Munarman Sebut Pemerintahan Jokowi Sejak Awal Paling Bermusuhan dengan FPI

Reza Gunadha, Hernawan

Sabtu, 19 Desember 2020 | 19:23 WIB
Munarman Sebut Pemerintahan Jokowi Sejak Awal Paling Bermusuhan dengan FPI
Munarman Berbicara Soal 22 Tahun FPI (YouTube/FadliZonOfficial).

Suara.com - Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman mengurai rekam jejak perjalanan FPI sejak awal berdiri pada 1998 silam.

Munarman membandingkan FPI dulu dan sekarang saat berbincang-bincang dengan politisi Partai Gerindra, Fadli Zon.

Perbincangan mereka direkam dalam video yang diunggah lewat kanal YouTube Fadli Zon Official, Jumat (18/12/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Munarman mengklaim pemerintahan Jokowi sejak awal dirasa olehnya paling bermusuhan dengan FPI.

Pernyataan itu keluar dari mulut Munarman usai Fadli Zon bertanya apakah selama 22 tahun ini ada pemerintah yang terkesan tidak bersahabat dengan FPI.

Munarman Berbicara Soal 22 Tahun FPI Bersama Fadli Zon (YouTube/FadliZonOfficial).
Munarman Berbicara Soal 22 Tahun FPI Bersama Fadli Zon (YouTube/FadliZonOfficial).

"22 tahun perjalanan FPI, kira-kira di masa itu apakah ada periode tertentu yang dianggap pemerintah punya rasa tidak bersahabat atau bermusuhan (dengan FPI)," tanya Fadli Zon seperti dikutip Suara.com.

Munarman menjawab, rasa memusuhi itu memuncak sejak era pemerintahan Jokowi pertama, pada 2014 lalu.

"Sebetulnya memuncak sejak 2014, sejak periode pemerintahan sekarang, Pak Jokowi. Sebelum 2014, secara pemerintahan resminya tidak, tetapi ada kelompok-kelompok yang memainkan isu itu. Tapi pemerintah tidak terpengaruh," kata Munarman.

Munarman kemudian bercerita FPI di masa Susilo Bambang Yudhoyono yang menurut dia tidak lebih dimusuhi daripada era Pemerintahan Jokowi.

Pasalnya, Munarman mengklaim SBY tidak terlalu ambil pusing dengan segala macam tudingan terhadap FPI.

"Kenapa saya tahu? Soalnya kan saya pernah mengalami, waktu lebih kurang tahun 2010 berarti Pak SBY ya, ada juga orang-orang Islamophobia yang berusaha memperkarakan Habib Rizieq lewat ITE juga, tetapi dia bukan dari by design dan non struktural. Itu permainan dia sendiri dalam rangka karena kebencian terhadap Islam. Akhirnya proyek itu gagal karena dia memakai mekanisme biasa," tukas Munarman.

"Saya pernah ngalamin, ada panggilan ke Habib RIzieq kemudian sebagai tersangka dalam konsteks ada website.or.id. Itu sudah dipanggil, dicoba Habib Rizieq (diarahkan ke) penghinaan SBY. SBY tidak peduli, ini permainan orang yang menjadikan Habib Rizieq sebagai pesugihan," sambung dia.

Munarman kemudian membandingkan era SBY dan Jokowi. Menurut dia, di era Pemerintahan Jokowi, kebencian terhadap Habib Rizieq sudah didesain.

"Sekarang by design, by program. Dulu hanya permainan oknum cari pangkat," terang Munarman.

"Kalau sekarang lebih struktural?" potong Fadli Zon.

"Lebih struktural, sistematis. Dulu kalau ada (kasus) FPI di situ berarti dia lagi cari pesugian, tapi pemerintah pusat (SBY) tidak selalu konsen (terhadap Habib Rizieq)," tandas Munarman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Permohonan Fadli Zon kepada Jokowi Soal Penembakan Laskar FPI

Permohonan Fadli Zon kepada Jokowi Soal Penembakan Laskar FPI

Jakarta | Sabtu, 19 Desember 2020 | 14:04 WIB

Fadli Zon: Pak Jokowi Mohon Pertimbangkan Bentuk TGPF Penembakan Laskar FPI

Fadli Zon: Pak Jokowi Mohon Pertimbangkan Bentuk TGPF Penembakan Laskar FPI

News | Sabtu, 19 Desember 2020 | 13:30 WIB

Abdillah Toha: Tuhan FPI Selalu Tidak Jelas yang Mana

Abdillah Toha: Tuhan FPI Selalu Tidak Jelas yang Mana

News | Sabtu, 19 Desember 2020 | 14:05 WIB

Terkini

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:48 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:41 WIB

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:39 WIB

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:00 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:18 WIB

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:03 WIB