthetic tapi gratis," tutur Caramelia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tio Pakusadewo Sempat Ingin Ganti Kewarganegaraan Demi Bebas Konsumsi Ganja

Tio Pakusadewo Sempat Ingin Ganti Kewarganegaraan Demi Bebas Konsumsi Ganja

Video | Selasa, 15 Desember 2020 | 18:55 WIB

Sosok Penjaga Kantin Rajin Sedekah Banjir Pujian, Publik: The Real Mensos

Sosok Penjaga Kantin Rajin Sedekah Banjir Pujian, Publik: The Real Mensos

Riau | Selasa, 15 Desember 2020 | 17:54 WIB

Dijuluki The Real Mensos, Viral Kisah Penjaga Kantin yang Rajin Sedekah

Dijuluki The Real Mensos, Viral Kisah Penjaga Kantin yang Rajin Sedekah

Lifestyle | Selasa, 15 Desember 2020 | 17:09 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×