Tiga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi dari 4 Kantong Jenazah

Erick Tanjung | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 12 Januari 2021 | 19:54 WIB
Tiga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi dari 4 Kantong Jenazah
Keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 bersiap menyerahkan data ante mortem guna keperluan identifikasi di RS Polri, Jakarta, Senin (11/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Tim Disaster Victim Identification/DVI Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, hingga Selasa (12/1/2021) sore kembali berhasil identifikasi 3 korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Tiga korban itu teridentifikasi dari 4 kantong jenazah.

"Ada tiga korban yang bisa kami identifikasi dari empat kantong jenazah yang diserahkan kepada kami," kata Kapus Inafis Bareskrim Polri, Brigjen Hudi S di RS Polri, Kramat Jari, Jakarta Timur, Selasa (12/1/2021).

Hudi menjelaskan, dari 4 kantong jenazah ternyata terdapat sejumlah bagian tubuh yang identik dengan satu korban. Korban tersebut yakni atas nama Asy Habul Yamin.

"Satu kantung jenazah itu ada bagian tubuh yang merupakan satu tubuh sehingga sebenarnya ini ada tiga korban yang kami dapatkan (hasil identifikasinya). Yang pertama adalah namanya Ashabul Yamin, ini teridentifikasi dari kantung mayat dengan nomor 0072 dan 0029," ungkapnya.

Lebih lanjut, Hudi mengungkapkan bahwa ketiga korban yang berhasil teridentifikasi hari ini semuanya terungkap berdasarkan hasil deteksi sidik jari dan data e-KTP.

Melalui proses tersebut lah kemudian terhadap 3 korban yang teridentifikasi ditemukan adanya 12 titik kesamaan dengan data-data yang dimiliki tim Inafis.

"Alhamdulillah kita temukan 12 titik kesamaan, sehingga bisa dinyatakan itu adalah identik," tuturnya.

Sebelumnya salah satu korban berhasil diidentifikasi yakni korban atas nama Okky Bisma.

Diketahui, Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Sabtu (9/1/2021).

Pesawat bernomor registrasi PK-CLC jenis Boeing 737-500 itu sempat hilang kontak setelah take off dari Bandara Sukarno Hatta pada pukul 14.40 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pukul 15.50 WIB.

SJ-182 hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Suasana Penumpang Pesawat Usai Tahu Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182

Viral Suasana Penumpang Pesawat Usai Tahu Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182

Hits | Selasa, 12 Januari 2021 | 18:44 WIB

Usai FDR Berhasil Ditemukan, Tim SAR Kini Cari CVP Sriwijaya Air SJ 182

Usai FDR Berhasil Ditemukan, Tim SAR Kini Cari CVP Sriwijaya Air SJ 182

News | Selasa, 12 Januari 2021 | 18:34 WIB

Selasa Sore, 72 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air Diterima DVI RS Polri

Selasa Sore, 72 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air Diterima DVI RS Polri

Jakarta | Selasa, 12 Januari 2021 | 18:29 WIB

Terkini

Suhu Ekstrem Landa Inggris dan Eropa, Muncul Fenomena Kubah Panas

Suhu Ekstrem Landa Inggris dan Eropa, Muncul Fenomena Kubah Panas

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:13 WIB

Guntur Romli Kritik Prabowo Kurban Sapi Pakai Duit Negara: Tak Ada Landasan Syar'i Gunakan APBN

Guntur Romli Kritik Prabowo Kurban Sapi Pakai Duit Negara: Tak Ada Landasan Syar'i Gunakan APBN

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:02 WIB

Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?

Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:48 WIB

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:42 WIB

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:41 WIB

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:33 WIB

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:23 WIB

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:15 WIB

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:49 WIB