Pelaku Pelecehan Indonesia Raya, Ternyata Jago Kelabui Aparat di Medsos

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Jum'at, 01 Januari 2021 | 16:47 WIB
Pelaku Pelecehan Indonesia Raya, Ternyata Jago Kelabui Aparat di Medsos
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono saat menyampaikan konferensi pers penangkapan para pelaku pembuat video parodi Indonesia Raya. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Pelaku pembuatan dan penyebar video parodi lagu Indonesia Raya menyimpan fakta tak terduga yang akhirnya terkuak.  Selama ini pelaku berinisial MDF yang masih berusia 16 tahun kerap berselancar di dunia maya dan punya trik tersendiri untuk mengelabui aparat agar tindakannya di media sosial (medsos) tidak terlacak.

Fakta itu diungkapkan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono saat menggelar konferensi pers penangkapan pelaku pembuatan video parodi Indonesia Raya.

MDF yang sadar perbuatannya membuat dan menyebarkan video parodi kemudian sudah melakukan upaya pencegahan, mewanti-wanti aparat kepolisian mencari dan menangkap dirinya.

"Jadi dia belajar, biar bagaimana jika dia melakukan ada pelanggaran pidana dia tidak terdeteksi. Tapi akhirnya ketahuan juga," kata Argo, Jumat (1/1/2021)

Argo mengatakan kemahiran MDF menggunakan gawai dipelajari sejak masih belia. Sejak usia 8 tahun, MDF sudah dibekali ponsel oleh orang tuanya.

Saat ditangkap pada malam tahun baru kemarin, MDF yang berusia 16 tahun diketahui masih duduk di bangku kelas 3 SMP.

"Bahwa sejak umur 8 tahun MDF sudah diberikan orang tua HP. MDF sudah belajar pakai HP, dia juga paham mengelabui bagaimana seandainya ada petugas, dia sudah bisa sejak 8 sampai 11 tahun. Kemudian bagaimana membuat akun palsu dia lakukan semuanya," tutur Argo.

Untuk diketahui, kepolisian mengungkapkan bahwa pelaku pembuat parodi Indonesia Raya tak hanya satu pelaku. Setelah menangkap dan menetapkan MDF sebagai tersangka, ternyata ada satu pelaku lainnya berinisial NJ.

Keduanya diketahui masih berusia di bawah umur. Untuk NJ sendiri sebenarnya sudah ditangkap lebih dahulu melalui kerjasama Polri dengan Poliisi Diraja Malaysia. NJ yang juga warga negara Indonesia dtangkap di Sabah, Malaysia.

baca juga

"Akhirnya dari PDRM berhasil mengamankan satu orang laki-laki yang inisialnya NJ umurnya 11 tahun, WNI yang ada di Sabah Malaysia," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jumat (1/1/2020).

Argo mengatakan, keberadaan NJ di Sabah lantaran mengikuti orang tuanya yang merupakan tenaga kerja Indonesia yang berprofesi sebagai sopir di salah satu perusahaan perkebunan di Sabah, Malaysia.

Dari hasil penangkapan NJ, PDRM dan Bareskrim Polri kemudian menyelidiki lebih jauh keterlibatan MDF warga Cianjur yang ternyata juga membuat video dan menyebarkannya di YouTube. MDF adalah teman dari NJ, di mana keduanya kerap berkomunikasi di dunia maya.

"Intinya adalah antara NJ yang di Sabah kemudian dengan MDF di Cianjur ini berteman dalam dunia maya sering komunikasi, marah-marah sering," kata Argo.

Kronlogis Pembuatan dan Penyebaran

Argo menceritakan, pembuatan dan penyebaran video parodi Indonesia Raya tidak terjadi begitu saja. Berawal dari MDF yang membuat dan menyebarkan video namun dengan menuliskam lokasi dan nomor telepon Malaysia yang dikaitkan dengan nama NJ.

"Kemudian karena MDF ini membuat di kanal YouTube itu Indonesia Raya instrumental parodi dan lirik video dengan menggunakan nama NJ, jadi MDF ini membuat dengan nama NJ kemudian di-tag lokasi di Malaysia, menggunakan nomor Malaysia akhirnya yang dituduh NJ," kata Argo.

Dari kejadian tersebut, NJ yang merasa tidak terkait justru kemudian mengunggah video serupa milik MDF di kanal YouTube miliknya dengan melakukan editing terlebih dahulu terhadap video sebelumnya.

"Akhirnya NJ marah kepada MDF. Salahnya NJ membuat kanal YouTube lagi dengan nama channel My Asean. Kemudian isinya itu dia mengedit daripada isi yang sudah disebar MDF dan dia hanya menambahi ada gambar babi yang ditambahi sama NJ ini," ujar Argo.

"Jadi NJ juga membuat, kemudian MDF juga membuat. Jadi sama-sama membuat mereka," kata Argo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembuat Parodi Lagu Indonesia Raya Seorang Remaja 16 Tahun

Pembuat Parodi Lagu Indonesia Raya Seorang Remaja 16 Tahun

Lampung | Jum'at, 01 Januari 2021 | 16:39 WIB

Bikin Parodi Indonesia Raya, Pasal Ini yang Disangkakan kepada Pelaku MDF

Bikin Parodi Indonesia Raya, Pasal Ini yang Disangkakan kepada Pelaku MDF

News | Jum'at, 01 Januari 2021 | 16:31 WIB

Parodikan Lagu Indonesia Raya, Remaja Ini Tak Berkutik Ditangkap Polisi

Parodikan Lagu Indonesia Raya, Remaja Ini Tak Berkutik Ditangkap Polisi

Kalbar | Jum'at, 01 Januari 2021 | 16:30 WIB

Terkini

Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah

Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:48 WIB

60 Atlet Berebut Super Tiket PB Djarum 2026, GOR Dafest Makassar Makin Memanas

60 Atlet Berebut Super Tiket PB Djarum 2026, GOR Dafest Makassar Makin Memanas

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN

Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia

Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Siswi SMA Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati

Siswi SMA Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat

Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Warga Geram Tramadol Dijual Terang-terangan di Tanah Abang: 'Kayak Jual Kacang'

Warga Geram Tramadol Dijual Terang-terangan di Tanah Abang: 'Kayak Jual Kacang'

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat

Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi

Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Indonesia Punya 89 Ribu Ton Uranium, Fokus Nuklir untuk Energi dan Medis

Indonesia Punya 89 Ribu Ton Uranium, Fokus Nuklir untuk Energi dan Medis

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:36 WIB

×