Kendalikan Populasi, Ilmuwan Sarankan Kuda Nil Pablo Escobar Ditembak Mati

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 18 Januari 2021 | 17:45 WIB
Kendalikan Populasi, Ilmuwan Sarankan Kuda Nil Pablo Escobar Ditembak Mati
Ilustrasi kuda nil (Shutterstock).

Suara.com - Ilmuwan mengatakan bahwa kuda nil peninggalan Pablo Escobar harus ditembbak mati untuk menghentikan keturunan mereka agar tidak merusak habitat di Kolombia.

Kuda nil itu diimpor secara ilegal oleh raja pengedar obat terlarang yang ditembak mati oleh pihak berwenang pada 1993, menurut laporan The Telegraph.

Dan sekarang tampaknya hewan buas itu mungkin menghadapi nasib yang sama dengan pemiliknya dahulu karena mereka telah menjadi spesies invasif.

Menyadur Daily Mirror, Senin (18/1/2021) kuda nil merupakan ancaman bagi satwa liar karena urine dan fesesnya beracun dan membuat hewan lain dan bahkan manusia sakit.

Hewan-hewan itu adalah bagian dari tanah seluas 7.000 hektar milik Pablo Escobar, termasuk kebun binatangnya sendiri.

Ketika Escobar terbunuh, sebagian besar hewan dipindahkan, tetapi diketahui bahwa empat kuda nil berhasil melarikan diri.

Menurut laporan The Telegraph, sekarang ada antara 80 dan 100 keturunan kuda nil yang lepas milik Pablo Escobar.

Karena mereka tidak memiliki predator nyata untuk ditakuti, beberapa ilmuwan memperkirakan mereka dapat meningkat menjadi 1.500 pada tahun 2024.

Berbagai solusi telah dilakukan, seperti merelokasi atau mengebiri hewan agar berhenti bereproduksi, tetapi ada kekhawatiran itu tidak efektif.

Menurut ahli ekologi Nataly Castelblanco-Martínez, satu-satunya solusi adalah dengan memusnahkan sejumlah kuda nil tersebut.

"Tidak ada yang menyukai gagasan menembak kuda nil, tetapi kami harus menerima bahwa tidak ada strategi lain yang akan berhasil," ujar ekolog Nataly Castelblanco-Martínez.

David Echeverri Lopez, seorang pemerhati lingkungan pemerintah, mengatakan ada perlombaan untuk mengebiri hewan, yang "telah menjadi bagian dari identitas lokal."

"Relokasi mungkin bisa dilakukan pada 30 tahun lalu, ketika hanya ada empat kuda nil," kata Castelblanco-Martínez.

"Kebiri juga bisa efektif jika pejabat telah menyediakan sumber daya yang cukup untuk program sejak awal, tetapi pemusnahan sekarang adalah satu-satunya pilihan." tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Kolombia Bajak Reinaldo Rueda dari Chile

Timnas Kolombia Bajak Reinaldo Rueda dari Chile

Sumut | Sabtu, 16 Januari 2021 | 01:55 WIB

Tinggalkan Timnas Chile, Reinaldo Rueda Resmi Jadi Pelatih Baru Kolombia

Tinggalkan Timnas Chile, Reinaldo Rueda Resmi Jadi Pelatih Baru Kolombia

Bola | Jum'at, 15 Januari 2021 | 18:16 WIB

Viral Sembelih Burung Hantu, Seorang Wanita Tewas Didor Dua Pria Misterius

Viral Sembelih Burung Hantu, Seorang Wanita Tewas Didor Dua Pria Misterius

News | Senin, 21 Desember 2020 | 13:55 WIB

Terkini

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang

KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:24 WIB

Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya

Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:12 WIB

Apa Bedanya Sekolah Rakyat dan Sekolah Biasa? Heboh Anggaran Sepatu Rp700 Ribu Sepasang

Apa Bedanya Sekolah Rakyat dan Sekolah Biasa? Heboh Anggaran Sepatu Rp700 Ribu Sepasang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:01 WIB

Kasus Dokter Magang Meninggal di Jambi Disorot, Polisi Tunggu Hasil Audit Kemenkes

Kasus Dokter Magang Meninggal di Jambi Disorot, Polisi Tunggu Hasil Audit Kemenkes

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:59 WIB

Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI

Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:56 WIB

Mendagri Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Danantara-Pemprov DKI Jakarta Percepat Pembangunan PSEL

Mendagri Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Danantara-Pemprov DKI Jakarta Percepat Pembangunan PSEL

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:40 WIB

Masih Bekerja Tapi Ingin Cairkan JHT? Ini Syarat Berkas Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Masih Bekerja Tapi Ingin Cairkan JHT? Ini Syarat Berkas Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:39 WIB

Sejumlah Wilayah Jakarta Dikepung Banjir Buntut Hujan Deras yang Mengguyur Sejak Sore Hari

Sejumlah Wilayah Jakarta Dikepung Banjir Buntut Hujan Deras yang Mengguyur Sejak Sore Hari

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:58 WIB