Alhamdulillah, Jerman Terapkan Lockdown Panjang, Tekan Penyebaran Covid-19

Dythia Novianty | Suara.com

Minggu, 31 Januari 2021 | 05:22 WIB
Alhamdulillah, Jerman Terapkan Lockdown Panjang, Tekan Penyebaran Covid-19
Anggota polisi mengawasi social distancing di sebuah pasar di kota Berlin, Jerman. [AFP]

Suara.com - Kabar baik berhembus dari Jerman yang mencatatkan penurunan level infeksi Covid-19 dibandingkan minggu sebelumnya.

Robert Koch Institute (RKI) mencatatkan 14.022 kasus dilaporkan dalam satu hari.

Sejauh ini, lebih dari 2,19 juta infeksi telah terdaftar di Jerman sejak wabah pandemi. Sedangkan korban tewas terkait Covid-19 mencapai 55.752.

Seperti diketahui, Jerman menerapkan lockdown kedua pada awal November, demi menekan penyebaran infeksi.

Lockdown gagal membalikkan tren infeksi, kemudian diperketat dan baru-baru ini diperpanjang hingga pertengahan Februari mendatang.

Toko, sekolah, dan restoran non-esensial di Jerman ditutup dan pembatasan kontak yang ketat diberlakukan.

Insiden 7 hari secara nasional juga terus menurun dan mencapai level Oktober, dengan 94 infeksi baru per 100.000 penduduk selama tujuh hari terakhir, menurut RKI.

"Kami berada di jalur yang benar, dan kami harus terus mengikuti jalur ini secara konsisten," kata Presiden RKI Lothar Wieler, dilansir laman Xinhua, Minggu (31/1/2021).

"Kami saat ini mengamati tren yang positif," kata Menteri Kesehatan Jens Spahn pada konferensi pers.

Jumlah orang di Jerman yang terinfeksi Covid-19 menurun, dan "telah menurun selama beberapa hari."

"Namun penurunan itu masih belum cukup. Kami ingin melangkah lebih jauh dengan angka-angka itu," kata Spahn.

"Kampanye vaksinasi yang dimulai di Jerman pada akhir Desember memberikan peluang," kata menteri.

Sementara itu, Spahn mengingatkan warga Jerman bahwa masih ada "minggu-minggu berat" akibat kekurangan dosis vaksin Covid-19.

Lebih dari 3,5 juta dosis vaksin telah dikirim ke Jerman, di mana 2,2 juta di antaranya sudah digunakan, menurut menteri. Sejauh ini, 2,2 persen penduduk Jerman telah menerima vaksinasi pertama mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Pakai Masker, Karyawan di Sejumlah Kantor Surabaya Didenda Rp250 Ribu

Tak Pakai Masker, Karyawan di Sejumlah Kantor Surabaya Didenda Rp250 Ribu

News | Kamis, 28 Januari 2021 | 10:01 WIB

Bangkitkan Pariwisata, Asosiasi Hotel di Thailand Minta Longgarkan Lockdown

Bangkitkan Pariwisata, Asosiasi Hotel di Thailand Minta Longgarkan Lockdown

Lifestyle | Rabu, 27 Januari 2021 | 19:00 WIB

Kantor Disporapar Lockdown, Dua Kepala Dinas di Balikpapan Positif Covid-19

Kantor Disporapar Lockdown, Dua Kepala Dinas di Balikpapan Positif Covid-19

Kaltim | Rabu, 27 Januari 2021 | 16:54 WIB

Epidemolog Usulkan Lockdown di Jawa, Ganjar: Tidak Semudah Itu

Epidemolog Usulkan Lockdown di Jawa, Ganjar: Tidak Semudah Itu

Jawa Tengah | Rabu, 27 Januari 2021 | 16:23 WIB

Covid Tembus 1 Juta, Ruhut: Rakyat Indonesia Bersedih, Tapi Jangan Nyerah

Covid Tembus 1 Juta, Ruhut: Rakyat Indonesia Bersedih, Tapi Jangan Nyerah

News | Rabu, 27 Januari 2021 | 13:54 WIB

DPRD Usul Bali Lockdown, Publik: Sudah Susah Jangan Dibikin Sengsara

DPRD Usul Bali Lockdown, Publik: Sudah Susah Jangan Dibikin Sengsara

Bali | Rabu, 27 Januari 2021 | 13:25 WIB

Terkini

Donald Trump Desak NATO Kirim Kapal ke Selat Hormuz

Donald Trump Desak NATO Kirim Kapal ke Selat Hormuz

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:13 WIB

Nekat Mau Bunuh Donald Trump Sampai Rata dengan Tanah, Pria Massachusetts Ini Akhirnya Ditangkap

Nekat Mau Bunuh Donald Trump Sampai Rata dengan Tanah, Pria Massachusetts Ini Akhirnya Ditangkap

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:13 WIB

Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia

Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:01 WIB

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

News | Jum'at, 03 April 2026 | 06:48 WIB

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB