Proyek Kereta Cepat Kuala Lumpur - Singapura Disetop, Apa Pasal?

Rendy Adrikni Sadikin | Rima Suliastini | Suara.com

Sabtu, 02 Januari 2021 | 14:36 WIB
Proyek Kereta Cepat Kuala Lumpur - Singapura Disetop, Apa Pasal?
Ilustrasi keretacepat. (Shutterstock)

Suara.com - Proyek kereta cepat Kuala Lumpur-Singapura (HSR) dihentikan karena pandemi virus corona. Menyadur CNA Sabtu (02/01), perjanjian proyek besar ini berakhir 31 Desember dan tak diperpanjang.

Dua perdana menteri negara terkait yang bertemu secara virtual mengatakan akan melanjutkan tindakan yang diperlukan atas keputusan ini.

"Terkait dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian Malaysia, Pemerintah Malaysia telah mengajukan beberapa perubahan pada Proyek HSR."

"Kedua Pemerintah telah melakukan beberapa kali diskusi terkait perubahan tersebut dan belum dapat mencapai kesepakatan. Karena itu, Perjanjian HSR sudah berakhir pada 31 Desember 2020,"kata pimpinan.

"Malaysia sejak itu mengizinkan Perjanjian Bilateral HSR untuk diakhiri, dan harus memberikan kompensasi kepada Singapura atas biaya yang telah dikeluarkan dalam memenuhi kewajibannya sesuai dengan perjanjian Para Pihak."

Kereta cepat di Tianjin, Tiongkok [Shutterstock]
Ilustrasi kereta cepat. [Shutterstock]

Sementara itu, media lokal menyampaikan bahwa proyek ini akan dilanjutkan oleh Putrajaya tanpa keterlibatan Singapura. Rute proyek juga mengalami perubahan, berakhir di Johor, Malaysia.

Pada September 2018, kedua belah pihak sepakat untuk menunda pembangunan HSR hingga akhir Mei tahun lalu. Malaysia harus membayar Singapura untuk biaya dalam penangguhan proyek tersebut.

Malaysia kemudian meminta perpanjangan tujuh bulan lagi untuk memungkinkan kedua belah pihak membahas dan menilai usulan perubahan Malaysia pada proyek tersebut.

Khaw Boon Wan, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Transportasi Singapura, menyetujui "perpanjangan akhir periode penangguhan" hingga 31 Desember.

Jalur HSR diusulkan untuk mengurangi waktu tempuh antara Singapura dan Kuala Lumpur menjadi sekitar 90 menit dengan kereta api. Sebelumnya, rute ini menghabiskan waktu sekitar 11 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pukul Kucing Betina hingga Mati, Seorang Wanita di Malaysia Dibui 4 Hari

Pukul Kucing Betina hingga Mati, Seorang Wanita di Malaysia Dibui 4 Hari

News | Jum'at, 01 Januari 2021 | 21:43 WIB

Cerita 2 Bocah Parodikan Lagu Indonesia Raya, RI - Malaysia Sempat Tegang

Cerita 2 Bocah Parodikan Lagu Indonesia Raya, RI - Malaysia Sempat Tegang

News | Jum'at, 01 Januari 2021 | 17:42 WIB

Bukan Malaysia, Pembuat Parodi Lagu Indonesia Raya Ditangkap di Cianjur

Bukan Malaysia, Pembuat Parodi Lagu Indonesia Raya Ditangkap di Cianjur

Malang | Jum'at, 01 Januari 2021 | 15:45 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB