Lulusan Oxford, Togu Simorangkir: Kuliah di LN Cuma Mau Lihat Salju!

Dany Garjito, Dwi Atika Nurjanah

Kamis, 31 Desember 2020 | 15:15 WIB
Lulusan Oxford, Togu Simorangkir: Kuliah di LN Cuma Mau Lihat Salju!
Togu Simorangkir (Instagram @togusimorangkir)

Suara.com - Pegiat sosial Togu Simorangkir sebetulnya bisa saja memilih hidup mapan, tinggal di Jakarta. Bahkan ia bisa berkarir sebagai direktur sebuah NGO asing dengan gaji besar.

Melihat kesempatan itu terbuka lebar karena dirinya peraih gelar Master of Science bidang Primate Conservation di Oxford Brookes University, Inggris.

Namun, Togu ternyata lebih memilih jalannya sebagai aktivis sosial dan membangun sejumlah yayasan, salah satunya Yayasan Alusi Tao Toba. Sebuah gerakan inisiasi Togu yang memberi pendidikan kepada masyarakat, khususnya anak-anak di sekitaran Danau Toba.

Laki-laki kelahiran 44 tahun lalu ini bercerita bahwa dirinya pernah ditawari beasiswa S2 di Universitas Indonesia (UI), tapi ia tolak. Lantaran ia bermimpi berkuliah di luar negeri sejak masih kuliah di Universitas Nasional Jakarta.

"Dulu mau ditawarin S2 di UI, beasiswa, saya menolak karena memang mimpinya di luar negeri. Dan tujuan sebenarnya kenapa ingin kuliah di luar negeri adalah karena ingin lihat salju, " tutur Togu pada saat wawancara eklusif bersama Kontributor Suara.com Rin Hindryati.

Untungnya tak lama setelah itu, Togu kembali mendapat tawaran beasiswa kuliah di luar negeri. Mimpi Togu melihat salju pun terwujud.

"Dapat beasiswa dari Oxford Brookes University, karena mimpinya dulu waktu masih kuliah di Unas itu mau kuliah S2 di luar negeri adalah lihat salju. Itu mimpinya," jelas Togu.

Tak hanya itu, bahkan pendiri Yayasan Rumah Langit ini juga sempat ditawari untuk melanjutkan S3 di Cambridge University. Namun ia tolak, lantaran dirinya ingin pulang membangun daerahnya sendiri dan mimpinya melihat salju juga sudah tercapai.

"Iya, hanya karena pengen lihat salju. Makanya begitu di Oxford itu saya lihat salju dan ketika mau selesai saya ditawari S3 di Cambridge, saya enggak mau. Jadi saya memutuskan pulang ke Indonesia tepatnya ke Kalimantan dan pada saat itu juga saya ditawarin kerja di London," ceritanya.

baca juga

Menurut Togu, ilmu dan pengalaman yang didapatnya selama berkuliah di Oxford ingin ia terapkan untuk mengembangkan konservasi orang utan di Indonesia.

"Jadi menurut saya memang kita harus punya kata cukup. Dan waktu itu, mencukupkan diri mengurusi orang utan. Waktu itu saya menjadi direktur Yayasan Orangutan Indonesia. Saya mencukupkan diri 7 tahun sebagai direktur dan saya men-deliver semua pekerjaan ke teman-teman yang lebih muda. Itu cukup," tambahnya.

Bahkan, kepulangan Togu ke tanah air juga didasari rasa sosialnya yang kuat untuk membangun desa, karena baginya desa adalah masa depan.

Togu juga diketahui menolak tawaran gaji besar di salah satu perusahaan Uni Eropa.

"Saya yakin bahwa di desa itulah masa depan. Bukan di kota besar. Masa depan itu ada di desa. Juga ada potensi yang bisa kita gali dan kita kembangkan. Dan ketika mau pulang, menolak pekerjaan dari Uni Eropa. Saya bilang saya mau pulang kampung, saya sudah bikin Yayasan Alusi Tao Toba. 'Terus lu digaji berapa di sana?' Enggak digaji. 'Terus lu makan apa?' Gua numpang sama emak gua. Jadi kayak-kayak gitu muncul," ujar Togu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu dan Ayah Jadi Inspirasi Togu Simorangkir Bangun Yayasan Sosial

Ibu dan Ayah Jadi Inspirasi Togu Simorangkir Bangun Yayasan Sosial

News | Kamis, 31 Desember 2020 | 14:21 WIB

Cuma Pakai Celana, Zlatan Ibrahimovic Nekat Rebahan di Atas Salju

Cuma Pakai Celana, Zlatan Ibrahimovic Nekat Rebahan di Atas Salju

Bola | Kamis, 31 Desember 2020 | 11:01 WIB

Ahli: Vaksin Oxford Memungkinkan Aman untuk Ibu Hamil dan Orang Alergi

Ahli: Vaksin Oxford Memungkinkan Aman untuk Ibu Hamil dan Orang Alergi

Health | Kamis, 31 Desember 2020 | 08:43 WIB

Vaksin Covid-19 Oxford Dapat Izin di Inggris, Jutaan Dosis Siap Diedarkan

Vaksin Covid-19 Oxford Dapat Izin di Inggris, Jutaan Dosis Siap Diedarkan

Health | Kamis, 31 Desember 2020 | 07:48 WIB

EKSKLUSIF: Belajar Kehidupan dari Sosok Togu Simorangkir (Part 3-Selesai)

EKSKLUSIF: Belajar Kehidupan dari Sosok Togu Simorangkir (Part 3-Selesai)

Video | Kamis, 31 Desember 2020 | 08:00 WIB

EKSKLUSIF: Panggilan Hati Togu, Mendirikan Rumah Langit untuk ODGJ (Part 2)

EKSKLUSIF: Panggilan Hati Togu, Mendirikan Rumah Langit untuk ODGJ (Part 2)

Video | Selasa, 29 Desember 2020 | 19:45 WIB

Peneliti Ungkap Formula Pemenang yang Ada di Vaksin Covid-19 Buatan Oxford

Peneliti Ungkap Formula Pemenang yang Ada di Vaksin Covid-19 Buatan Oxford

Bali | Senin, 28 Desember 2020 | 11:28 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×