Kurangi Limbah, Maskapai Sarankan Penumpang Puasa Saat Penerbangan Malam

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Selasa, 15 Desember 2020 | 20:15 WIB
Kurangi Limbah, Maskapai Sarankan Penumpang Puasa Saat Penerbangan Malam
Ilustrasi layanan makan saat penerbangan malam. [shutterstock]

Suara.com - Maskapai asal Jepang, Japan Airlines memberikan pilihan etis atau 'ethical choice' pada penumpang untuk berpuasa saat melakukan penerbangan malam.

Menyadur CNN Selasa (15/12), perwakilan Japan Airlines mengatakan alasan kebijakan itu untuk mengurangi limbah makanan, bukan pemangkasan biaya.

Pilihan ini berlaku untuk penerbangan malam tertentu di Asia karena banyak penumpang yang memilih tidur sepanjang malam ketimbang bangun untuk makan.

Maskapai mengatakan banyak limbah makanan yang terbuang saat penerbangan malam karena penumpang tak menyantap makanan yang sudah disediakan.

Kebijakan ini terinspirasi dari program PBB yaitu Sustainable Development Goals atau SDGs, yang salah satunya menyebut mengurangi limbah makanan di seluruh dunia.

Ilustrasi pramugari di sebuah penerbangan.[Unsplash/NeONBRAND]
Ilustrasi penerbangan malam.[Unsplash/NeONBRAND]

Di Jepang, beberapa perusahaan menjadi kompetitif dalam pendekatan mereka untuk memenuhi SDGs ini.

'Ethical choice' ini diuji coba pertama kali dalam penerbangan tujuan Bangkok dari bandara Haneda, Tokyo pada bulan November.

Penerbangan ini lekat dengan istilah mata merah karena lepas landas pukul 10.40 malam dan tiba pukul 5.40 pagi. Penumpang berkurang saat pandemi dan memberi maskapai kesempatan untuk peluncuran secara bertahap.

Penumpang bisa mengatakan tidak sejak awal penerbangan sehingga kru bisa membuat porsi makanan dengan tepat dan mengurangi limbah makanan yang terbuang.

Selain ethical choice, Japan Airlines juga mendaur ulang seragam teknisi perawatan menjadi serat kapas penyekat suara dan meminta pramugari menggunakan iPad dalam penerbangan untuk mengurangi menu kertas cetak.

Ini bukan satu-satunya inisiatif baru mereka di tahun 2020. Pada bulan September, maskapai penerbangan mengganti sebutan "ladies and gentlemen" dengan sapaan yang lebih netral seperti "perhatian semua penumpang".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasi Padang dan Suasana Sumbar Hadir di Penerbangan Jakarta-Padang

Nasi Padang dan Suasana Sumbar Hadir di Penerbangan Jakarta-Padang

Sumbar | Jum'at, 11 Desember 2020 | 15:31 WIB

Aturan Baru Penerbangan China: Pramugari Pakai Popok Sekali Pakai

Aturan Baru Penerbangan China: Pramugari Pakai Popok Sekali Pakai

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 21:07 WIB

Penerbangan Korea Selatan Sudah Dibuka, Tapi Cuma Untuk Kelompok Ini

Penerbangan Korea Selatan Sudah Dibuka, Tapi Cuma Untuk Kelompok Ini

Lifestyle | Selasa, 08 Desember 2020 | 13:16 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB