Tambah 3.285 Kasus, Akhir Pekan Ini 246.303 Warga Jakarta Positif Covid-19

Reza Gunadha | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Sabtu, 23 Januari 2021 | 20:31 WIB
Tambah 3.285 Kasus, Akhir Pekan Ini 246.303 Warga Jakarta Positif Covid-19
Ilustrasi - Kawasan Kuningan, Jakarta, Senin (14/9/2020), yang sepi saat pandemi covid-19. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Jumlah warga DKI Jakarta yang positif covid-19, Sabtu (23/1/2021), bertambah 3.285 kasus, sehingga kekinian total 246.303 orang terpapar virus corona.

Sementara pasien sembuh pada hari yang sama bertambah 3.568, atau secara total naik dari 215.719  menjadi 219.287 orang.

Dilansir laman corona.jakarta.go.id, secara persentase jumlah pasien sembuh dibanding kasus positif covid-19 terjadi kenaikan yakni dari 88,8 persen menjadi 89 persen.

Sedangkan  total kasus positif covid-19 di Jakarta pada Sabtu ini sebanyak 246.303 kasus, setelah adanya pertambahan sebanyak 3.285 kasus yang menyebabkan terjadinya peningkatan total kasus positif dari jumlah sebelumnya 243.018 kasus.

Penambahan kasus sebanyak 3.285 kasus pada hari Sabtu ini, merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada sehari sebelumnya yakni pada hari Jumat (22/1) sebanyak 3.109 kasus positif, sementara 176 kasus lainnya berasal dari pemeriksaan di satu laboratorium RS swasta dalam tiga hari terakhir.

Pada tes PCR 22 Januari 2021 sendiri, memiliki rincian dilakukan tes pada 20.314 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 17.212 orang adalah yang baru dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.109 positif dan 14.103 negatif.

Selama sepekan, penambahan kasus positif harian sebanyak 3.285 kasus pada hari Sabtu ini, lebih tinggi dibanding penambahan pada hari Kamis (21/1) sebanyak 3.151 kasus, pada hari Selasa (19/1) sebanyak 2.563 kasus, pada hari Senin (18/1) sebanyak 2.361 kasus.

Akan tetapi, penambahan kasus positif harian sebanyak 3.285 kasus pada hari Sabtu ini, masih ada di bawah penambahan pada hari Rabu (20/1) sebanyak 3.786, pada hari Minggu (17/1) sebanyak 3.395 kasus, pada hari Sabtu (16/1) sebanyak 3.536 kasus, terlebih dibandingkan pertambahan pada hari Jumat (22/1) sebanyak 3.792 kasus yang merupakan penambahan tertinggi selama pandemi

Dari data yang ada, penambahan sebanyak 3.792 kasus pada hari Jumat, juga merupakan yang paling tinggi dalam kategori temuan kasus hasil tes harian yang dilaporkan pada hari tersebut (asli), dengan rincian sebanyak 3.619 kasus positif adalah hasil tes PCR pada hari Kamis (21/1), sementara 173 kasus lainnya berasal dari pemeriksaan di satu laboratorium RS swasta dalam jangka tujuh hari sebelumnya.

Di dalam jumlah total kasus positif sebanyak 246.303 kasus hari Sabtu ini, sebanyak 23.036 orang (turun 323 dari sebelumnya 23.359 orang) merupakan kasus aktif yang masih dirawat/diisolasi. Kemudian 3980 orang (bertambah 40 dibanding sebelumnya 3.940 orang) meninggal dunia, atau senilai 1,6 persen (sama seperti sebelumnya) dari total kasus positif.

Dari jumlah tes, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangannya pada hari Sabtu ini, tercatat di angka 15,6 persen (turun dari sebelumnya 16,2 persen).

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, yang mengharuskan persentasenya tidak lebih dari lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.

Adapun persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi Bulan Maret 2020 setelah perkembangan pada hari Sabtu ini, adalah sebesar 9,8 persen (sama seperti sebelumnya).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Gubernur Anies untuk Masyarakat Betawi dalam Menghadapi Pandemi

Pesan Gubernur Anies untuk Masyarakat Betawi dalam Menghadapi Pandemi

Bekaci | Sabtu, 23 Januari 2021 | 20:15 WIB

DKI Jakarta Tambahan 5 Lahan untuk Pemakaman Jenazah COVID-19

DKI Jakarta Tambahan 5 Lahan untuk Pemakaman Jenazah COVID-19

Jakarta | Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:09 WIB

TPU Khusus Covid-19 di Jakarta Penuh, Pemprov DKI Beli Lima Lahan Baru

TPU Khusus Covid-19 di Jakarta Penuh, Pemprov DKI Beli Lima Lahan Baru

Jatim | Jum'at, 22 Januari 2021 | 17:52 WIB

Pemprov DKI Beli 5 Lahan Baru untuk Pemakaman Khusus Covid-19

Pemprov DKI Beli 5 Lahan Baru untuk Pemakaman Khusus Covid-19

News | Jum'at, 22 Januari 2021 | 17:46 WIB

Polda Metro Jaya Ajukan 50 Kamera e-TLE Pantau Pelanggar Lalu Lintas

Polda Metro Jaya Ajukan 50 Kamera e-TLE Pantau Pelanggar Lalu Lintas

Otomotif | Jum'at, 22 Januari 2021 | 16:02 WIB

Selama Pengetatan PSBB, 2.000 Orang Tertangkap Tak Pakai Masker di Jakarta

Selama Pengetatan PSBB, 2.000 Orang Tertangkap Tak Pakai Masker di Jakarta

Jakarta | Jum'at, 22 Januari 2021 | 15:52 WIB

Daging Sapi Langka karena Pedagang Mogok, Pemprov DKI Siapkan 5 Tempat Ini

Daging Sapi Langka karena Pedagang Mogok, Pemprov DKI Siapkan 5 Tempat Ini

News | Jum'at, 22 Januari 2021 | 14:55 WIB

Bulan Dana PMI Lampaui Target, Anies: Banyak Donatur di Tengah Pandemi

Bulan Dana PMI Lampaui Target, Anies: Banyak Donatur di Tengah Pandemi

News | Kamis, 21 Januari 2021 | 19:24 WIB

Terkini

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:14 WIB

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB

Update Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Luka-luka, Satu Kritis dengan Luka Bakar Serius

Update Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Luka-luka, Satu Kritis dengan Luka Bakar Serius

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:02 WIB

Kasus Pelecehan Syekh AM: Komisi III DPR Gelar Rapat Tertutup, Khawatir Pelaku Kabur ke Mesir

Kasus Pelecehan Syekh AM: Komisi III DPR Gelar Rapat Tertutup, Khawatir Pelaku Kabur ke Mesir

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Kepala BNPB Langsung Terbang ke Sulawesi Utara Siang Ini

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Kepala BNPB Langsung Terbang ke Sulawesi Utara Siang Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:55 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:50 WIB

Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta

Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:48 WIB

Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global

Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:46 WIB

Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki

Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:41 WIB