Pakar Intelijen Ungkap Latar Belakang Menkes Terawan Diganti Budi Gunadi

Reza Gunadha, Hadi Mulyono

Senin, 28 Desember 2020 | 15:16 WIB
Pakar Intelijen Ungkap Latar Belakang Menkes Terawan Diganti Budi Gunadi
Budi Gunadi Sadikin. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/mes/am.

Suara.com - Komposisi menteri baru Jokowi - Maruf Amin hasil reshuffle menuai sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang ditunjuk menggantikan peran Terawan Agus Putranto.

Sorotan itu datang lantaran Budi Gunadi tidak memiliki latar belakang dokter melainkan teknik nuklir.

Padahal, dunia kesehatan saat ini sedang menghadapi persoalan serius sehingga banyak pihak menilai Budi kurang tepat mengemban amanah tersebut.

Pandangan berbeda diungkapkan oleh pakar intelijen Stanislaus Riyanta, yang menilai Budi bukan orang sembarangan.

Menurutnya, dipilihnya Budi oleh Jokowi sudah melalui pertimbangan yang cukup panjang dan matang.

"Presiden saat menentukan Budi Sadikin jelas sudah melakukan banyak pertimbangan dan ini paling tepat. Tetapi memang yang dipersoalkan adalah background-nya sebagai teknik nuklir. Tapi kalau Pak Terawan yang backgroundnya kesehatan saja tidak bisa berarti problem di kemenkes adalah problem manajerial, eksekudi, dan komunikasi dengan masyarakat," ujarnya dikutip dari kanal YouTube Tagar TV, Senin (28/12/2020).

Stanislaus menambahkan, Terawan sebenarnya sosok yang baik dalam pekerjaannya, hanya saja karena waktu yang tidak tepat membuat dirinya sulit membuktikan diri.

Pandangan Pakar intelijen soal ditunjuknya Budi Gunadi sadikin. (YouTube/Tagar TV)
Pandangan Pakar intelijen soal ditunjuknya Budi Gunadi sadikin. (YouTube/Tagar TV)

"Pak Terawan bukan buruk ya, Pak Terawan baik. Tetapi mungkin di dalam lingkungan dan situasi yang tidak tepat, jadi kurang maksimal kerjanya,” imbuhnya.

Adapun latar belakang Budi sebagai ahli teknik nuklir, menurut Stanislaus tidak masalah. Sebab, Budi bahkan sukses di dunia perbankan yang sebenarnya juga bukan bidangnya jika dilihat dari latar belakang pendidikannya.

baca juga

Oleh sebab itu, Stanislaus yakin Budi bisa membuat Kemenkes lebih baik lagi terutama dalam memperbaiki citranya di mata masyarakat.

“Waktu jadi banker juga dia bisa jalin komunikasi dengan background teknik nuklir. Saya yakin juga bisa di dunia kesehatan,” tegasnya.

Lebih lanjut, tambah Stanislaus, Wakil Menteri BUMN itu ke depan pasti akan memprioritaskan dunia kesehatan bukan bidang lain apalagi aspek ekonomi.

Soal ekonomi yang juga menjadi masalah di masa pandemi ini, Stanislaus menyoroti tugas menteri ekonomi yang jelas bukan urusan Budi Gunadi Sadikin.

Video selengkapnya di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Intelijen BND ke Markas FPI, Hikmahanto Minta Kemlu Usir Dubes Jerman

Ada Intelijen BND ke Markas FPI, Hikmahanto Minta Kemlu Usir Dubes Jerman

Jakarta | Minggu, 27 Desember 2020 | 16:34 WIB

Perempuan yang Menyambangi Markas FPI Ternyata Intelijen Jerman

Perempuan yang Menyambangi Markas FPI Ternyata Intelijen Jerman

Riau | Minggu, 27 Desember 2020 | 13:33 WIB

Siapa Sosok Suzanhol, Intelijen Jerman Datangi Markas FPI?

Siapa Sosok Suzanhol, Intelijen Jerman Datangi Markas FPI?

Batam | Minggu, 27 Desember 2020 | 12:49 WIB

Mata-mata Jerman Datangi Markas FPI, Ada Apa?

Mata-mata Jerman Datangi Markas FPI, Ada Apa?

Lampung | Minggu, 27 Desember 2020 | 12:16 WIB

Perempuan ke Markas FPI bukan Staf Kedubes, tapi Mata-mata Jerman

Perempuan ke Markas FPI bukan Staf Kedubes, tapi Mata-mata Jerman

Jabar | Minggu, 27 Desember 2020 | 12:04 WIB

Bukan dari Kedubes, Perempuan ke Markas FPI Ternyata Staf Intelijen Jerman

Bukan dari Kedubes, Perempuan ke Markas FPI Ternyata Staf Intelijen Jerman

Kalbar | Minggu, 27 Desember 2020 | 11:43 WIB

4 Informasi Terkini Soal Program Vaksinasi Virus Corona

4 Informasi Terkini Soal Program Vaksinasi Virus Corona

Bali | Sabtu, 26 Desember 2020 | 13:04 WIB

Terkini

DPR Sudah Kasih Restu, Kapan Kapal Induk Italia Resmi Jadi Milik Indonesia?

DPR Sudah Kasih Restu, Kapan Kapal Induk Italia Resmi Jadi Milik Indonesia?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:08 WIB

Persib Bandung Tak Main-main di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Siapkan Taktik Kejutan

Persib Bandung Tak Main-main di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Siapkan Taktik Kejutan

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:00 WIB

Ulasan Novel Burung-Burung Berkisah: Keindahan Alam dalam Sastra Klasik

Ulasan Novel Burung-Burung Berkisah: Keindahan Alam dalam Sastra Klasik

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:00 WIB

Daftar Negara yang Bisa QRIS Cross-Border BRImo

Daftar Negara yang Bisa QRIS Cross-Border BRImo

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:54 WIB

Uji Rasa Aditya Kwetiau Jambi: 15 Tahun Eksis, Porsinya Bikin Dompet Aman Perut Kenyang!

Uji Rasa Aditya Kwetiau Jambi: 15 Tahun Eksis, Porsinya Bikin Dompet Aman Perut Kenyang!

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:48 WIB

Tiga Penjarah Fasilitas Masjid di Tulang Bawang Berakhir di Tangan Polisi

Tiga Penjarah Fasilitas Masjid di Tulang Bawang Berakhir di Tangan Polisi

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:48 WIB

Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka

Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:45 WIB

Ulasan Anggur Kemurkaan: Kisah Tragis Keluarga Joad di Tengah Krisis Amerika

Ulasan Anggur Kemurkaan: Kisah Tragis Keluarga Joad di Tengah Krisis Amerika

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:45 WIB

Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika

Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika

Jatim | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:39 WIB

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:34 WIB

×