14 Warga Positif Corona di Hotel Mewah, Diduga Tertular Lewat Handuk

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Sabtu, 26 Desember 2020 | 22:15 WIB
14 Warga Positif Corona di Hotel Mewah, Diduga Tertular Lewat Handuk
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Jumlah warga Singapura yang dinyatakan positif covid-19 ketika sedang menjalani karantina di hotel mewah bertambah 1, dan totalnya kini mencapai 14 orang.

Menyadur Strait Times Sabtu (26/12), penyelidikan sedang dikembangkan terkait kasus baru tersebut.

Penyelidikan itu terutama ditujukan untuk mengetahui, apakah satu warga ini terkait dengan 13 warga asing lain yang lebih dulu positif corona.

Kasus ini menjadi sangat unik, karena mereka memiliki genom virus yang sama. Padahal, masing-masing pasien datang dari latar belakang 10 negara yang berbeda.

Kesimpulan sementara, semua pasien ini terinfeksi dari satu sumber dan bisa saja terjadi di hotel itu sendiri.

Departeman kesehatan mengatakan pada hari Jumat bahwa warga ini memiliki hasil tes negatif selama tes swab tanggal 19 dan 21 Desember. Dia juga tidak memiliki gejala Covid-19.

Ilustrasi handuk hotel. (Shutterstock)

"Dia diswab lagi setelah menyelesaikan karantina di rumah pada hari Kamis, dan pulang setelah tes. (Namun) hasil tesnya kembali positif malam itu dan dia dibawa ke rumah sakit keesokan harinya," kata kementerian.

Ahli Penyakit Menular, Profesor Ooi Eng Eong dari Duke-NUS Medical School, menyarankan agar penularan di hotel mewah ini diselidiki dan prosedur operasi standar harus diaudit.

"Pemerintah mengambil pandangan serius terhadap setiap pelanggaran dalam protokol dan akan menyelidiki dan mengambil tindakan jika ada ketidakpatuhan."

baca juga

Dalam sebuah pelatihan, Associate Professor Hsu Liyang dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Saw Swee Hock, dan ahli penyakit menular lainnya mengatakan kemungkinan penularan bisa saja terjadi melalui seprai dan handuk hotel.

"Sebuah sumber tunggal untuk penyebaran virus (itu) tidak mungkin. Jika mereka tidak bertemu satu sama lain, maka bisa jadi staf hotel atau fomites (objek) yang membentuk rantai transmisi."

"Apakah penyebarannya bisa melalui handuk dan seprai akan tergantung pada bagaimana ini didistribusikan setelah dibersihkan", katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harus Sering Dicuci, Handuk Mengandung Berbagai Bakteri Penyebab Penyakit!

Harus Sering Dicuci, Handuk Mengandung Berbagai Bakteri Penyebab Penyakit!

Health | Rabu, 04 November 2020 | 12:56 WIB

Gara-gara Terima Handuk, Kepala Sekolah di Lampung Dipecat Wali Kota

Gara-gara Terima Handuk, Kepala Sekolah di Lampung Dipecat Wali Kota

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2020 | 11:33 WIB

Jangan Keringkan Wajah Dengan Handuk! Ini Alasannya

Jangan Keringkan Wajah Dengan Handuk! Ini Alasannya

Jawa Tengah | Rabu, 08 Juli 2020 | 08:58 WIB

Terkini

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

×