Bikin Parodi Indonesia Raya, Pasal Ini yang Disangkakan kepada Pelaku MDF

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Jum'at, 01 Januari 2021 | 16:31 WIB
Bikin Parodi Indonesia Raya, Pasal Ini yang Disangkakan kepada Pelaku MDF
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono saat menyampaikan konferensi pers penangkapan para pelaku pembuat video parodi Indonesia Raya, Jumat (1/1/2021). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - MDF, remaja berusia 16 tahun, yang menjadi tersangka dalam pelecehan lagu Indonesia Raya bakal dikenakan lebih dari satu pasal. Sebab, MFD selain menjadi pembuat juga berperan menyebarkan parodi lagu 'Indonesia Raya' yang beberapa hari terakhir viral di media sosial.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, ada dua pasal yang disangkakan kepada tersangka MDF.

Pertama, pasal terkait ITE, yaitu pasal 4 huruf 5 ayat 2 junto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektorinik atau ITE.

"Dan kemudian juga dikenakan Pasal 64 A junto pasal 70 Undang-Undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta lagu kebangsaan. Ini dikenakan kepada para tersangka ini begitu," kata Argo.

Selain MDF yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, ada pelaku lain berinisial NJ yang juga membuat dan menyebarkan video serupa.

Namun untuk status NJ, Polri belum menegaskan kembali, lantaran pelaku ditangkap dan masih berada di Sabah, Malaysia.

"Untuk NJ masih ada di kepolisian di PDRM di sabah sana. Sedangkan untuk MDF sudah berada di Bareskrim Polri," kata Argo.

Untuk diketahui, kepolisian mengungkapkan bahwa pelaku pembuat parodi Indonesia Raya bukan cuna satu pelaku. Setelah menangkap dan menetapkan MDF (16) sebagai tersangka, ternyata ada satu lahi pelaku beriniasial NJ (11).

Keduanya diketahui masih berusia di bawah umur. Untuk NJ sendiri sebenarnya sudah ditangkap lebih dahulu melalui kerjasama Polri dengan Poliisi Diraja Malaysia. NJ yang juga warga negara Indonesia dtangkap di Sabah, Malaysia.

baca juga

"Akhirnya dari PDRM berhasil mengamankan satu orang laki-laki yang inisialnya NJ umurnya 11 tahun, WNI yang ada di Sabah Malaysia," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jumat (1/1/2020).

Argo mengatakan keberadaan NJ di Sabah sendiri lantaran mengikuti orang tuanya yang merupakan tenaga kerja Indonesia yang berprofesi sebagai sopir di salah satu perusahaan perkebunan di Sabah, Malaysia.

Dari hasil penangkapan NJ, Polisi Diraja Malaysua dan Bareskrim Polri kemudian menyelidiki lebih jauh keterlibatan MDF warga Cianjur yang ternyata juga membuat video dan menyebarkannya di YouTube. MDF adalah teman dari NJ, di mana keduanya kerap berkomunikasi di dunia maya.

"Intinya adalah antara NJ yang di Sabah kemudian dengan MDF di Cianjur ini berteman dalam dunia maya sering komunikasi, marah-marah sering," kata Argo.

 Kronologis Pembuatan dan Penyebaran

Argo menceritakan, pembuatan dan penyebaran video parodi Indonesia Raya tidak terjadi begitu saja. Berawal dari MDF yang membuat dan menyebarkan video namun dengan menuliskam lokasi dan nomor telepon Malaysia yang dikaitkan dengan nama NJ.

"Kemudian karena MDF ini membuat di kanal YouTube itu Indonesia Raya instrumental parodi dan lirik video dengan menggunakan nama NJ, jadi MDF ini membuat dengan nama NJ kemudian di-tag lokasi di Malaysia, menggunakan nomor Malaysia akhirnya yang dituduh NJ," kata Argo.

Dari kejadian tersebut, NJ yang merasa tidak terkait justru kemudian mengunggah video serupa milik MDF di kanal YouTube miliknya dengan melakukan editing terlebih dahulu terhadap video sebelumnya.

"Akhirnya NJ marah kepada MDF. Salahnya NJ membuat kanal YouTube lagi dengan nama channel My Asean. Kemudian isinya itu dia mengedit daripada isi yang sudah disebar MDF dan dia hanya menambahi ada gambar babi yang ditambahi sama NJ ini," ujar Argo.

"Jadi NJ juga membuat, kemudian MDF juga membuat. Jadi sama-sama membuat mereka," kata Argo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Disangka, Ternyata Sosok Ini Pelaku Pelecehan Lagu Indonesia Raya

Tak Disangka, Ternyata Sosok Ini Pelaku Pelecehan Lagu Indonesia Raya

Jawa Tengah | Jum'at, 01 Januari 2021 | 16:01 WIB

Pelaku Pelecehan Lagu Indonesia Raya, Remaja 16 Tahun dan Tinggal Cianjur

Pelaku Pelecehan Lagu Indonesia Raya, Remaja 16 Tahun dan Tinggal Cianjur

Kaltim | Jum'at, 01 Januari 2021 | 15:57 WIB

Pencipta Parodi Lagu Indonesia Raya Ditangkap, 5 Barang Bukti Disita Polisi

Pencipta Parodi Lagu Indonesia Raya Ditangkap, 5 Barang Bukti Disita Polisi

Banten | Jum'at, 01 Januari 2021 | 15:53 WIB

Terkini

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

×