alexametrics

Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta, Menkes: Akibat Dibiarkan Libur Akhir Tahun

Reza Gunadha | Stephanus Aranditio
Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta, Menkes: Akibat Dibiarkan Libur Akhir Tahun
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Dok: YouTube/ Sekretariat Kabinet RI)

"Saya dua kali ratas (rapat terbatas) saya bilang 'Pak ini akan naik', kenapa? Karena kita liburan, kita membiarkan orang jalan, itu naik, track history-nya seperti itu."

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut mobilitas penduduk selama masa libur akhir tahun 2020 menyebabkan pandemi covid-19 di Indonesia semakin parah, hingga menembus angka satu juta kasus pada pekan ketiga Januari 2021.

Mobilitas penduduk yang masif itu, kata Budi, juga disebabkan oleh tidak adanya aturan yang membatasi secara ketat oleh pemerintah.

"Saya dua kali ratas (rapat terbatas) saya bilang 'Pak ini akan naik', kenapa? Karena kita liburan, kita membiarkan orang jalan, itu naik, track history-nya seperti itu," ungkap Budi dalam diskusi MGN Summit, Rabu (27/1/2021).

Budi mengatakan, pada akhirnya keputusan yang diambil pemerintah lebih fokus ke penanganan di hulu.

Baca Juga: Sebelum Meninggal, Wakil Wali Kota Balikpapan Terpilih Punya Penyakit Ini

Oleh sebab itu, Budi menerbitkan Surat Edaran nomor HK 02.01/Menkes/11/2021 ke rumah sakit untuk menambah tempat tidur, untuk daerah yang memasuki zona merah maka diharapkan kenaikan jumlah tempat tidur antara 30 persen dan 40 persen.

Tentunya permintaan surat edaran ini tidak hanya berlaku untuk rumah sakit pemerintah tapi juga berlaku untuk semua rumah sakit baik rumah sakit umum daerah atau RS TNI-Polri termasuk kementerian dan juga semua rumah sakit swasta.

"Jadi mesti  bagaimana? Ya sudahlah tidak bisa diapa-apakan, ya kita tinggal siap-siap rumah sakit saja, jadi kita lakukan, menaikkan jumlah tempat tidur rumah sakit 30-40 persen," ucapnya.

Untuk diketahui, Satgas Covid-19 mencatat Rumah Sakit Rujukan covid-19 di lima provinsi di Indonesia sudah berada di atas 70 persen akibat lonjakan kasus positif corona.

Kelima provinsi tersebut antara lain DKI Jakarta (84 persen), Banten (77 persen), DI Yogyakarta (76 persen), Jawa  Barat (72 persen), dan Bali (70 persen).

Baca Juga: Ustaz Yahya Waloni Sebut Covid-19 Tak Bisa Masuk ke Dalam Masjid

Kemudian ada 11 provinsi dengan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukannya di atas 50 persen.

Komentar