Jleb! Ferdinand Hutahaean Sindir UAS yang Larang Tiup Terompet Tahun Baru

Dany Garjito | Nur Afitria Cika Handayani | Suara.com

Rabu, 30 Desember 2020 | 08:54 WIB
Jleb! Ferdinand Hutahaean Sindir UAS yang Larang Tiup Terompet Tahun Baru
Ustaz Abdul Somad menjelaskan tentang hukum merokok (YouTube/ Sunarto Ato Sastromiharjo)

Suara.com - Politikus Ferdinand Hutahaean menanggapi sebuah cuitan yang menyinggung soal larangan meniup terompet pada saat tahun baru.

Awalnya cuitan tersebut diunggah oleh akun @christien_meity. Dalam cuitan tersebut, dia mengomentari soal Ustaz Abdul Somad (UAS) yang melarang umat Islam untuk meniup terompet.

"Hal ginian dipermasalahkan? Woi somay, benerin dulu hati lo yang rusak! Supaya lempeng! Dalam agama manapun, yang diserukan tuh untuk menjalankan perintah Tuhan bukan perintah lo tau!" cuit akun tersebut, dikutip Suara.com, Rabu (30/12/2020).

Respon Ferdinand Hutahaean. (Twitter/@FerdinandHaean3)
Respon Ferdinand Hutahaean. (Twitter/@FerdinandHaean3)

Sontak, Ferdinand Hutahaean pun memberikan respons balik kepada akun tersebut. Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitter pribadinya @FerdinandHaean3, dia menyinggung soal naik motor besar.

"Tapi naik motor besar nggak haram, (emoji tertawa)" balas Ferdinand.

Larang Umat Islam Tiup Terompet saat Tahun Baru, UAS: Itu Tradisi Yahudi

Tanpa terasa sekarang sudah bulan Desember tahun 2020. Itu artinya, sebentar lagi kita akan memasuki tahun baru 2021.

Seperti biasa, pro kontra boleh tidaknya seorang muslim merayakan tahun baru selalu menjadi perdebatan sengit di tengah masyarakat khususnya di Indonesia.

Penceramah Ustaz Abdul Somad alias UAS, pernah memberi jawaban tentang perdebatan ini pada tahun 2018 silam. Jawaban itu ia ungkapkan di kanal YouTube Dakwah Cyber dengan judul ‘Tanya Jawab Ust. Abdul Somad – Hukum Merayakan Tahun Baru’.

“Pak ustaz, bagaimana (hukum) jika kita merayakan tahun baru dengan menyalakan kembang api dan bakar ayam?” dilansir hops.id -- jaringan Suara.com, Minggu (20/12/2020).

UAS kemudian menjawabnya dengan tegas bahwa bagaimana pun, merayakan tahun baru masehi bukan tradisi Islam. Oleh sebab itu umat muslim disarankan untuk tidak ikut-ikutan melakukannya apalagi meniup terompet.

“Maka tiuplah terompet-terompet untuk menyambut kedatangan tahun baru dalam tradisi Yahudi di perjanjian lama. Itu ditiuplah terompet dari tanduk kepala kerbau. Maka, jangan kasih anak-anak kita meniup terompet,” terang UAS.

Penceramah asal Sumatera tersebut lantas mengimbau kepada umat muslim agar mengisi malam tahun baru yang lebih islami salah satunya tabligh akbar.

Selain dilarang agama, bebernya, merayakan pergantian tahun dengan hura-hura sama sekali tak ada manfaatnya.

"Tanggal 31 Desember malam tahun baru, masjid buat tablig akbar, undang pendakwah. Jam 10, jam 11 malam, muhasabah. Jam 12 hingga jam 1 pagi. Terus, terus. Jangan sampai ada (yang merayakan tahun baru),” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat Surat Edaran, Pemprov Banten Larang Kerumunan Rayakan Tahun Baru

Lewat Surat Edaran, Pemprov Banten Larang Kerumunan Rayakan Tahun Baru

Banten | Rabu, 30 Desember 2020 | 07:33 WIB

Tahun Baru, Kafe dan Hotel Tutup Jam 7 Malam, Jika Melanggar Izin Dicabut

Tahun Baru, Kafe dan Hotel Tutup Jam 7 Malam, Jika Melanggar Izin Dicabut

Jakarta | Rabu, 30 Desember 2020 | 06:15 WIB

Pedagang Terompet dan Petasan Bakal Dibubarkan, Barang Dagangan Disita

Pedagang Terompet dan Petasan Bakal Dibubarkan, Barang Dagangan Disita

Bekaci | Selasa, 29 Desember 2020 | 22:02 WIB

Tak Kenal Libur, Penyapu Jalan Tetap Masuk Saat Malam Tahun Baru

Tak Kenal Libur, Penyapu Jalan Tetap Masuk Saat Malam Tahun Baru

Bekaci | Selasa, 29 Desember 2020 | 21:45 WIB

Bepergian Rayakan Malam Tahun Baru? Hal Ini Wajib Dilakukan

Bepergian Rayakan Malam Tahun Baru? Hal Ini Wajib Dilakukan

Video | Selasa, 29 Desember 2020 | 21:05 WIB

Spot Publik di Palembang Ditutup Malam Tahun Baru, BKB Hingga JSC

Spot Publik di Palembang Ditutup Malam Tahun Baru, BKB Hingga JSC

Sumsel | Selasa, 29 Desember 2020 | 21:21 WIB

Terkini

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

News | Senin, 20 April 2026 | 23:45 WIB

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

News | Senin, 20 April 2026 | 22:24 WIB

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

News | Senin, 20 April 2026 | 22:15 WIB

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

News | Senin, 20 April 2026 | 22:05 WIB

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

News | Senin, 20 April 2026 | 21:57 WIB

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

News | Senin, 20 April 2026 | 21:52 WIB

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

News | Senin, 20 April 2026 | 21:50 WIB

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

News | Senin, 20 April 2026 | 21:41 WIB

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

News | Senin, 20 April 2026 | 21:32 WIB

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

News | Senin, 20 April 2026 | 20:57 WIB