Sindir Fadli Zon Tantang Menag Debat, Gus Mis: Fadli Zon Aneh

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 29 Desember 2020 | 15:02 WIB
Sindir Fadli Zon Tantang Menag Debat, Gus Mis: Fadli Zon Aneh
Ilustrasi Fadli Zon. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Intelektual Nahdlatul Ulama (NU), Zuhairi Misrawi atau Gus Mis menyindir anggota DPR RI Fadli Zon yang menantang Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas untuk berdebat mengenai populisme Islam.

Melalui akun Twitter @zuhairimisrawi, Gus Mis menyarankan Fadli Zon membaca buku berjudul 'Populisme Islam di Indonesia dan Timur Tengah' yang ditulis oleh Vedi R. Hadiz sebelum menantang Gus Yaqut berdebat.

"Sebaiknya Fadli Zon membaca buku ini untuk paham secara detail tentang populisme Islam," kata Gus Mis seperti dikutip Suara.com, Selasa (29/12/2020).

Gus Mis menilai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu sebagai sosok yang aneh. Sebab, sebagai seorang legislator Partai Nasionalis ia justru membela populisme Islam.

"Fadli Zon ini aneh, legislator dari Partai Nasionalis tapi membela populisme Islam," sindirnya.

Gus Mis sebut Fadli Zon penuh paradoks dan kerancuan (Twitter/zuhairimisrawi)
Gus Mis sebut Fadli Zon penuh paradoks dan kerancuan (Twitter/zuhairimisrawi)

Menurut Gus Mis, sikap Fadli Zon tersebut yang membentuk diri Fadli sebagai seorang yang dipenuhi paradoks dan kerancuan.

"Sejak itulah, ia dalam dirinya penuh paradoks dan kerancuan," ungkap Gus Mis.

Dalam cuitan lain, Gus Mis juga sempat mempertanyakan kepintaran Fadli Zon hingga berani menantang Gus Yaqut berdebat.

Gus Mis yakin, sosok Fadli Zon tidak memahami populisme Islam.

"Fadli Zon ngajak berdebat dengan Menag @YaqutCQoumas tentang populisme Islam. Fadli Zon ini sepintar apa sih? Kelihatan sekali dia ini tidak mengerti populisme Islam," ungkapnya.

Sebelumnya, Menag Gus Yaqut dalam sebuah acara webinar yang menyebut bahwa populisme Islam di Indonesia mulai berkembang sehingga tidak boleh dibiarkan.

"Belakangan kita merasakan ada yang berusaha menggiring agama menjadi norma konflik. Agama dijadikan norma konflik itu dalam bahas ekstremnya, siapapun yang berbeda keyakinanannya maka dia dianggap musuh dan karenanya harus diperangi. Istilah kerennya itu populisme islam," kata Gus Yaqut.

Menurut Gus Yaqut menggunakan nama Islam sebagai alat yang bisa memercik konflik jika dibiarkan maka akan kesulitan untuk memeranginya.

Hal tersebut tidak sejalan dengan cita-cita Gus Yaqut sebagai menteri agama yang ingin menjadikan agama sebagai sumber inspirasi bukan aspirasi.

Selain menyinggung perkara populisme Islam, Gus Yaqut sebelumnya juga melemparkan pernyataan yang mengundang kontroversi terkait dengan komitmennya melindungi Ahmadiyah dan Syiah di mata hukum.

Pernyataan Gus Yaqut sebagaimana dipublikasikan di situs Kementerian Agama menyebutkan tidak hanya Syiah dan Ahmadiyah, semua warga perlu mendapat perlindungan hukum.

"Sekali lagi, sebagai warga negara, bukan jemaah Syiah dan Ahmadiyah, karena semua warga negara sama di mata hukum. Ini harus clear," kata Gus Yaqut di Rembang, Jumat (25/12/2020).

"Tidak ada pernyataan saya melindungi organisasi atau kelompok Syiah dan Ahmadiyah. Sikap saya sebagai Menteri Agama melindungi mereka sebagai warga negara," imbuhnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Natalius Pigai: Saya Bukan Cuma Umbar Kata, Tapi Ketua Tim Pembela Ulama

Natalius Pigai: Saya Bukan Cuma Umbar Kata, Tapi Ketua Tim Pembela Ulama

News | Selasa, 29 Desember 2020 | 13:11 WIB

Ketua Rabithah Alawiyah, Habib Zen Restui dan Doakan Menag Gus Yaqut

Ketua Rabithah Alawiyah, Habib Zen Restui dan Doakan Menag Gus Yaqut

Jatim | Selasa, 29 Desember 2020 | 10:44 WIB

Beredar Foto Kerumunan Diduga di Bandara Soetta, Fadli: Siapa Penyebabnya?

Beredar Foto Kerumunan Diduga di Bandara Soetta, Fadli: Siapa Penyebabnya?

News | Selasa, 29 Desember 2020 | 10:28 WIB

Terkini

Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan

Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:03 WIB

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:03 WIB

Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN

Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN

Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:36 WIB

Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal

Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:27 WIB

Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan

Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:24 WIB

Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan

Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:11 WIB

Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat

Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:06 WIB

Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari

Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar

Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 21:43 WIB