Hanya Mau Makanan Organik, Demonstran di Capitol Ini Mogok Makan di Tahanan

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 13 Januari 2021 | 13:29 WIB
Hanya Mau Makanan Organik, Demonstran di Capitol Ini Mogok Makan di Tahanan
Massa Donald Trump rusuh di gedung Capitol. (Foto: AFP)

Suara.com - Seorang pria yang menjadi salah satu demonstran di Gedung Capitol, Amerika Serikat tidak mau makan di penjara karena hanya mau makan makanan organik.

Menyadur New York Post, Selasa (12/1/2021) Jake Angeli, pria bertelanjang dada dan bercat wajah yang menyerbu Gedung Capitol, Amerika Serikat, dikatakan belum makan sejak ditahan.

Pria 33 tahun tersebut menghadapi tuduhan perilaku tidak tertib, kekerasan masuk dan secara ilegal berada di ruang terbatas di dalam Capitol pada Rabu.

Pengacara Jake Angeli mengatakan pada sidang pengadilan federal virtual pada hari Senin, jika kliennya belum makan sejak mendekam dalam tahanan, menurut The Arizona Republic.

Ibu dari pendukung Q-Anon tersebut, Martha Chansley, kemudian menjelaskan di luar gedung pengadilan bahwa putranya bersikeras hanya makan makanan organik.

"Dia menjadi sangat sakit jika dia tidak makan makanan organik. Dia perlu makan." kata Martha, menurut surat kabar tersebut.

Selama persidangan virtual, Deborah Fine, pengacara Angeli, memberi tahu jaksa penuntut umum untuk menyelesaikan masalah dengan US Marshals.

"Pak, Chansley perlu makan," katanya menggunakan nama resmi Angeli. Dia mengubahnya menjadi Jacob Anthony Angeli Chansley pada tahun 2005.

Hakim memerintahkan Angeli untuk ditahan di Phoenix sambil menunggu dakwaan di Washington DC, sampai setidaknya 15 Januari.

Jika terbukti bersalah, dia bisa dikurung selama bertahun-tahun, Marsekal AS untuk Phoenix, David Gonzalez, mengatakan kepada The Arizona Republic.

Pria yang gemar mengenakan kostum Viking tersebut, telah lama menjadi bagian dari aksi protes sayap kanan dan pawai di daerah Phoenix.

Saat kerusuhan, Angeli difoto berpose memamerkan otot bisepnya sambil mengacungkan tombak yang dihiasi bendera Amerika Serikat di mimbar ruang Senat AS .

Dalam wawancara Kamis lalu, Angeli membantah melakukan tidak kejahatan. Ketika ditanya apakah dia mampu menyewa pengacara, dia berkata dia tidak bisa, tapi dia berharap itu akan berubah.

"Asalkan saya bisa menghubungi seorang teman, saya diberitahu bisa mendapatkan pengacara darinya," kata Angeli.

Angeli diduga mengatakan kepada FBI bahwa dia terpaksa melakukan perjalanan sejauh 2.300 mil ke Washington untuk menjawab panggilan dari Presiden Trump. Trump diduga secara tidak benar mengatakan kepada para pengikut bahwa hasil pemilihan presiden itu curang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaksa New York Tuduh Presiden Honduras Bantu Pengedar Ekspor Kokain ke AS

Jaksa New York Tuduh Presiden Honduras Bantu Pengedar Ekspor Kokain ke AS

News | Selasa, 12 Januari 2021 | 13:51 WIB

Ada 30 Agen FBI Gerebek Kantor Ducati, Apakah yang Terjadi?

Ada 30 Agen FBI Gerebek Kantor Ducati, Apakah yang Terjadi?

Otomotif | Senin, 11 Januari 2021 | 22:54 WIB

Memasuki Tahun Baru 2021, AS Optimis Dapat Kendalikan Pandemi Covid-19

Memasuki Tahun Baru 2021, AS Optimis Dapat Kendalikan Pandemi Covid-19

Video | Selasa, 12 Januari 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB