Remaja Israel Dipenjara karena Tolak Masuk Militer Perangi Palestina

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 06 Januari 2021 | 15:41 WIB
Remaja Israel Dipenjara karena Tolak Masuk Militer Perangi Palestina
Halllel Rabin, remaja Israel yang tolak masuk militer. (Youtube/Social TV)

Suara.com - Seorang remaja Israel dipenjara oleh negaranya sendiri karena menolak untuk menyelesaikan dinas militer. Wanita bernama Hallel Rabin ini dipenjara selama 56 hari atas keputusannya.

Menyadur Middle East Monitor Rabu (06/01) Hallel Rabin tak cuma dipenjara, ia juga harus menghadapi tuduhan berkhianat pada negaarnya sendiri.

"Militer adalah salah satu sistem yang paling terorganisir dan diminyaki dengan baik di negara ini, dan menentangnya karena motif ideologis, moral atau politik hampir dianggap tabu," jelasnya.

"Jadi tindakan saya juga disambut dengan reaksi bermusuhan dan ekspresi kebencian dan kemarahan," lanjut remaja berusia 19 tahun itu.

Tentara Israel yang secara resmi bernama Pasukan Pertahanan Israel (IDF) didirikan tahun 1948 oleh Perdana Menteri pertama, David Ben-Gurion, yang berprinsip bahwa seluruh bangsa adalah tentara.

Halllel Rabin, remaja Israel yang tolak masuk militer. (Youtube/Social TV)
Halllel Rabin, remaja Israel yang tolak masuk militer. (Youtube/Social TV)

Semua warga negara Yahudi dan Druze Israel yang berusia di atas 18 tahun diharapkan melapor untuk bertugas di militer, kecuali 20 persen populasi Arab di negara itu.

"Sejak usia yang sangat muda, sebagian besar penduduk hanya mengetahui bahwa tugas mereka di masa depan adalah mengabdi di militer," Hallel menjelaskan.

Selama pertemuan pertamanya dengan sistem militer pada usia 17 tahun, dia memberi tahu mereka tentang keputusannya untuk tidak bergabung dengan tentara atas kebijakannya terhadap Palestina.

Menurut Hallel, militer Israel, pesawat tempur, drone, dan kapal perang telah melecehkan, mengintimidasi, dan membunuh rakyat Palestina secara teratur dan dengan impunitas selama beberapa dekade.

baca juga

"Setelah memutuskan untuk tidak mendaftar, saya memulai proses mencoba melalui komite hati nurani untuk dibebaskan tanpa dipenjara, tetapi ditolak tiga hari sebelum tanggal wajib militer," kata Hallel Rabin.

"Saya tiba pada hari wajib militer mengetahui bahwa saya akan dikirim ke penjara hari itu juga."

Setelah menyimpulkan bahwa dinas militer tidak sesuai dengan cita-citanya, ia bergabung dengan Mesarvot, jaringan akar rumput yang menyatukan individu yang menolak untuk mendaftar menjadi tentara sebagai protes atas pendudukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wisata Seks Dubai, Hasil Normalisasi Hubungan Uni Emirat Arab dan Israel

Wisata Seks Dubai, Hasil Normalisasi Hubungan Uni Emirat Arab dan Israel

News | Rabu, 06 Januari 2021 | 13:42 WIB

Israel Tercepat Sedunia Vaksinasi Covid-19, Februari Bebas dari Corona

Israel Tercepat Sedunia Vaksinasi Covid-19, Februari Bebas dari Corona

News | Selasa, 05 Januari 2021 | 14:03 WIB

Israel Jadi Negara Terbanyak yang Suntikkan Vaksin ke Covid-19 ke Warganya

Israel Jadi Negara Terbanyak yang Suntikkan Vaksin ke Covid-19 ke Warganya

News | Senin, 04 Januari 2021 | 11:00 WIB

Terkini

Jembatan Putus Way Pengubuan Belum Juga Diperbaiki

Jembatan Putus Way Pengubuan Belum Juga Diperbaiki

Lampung | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:02 WIB

Nasib ABK WNI Pascaserangan kapal MV Tihamah di Selat Bab Al Mandeb Yaman Masih Dicari

Nasib ABK WNI Pascaserangan kapal MV Tihamah di Selat Bab Al Mandeb Yaman Masih Dicari

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Saham BUMN Ada yang Berpotensi Delisting, Danantara Mau Fokus Ini

Saham BUMN Ada yang Berpotensi Delisting, Danantara Mau Fokus Ini

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:54 WIB

Kinerja Bank Besar Melaju Pada Kuartal II, BFIN dan BBCA Jadi Saham Kejutan

Kinerja Bank Besar Melaju Pada Kuartal II, BFIN dan BBCA Jadi Saham Kejutan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Lockbox Terasa Seperti Dua Film yang Dipaksa Menjadi Satu

Lockbox Terasa Seperti Dua Film yang Dipaksa Menjadi Satu

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Pengamanan Diperketat, Helikopter dan Rantis Disiagakan Jelang Kedatangan Prabowo di DPR

Pengamanan Diperketat, Helikopter dan Rantis Disiagakan Jelang Kedatangan Prabowo di DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:47 WIB

Pengamat: Amerika Serikat Kehabisan Cara Menekan Iran

Pengamat: Amerika Serikat Kehabisan Cara Menekan Iran

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Prahara Chat Aborsi Viral: Karier Sang Duta Wisata Tio Ferdian Terjerembab

Prahara Chat Aborsi Viral: Karier Sang Duta Wisata Tio Ferdian Terjerembab

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Rilis iPhone 18 Bakal "Dicicil", Versi Standar Terpaksa Ngaret Sampai 2027? Ini Bocorannya!

Rilis iPhone 18 Bakal "Dicicil", Versi Standar Terpaksa Ngaret Sampai 2027? Ini Bocorannya!

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:42 WIB

LIVE STREAMING: Sidang Tahunan MPR RI & Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026

LIVE STREAMING: Sidang Tahunan MPR RI & Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026

Video | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:35 WIB

×