Angka Kematian Pasien Covid-19 Melonjak, Begini Penjelasan RSD Wisma Atlet

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Senin, 25 Januari 2021 | 14:24 WIB
Angka Kematian Pasien Covid-19 Melonjak, Begini Penjelasan RSD Wisma Atlet
Ilustrasi---Penampaka tenaga kesehatan berjalan keluar dari ruang dekontaminasi untuk melakukan perawatan terhadap pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Koordinator Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran Mayjen TNI Tugas Ratmono mengakui terjadi lonjakan angka kematian pasien positif COVID-19 di Wisma Atlet dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data Wisma Atlet, sudah ada 44 pasien meninggal dunia, menurut Tugas hal itu disebabkan oleh kondisi pasien yang sudah berat ketika sampai di RSD Wisma Atlet sehingga belum sempat dirujuk ke Rumah Sakit lain sudah meninggal dunia.

"Akhir-akhir ini kasus yang meninggal juga meningkat, kalau dulu satu bulan bisa hanya satu, itu pun karena datang sudah berat, saat ini memang karena kita merujuk ke RS rujukan tidak dapat tempat, sebelum dirujuk sudah meninggal," kata Tugas dalam jumpa pers virtual dari Gedung BNPB, Jakarta, Senin (25/1/2021).

Dia menegaskan, RSD Wisma Atlet sebenarnya dibangun hanya untuk keadaan darurat bagi pasien dengan gejala ringan hingga sedang, jika gejala berat yang memerlukan perawatan khusus harus dirujuk ke RS lain.

"RSD Wisma Atlet waktu itu hanya untuk yang ringan dan sedang, sekarang ini dioptimalkan untuk ICU dan HCU agar bisa menangani hal yang lebih berat," ucapnya.

Di sisi lain, dia mengungkapkan bahwa angka kembuhan pasien di RSD Wisma Atlet juga meningkat hingga 86,5 persen.

"Saya kira ini cukup tinggi angka kesembuhannya," tegasnya.

Untuk diketahui, RSD Wisma Atlet kini merawat 4.653 pasien COVID-19 terdiri dari 2.445 Pria dan 2.208 Wanita, semuanya bergejala ringan hingga berat dirawat di tower 4, 5, 6, dan 7, sementara pasien tanpa gejala dialihkan ke tower 8 dan 9 di Pademangan, Jakarta Utara.

Sejak beroperasi 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah melayani berbagai kategori pasien Covid-19 hingga jumlahnya mencapai 52.433 orang.

baca juga

Kemudian sebanyak 47.780 orang telah keluar dari RSD Wisma Atlet, yaitu karena sembuh sebanyak 47.150 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 586 orang, serta pasien yang meninggal dunia sudah sebanyak 44 orang.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Pemprov DKI Ambil Alih Wisma Atlet, DPRD DKI: Daripada Kosong Jadi Tempat Kuntilanak

Minta Pemprov DKI Ambil Alih Wisma Atlet, DPRD DKI: Daripada Kosong Jadi Tempat Kuntilanak

News | Rabu, 01 Februari 2023 | 19:35 WIB

Update Covid-19 Global: Angka Kematian Australia Capai Rekor Tertinggi Karena Omicron BA.4 dan BA.5

Update Covid-19 Global: Angka Kematian Australia Capai Rekor Tertinggi Karena Omicron BA.4 dan BA.5

Health | Rabu, 27 Juli 2022 | 08:24 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×