Polemik Abu Janda, Alissa Wahid: Dia Tidak Benar-benar Menguasai Agama

Siswanto

Senin, 01 Februari 2021 | 14:21 WIB
Polemik Abu Janda, Alissa Wahid: Dia  Tidak Benar-benar Menguasai Agama
Alissa Wahid. [Suara.com/Somad]

Suara.com - Permadi Arya alias Abu Janda sedang menghadapi masalah hukum karena sejumlah pernyataannya di media sosial diduga mengandung rasis dan penghinaan terhadap agama.

Dalam berbagai kesempatan, Abu Janda sering terlihat memakai atribut Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama

Akan tetapi Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Wahid keberatan jika Abu Janda disebut merepresentasikan NU, "karena NU tidak begitu."

Alissa menyebut orang-orang semacam Abu Janda sangat mengganggu karena bukan bagian dari kelompok atau poros NU, tapi seringkali bicara soal agama.

Dengan kata lain, Abu Janda sesungguhnya tidak punya otoritas untuk, misalnya, mengatakan bahwa Islam adalah agama arogan.

“Dia (Abu Janda) tidak benar-benar menguasai ilmu agama, artinya kita nggak pernah melihat dia sebagai bagian dari kelompok atau poros-poros NU. Jadi dia kan bukan bagian dari poros-poros NU, pesantren juga nggak,” kata Alissa yang dikutip Suara.com dari NU Online.

Atribut NU selalu menempel di tubuh Abu Janda sehingga sebagian orang melihat dia adalah bagian dari NU. Sebagian lagi menilai, penggunaan atribut NU oleh Abu Janda dengan berbagai ulah kurang baik yang sering dilakukan selama ini dianggap sebagai bagian dari penistaan terhadap NU.

“Nah pesan kita menurut saya sih lebih banyak ke masyarakat, hati-hati terhadap orang yang mengklaim dirinya adalah NU. Kalau ada orang yang menyebut dirinya NU ya kita nggak bisa apa-apa. Boleh-boleh saja,” katanya.

Disebutkan Alissa, jika ingin menjadi orang NU harus senantiasa menjunjung tinggi nilai atau prinsip Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah seperti tasamuh (toleran), tawasuth (moderat), tawazun (berimbang), i’tidal (tegak lurus), dan amar makruf nahi mungkar.

baca juga

Alissa menilai Abu Janda sudah sangat berlebihan. Bahkan dalam setiap aktivitas dan perbuatannya, Abu Janda sudah tidak lagi menerapkan nilai-nilai tawasuth, tasamuh, dan i’tidal yang menjadi prinsip beragama warga NU.

“Saya sih keberatan dia dianggap merepresentasikan NU karena NU tidak begitu. Hikmahnya adalah kita semua menjadi lebih ngeh (mengerti), seperti apa sih seharusnya menjadi orang NU itu. Itu hikmahnya,” tutur Alissa.

“Ketika sekarang orang ribut dengan perilaku Abu Janda dan mempertanyakan masa NU begitu (karena menilai Abu Janda adalah bagian dari NU)? Nah sekarang publik kita kasih tahu bahwa kalau orang NU, cara bersikapnya tidak seperti itu.”

Jika cara bersikap Abu Janda seperti maka jangan merepresentasikan NU. Sebab Nahdliyin berkhidmah untuk NU dengan mengedepankan prinsip-prinsip Aswaja An-Nahdliyah, kata Alissa.

“Orang NU itu berkhidmah untuk NU-nya, bukan (seperti) dia yang malah justru memanfaatkan NU untuk kepentingan pribadi,” kata Alisssa.

Tinjau ulang status keanggotaan Banser Abu Janda Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DKI Jakarta Samsul Ma’arif meminta Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor perlu mengecek kembali status keanggotaan Abu Janda.

Jika tercatat sebagai Anggota Banser, Kiai Samsul menilai Abu Janda perlu dinonaktifkan. “Saya meminta kepada Ansor untuk meninjau ulang keanggotaannya kalau memang pernyataan-pernyataan Abu Janda disengaja dan bertentangan dengan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah. Tidak hanya diberikan peringatan keras tapi juga dinonaktifkan dari anggota Banser,” kata Kiai Samsul.

Peninjauan dan pencabutan status anggota Banser untuk Abu Janda itu dimaksudkan demi ketertiban, karena Abu Janda kerapkali menjadikan NU sebagai tameng pelindung, sebagai organisasi induk Banser.

"Ini demi ketertiban anggota Banser karena Abu Janda sering menjadikan NU itu sebagai tameng pelindung, sebagai organisasi induknya,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahtsul Masail NU Respons Pernyataan Kiai Jepara Sebut Program MBG Haram

Bahtsul Masail NU Respons Pernyataan Kiai Jepara Sebut Program MBG Haram

News | Kamis, 03 September 2026 | 17:49 WIB

Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'

Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:02 WIB

5 Poin Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Haram Jabatan Politik

5 Poin Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Haram Jabatan Politik

News | Selasa, 01 September 2026 | 16:04 WIB

PKB Buka Suara Soal Isu Intervensi 'Paket Titipan' di Muktamar NU

PKB Buka Suara Soal Isu Intervensi 'Paket Titipan' di Muktamar NU

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:57 WIB

Tak Lagi Jadi Ketum PBNU, Gus Yahya Bakal Terbang ke Amerika Urus Misi Global

Tak Lagi Jadi Ketum PBNU, Gus Yahya Bakal Terbang ke Amerika Urus Misi Global

News | Selasa, 01 September 2026 | 11:57 WIB

Muktamar NU 35, Misteri 'Papi Umba Pakocir' dan Tudingan Intervensi di Balik Kemenangan Gus Kikin

Muktamar NU 35, Misteri 'Papi Umba Pakocir' dan Tudingan Intervensi di Balik Kemenangan Gus Kikin

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Relasi NU dan Pemerintah: Represi di Era Soeharto, 'Berbagi' Tambang di Masa Kini

Relasi NU dan Pemerintah: Represi di Era Soeharto, 'Berbagi' Tambang di Masa Kini

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Gus Kikin Pimpin NU, Ujian Sesungguhnya Dimulai: Rekonsiliasi, Khittah, hingga Kemandirian Ekonomi

Gus Kikin Pimpin NU, Ujian Sesungguhnya Dimulai: Rekonsiliasi, Khittah, hingga Kemandirian Ekonomi

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Gerindra Tepis Isu Rais Aam dan Ketum PBNU Baru 'Paket Titipan' Prabowo

Gerindra Tepis Isu Rais Aam dan Ketum PBNU Baru 'Paket Titipan' Prabowo

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Kantongi Kartu Anggota Seumur Hidup, Prabowo Disebut Presiden Kedua dari Kalangan NU

Kantongi Kartu Anggota Seumur Hidup, Prabowo Disebut Presiden Kedua dari Kalangan NU

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Terkini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 01:44 WIB

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 00:08 WIB

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 23:57 WIB

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:51 WIB

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:25 WIB

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:28 WIB

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:20 WIB

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

×