Jual Surat Swab Palsu, MFA Terancam Dipecat dari Kampus Ukrida

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 08 Januari 2021 | 16:42 WIB
Jual Surat Swab Palsu, MFA Terancam Dipecat dari Kampus Ukrida
Pemalsu surat hasil PCR swab test ditangkap.

Suara.com - Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) mengancam akan memecat salah satu mahasiswanya berinisial MFA, yang terlibat pemalsuan surat tes usap (swab test) "polymerase chain reaction" (PCR) .

Dengan menerapkan asas praduga tak bersalah dan berdasarkan keterangan dari aparat penegak hukum, Ukrida memutuskan memberi sanksi sementara yakni, "skorsing."

"Ukrida akan mengikuti perkembangan kasus saudara MFA hingga memiliki keputusan hukum yang tetap. Setelah ada kepastian hukum, Ukrida akan memberikan sanksi tegas sampai sanksi yang terberat (drop out) sesuai ketentuan yang berlaku di Ukrida," ujar Rektor Ukrida Dr dr Wani Devita Gunardi, Sp Mk (K) dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Dalam keterangan tersebut, Wani mengatakan tindakan MFA murni dilakukan atas nama individu dan di luar pengetahuan pihak kampus.

Dia juga menekankan, MFA sebagai mahasiswa Ukrida tidak mempunyai hak dan kompetensi untuk menuliskan atau menghasilkan administrasi medis seperti resep, hasil lab, dan lain sebagainya.

"Ukrida sangat menyayangkan aksi saudara MFA yang telah melanggar tata tertib dan kode etik mahasiswa, dan berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga baginya dan bagi semua orang yang menempuh pendidikan," ujar Wani.

Sebelumnya, Penyidik Polda Metro Jaya meringkus tiga orang diduga pelaku pemalsuan surat tes usap (swab test) "polymerase chain reaction" (PCR) yang dipasarkan secara daring melalui media sosial.

"Modusnya membuat memalsukan data atas nama PT. BF, untuk kemudian bisa lolos berangkat ke Bali dengan memalsukan bukti tes usap (swab)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Kamis.

PCR merupakan salah satu metode pemeriksaan virus SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus. Uji ini akan didapatkan hasil apakah seseorang positif atau tidak SARS Co-2.

baca juga

Dikatakan, tiga pelaku pemalsuan tersebut yakni MFA yang ditangkap di Bandung, Jawa Barat. Selanjutnya, EAD yang ditangkap di Bekasi dan MAIS yang diamankan petugas di Bali.

Yusri menjelaskan terkuaknya kasus pemalsuan surat tes usap tersebut berawal dari unggahan media sosial tersangka MFA.

Adapun isi unggah akun Instagram @hanzdays tersebut yakni "Yang mau PCR cuma butuh KTP ga usah swab beneran. 1 jam jadi, bisa dipake diseluruh Indonesia, gak cuma Bali dan tanggalnya bisa pilih H-1/H-2 100% lolos testimoni 30+”.

Unggahan soal surat tes usap palsu kemudian menjadi ramai bahan pembicaraan warganet, yang salah satunya adalah dr. Tirta Mandira Hudhi.

Pembicaraan warganet soal surat tes usap PCR palsu tersebut kemudian sampai ke PT. Bumame Farmasi (BF) selaku penyelenggara tes usap PCR resmi yang namanya dicatut dalam surat tersebut. Pihak kuasa hukum PT. Bumame Farma pun melaporkan perkara pemalsuan tersebut ke Polda Metro Jaya.

"Ini di akun Instagram inisial MFA yang kemudian diketahui dr Tirta, yang kemudian sampai ke PT. BF yang melapor ke Polda Metro Jaya," ujar Yusri.

Akibat perbuatannya ketiganya kini dijerat dengan Pasal 32 jo Pasal 48 UU No.19/2016 dan atau Pasal 35 jo Pasal 51 ayat (1) UU No.19/2016 tentang ITE, dan atau Pasal 263 KUHP, dengan pidana penjara paling lama 12 tahun penjara. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terlibat Pemalsuan Hasil PCR, Ukrida Ancam Pecat Mahasiswa Berinisial MFA

Terlibat Pemalsuan Hasil PCR, Ukrida Ancam Pecat Mahasiswa Berinisial MFA

News | Jum'at, 08 Januari 2021 | 16:41 WIB

Selebgram Rangga Promosi Surat Swab PCR Palsu, Kini Mendekam di Bui

Selebgram Rangga Promosi Surat Swab PCR Palsu, Kini Mendekam di Bui

Kalbar | Jum'at, 08 Januari 2021 | 15:04 WIB

Promosikan Surat Swab Palsu, Selebgram Rangga Terancam 12 Tahun Penjara

Promosikan Surat Swab Palsu, Selebgram Rangga Terancam 12 Tahun Penjara

Entertainment | Jum'at, 08 Januari 2021 | 14:38 WIB

Selebgram Jual Surat Swab PCR Palsu, Polisi: Dia yang Promosikan

Selebgram Jual Surat Swab PCR Palsu, Polisi: Dia yang Promosikan

Kaltim | Jum'at, 08 Januari 2021 | 14:36 WIB

Terkini

Terinspirasi Vincent van Gogh, MSI Hadirkan Prestige 14 Flip AI+ Edisi Terbatas

Terinspirasi Vincent van Gogh, MSI Hadirkan Prestige 14 Flip AI+ Edisi Terbatas

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Apakah Panci Magic Com Stainless Steel Bikin Nasi Lengket? Ini Tips Biar Gak Nempel

Apakah Panci Magic Com Stainless Steel Bikin Nasi Lengket? Ini Tips Biar Gak Nempel

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:21 WIB

BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Ancaman Tarif Redam Ekspansi Mobil Hybrid China di Pasar Eropa

Ancaman Tarif Redam Ekspansi Mobil Hybrid China di Pasar Eropa

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:20 WIB

4 Fakta Unik Sayur Genjer, Kenapa Bisa Dikaitkan dengan Stigma G30S/PKI?

4 Fakta Unik Sayur Genjer, Kenapa Bisa Dikaitkan dengan Stigma G30S/PKI?

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Masyarakat Makin Tak Percaya Indonesia Menuju Jalan yang Benar, Pemerintah Harus Waspada

Masyarakat Makin Tak Percaya Indonesia Menuju Jalan yang Benar, Pemerintah Harus Waspada

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 9 Rekomendasi Terbaik

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 9 Rekomendasi Terbaik

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Bupati Rejang Lebong Dituntut 5 Tahun Penjara dan Cabut Hak Politik

Bupati Rejang Lebong Dituntut 5 Tahun Penjara dan Cabut Hak Politik

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas

Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:11 WIB

TPA Sukawinatan Terbakar Lagi, Mengapa Sampah Masih Dikelola dengan Sistem Terbuka?

TPA Sukawinatan Terbakar Lagi, Mengapa Sampah Masih Dikelola dengan Sistem Terbuka?

Sumsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:07 WIB

×