Polisi Gambia Sita 2,9 Ton Kokain, Ditaksir Nilainya Capai Rp 1,2 Triliun

Dany Garjito | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 11 Januari 2021 | 07:08 WIB
Polisi Gambia Sita 2,9 Ton Kokain, Ditaksir Nilainya Capai Rp 1,2 Triliun
Seorang petugas dari Garda Nasional Venezuela menunjukkan uji kemurnian kokaina di Puerto Ordaz, Bolivar, Venezuela. Foto sebagai ilustrasi.(REUTERS/Edwin Montilva)

Suara.com - Otoritas anti-narkotika Gambia menyita hampir tiga ton kokain di ibu kota Banjul pada hari Jumat, (8/1/2021) dan diklaim penangkapan terbesar dalam sejarah negara Afrika Barat tersebut.

Menyadur Anadolu Agency, Minggu (10/1/2021) Ousman Saidybah, juru bicara Badan Penegakan Hukum Narkoba Gambia mengungkapkan pihaknya berhasil menyita 2,9 ton kokain.

Kokain tersebut dimasukkan ke dalam 118 tas dikirim dari Pelabuhan Guayaquil di Ekuador melalui Algeciras di Spanyol melalui Perusahaan Pengiriman Maersk.

Barang haram ber ton-ton tersebut diselundupkan sebagai garam industri dan tiba di Kota Banjul pada 1 Januari 2021.

Kepolisian Banjul menangkap Sherif Njie, warga negara Gambia, yang namanya digunakan sebagai contact person untuk pengiriman tersebut.

Namun, agen anti-narkotika mengatakan pengiriman tersebut adalah milik Banta Keita, seorang warga negara Perancis keturunan Gambia yang tinggal di lingkungan Fajara, sekitar 18 menit berkendara dari Banjul.

"Sheriff Njie saat ini ditahan untuk membantu penyidikan, sementara perburuan Banta Keita terus berlanjut," kata Saidybah.

Narkoba yang disita tersebut diperkirakan memiliki nilai hingga 88 juta dolar atau sekitar Rp 1,2 triliun.

Gambia dikenal sebagai negara yang digunakan untuk transit jalur perdagangan obat keras dari Amerika Selatan menuju Eropa dan tujuan lain.

Saidybah mengatakan temuan awal mereka menunjukkan bahwa pengiriman barang haram tersebut tidak ditujukan ke Gambia.

"Penyitaan ini merupakan konfirmasi lain bahwa Gambia seperti negara-negara Afrika Barat lainnya terus menjadi jalur penyimpanan dan transit kokain oleh kelompok kriminal terorganisir internasional," pungkas Saidybah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penemuan Kapal Misterius di Pulau Terpencil, Berisi 649 Kg Kokain

Penemuan Kapal Misterius di Pulau Terpencil, Berisi 649 Kg Kokain

Kaltim | Kamis, 17 Desember 2020 | 21:17 WIB

Kepolisian Marshall Temukan Setengah Ton Lebih Kokain, Tersimpan di Kapal

Kepolisian Marshall Temukan Setengah Ton Lebih Kokain, Tersimpan di Kapal

News | Kamis, 17 Desember 2020 | 20:55 WIB

Heboh Kapal Hantu Muat 649 Kg Kokain Terdampar di Pulau Terpencil

Heboh Kapal Hantu Muat 649 Kg Kokain Terdampar di Pulau Terpencil

News | Kamis, 17 Desember 2020 | 15:25 WIB

Terkini

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:30 WIB

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:12 WIB

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:38 WIB

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:29 WIB