Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua

Bangun Santoso

Senin, 06 Juli 2026 | 19:41 WIB
Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua
Foto sebagai ILUSTRASI: Suasana Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur. (Antara/Syaiful Arif)
baca 10 detik
  • Nahdlatul Ulama akan menyelenggarakan Muktamar Ke-35 pada 1–5 Agustus 2026 untuk menentukan arah masa depan organisasi.
  • Pemilihan Rais Aam dilakukan melalui mekanisme AHWA dengan melibatkan sembilan ulama sepuh untuk menjaga marwah kepemimpinan.
  • Calon Rais Aam wajib memenuhi standar integritas, kedalaman ilmu agama, serta keteladanan merujuk pada tiga pendiri utama NU.

Suara.com - Nahdlatul Ulama (NU) bersiap menggelar hajatan besar Muktamar Ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pada 1-5 Agustus 2026.

Momentum ini menjadi sangat bersejarah karena merupakan muktamar pertama yang digelar NU saat memasuki abad keduanya.

Di tengah persiapan tersebut, perhatian publik dan warga Nahdliyin di berbagai kota besar kini tertuju pada satu posisi krusial, Rais Aam.

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawy, atau yang akrab disapa Gus Lilur, seorang warga NU dari Jawa Timur, memberikan perspektif mendalam mengenai urgensi pemilihan pemimpin tertinggi ini.

Menurutnya, Muktamar kali ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan titik balik untuk menentukan arah spiritual dan intelektual NU di masa depan.

"Sebagai orang yang telah lama menekuni sejarah Islam di Nusantara, khususnya sejarah NU, saya memandang muktamar kali ini membawa satu pertanyaan yang jauh lebih mendasar ketimbang sekadar soal siapa memilih siapa. Pertanyaan itu ialah, sosok seperti apakah yang layak menduduki kursi Rais Aam, jabatan tertinggi dalam struktur NU," ujar Gus Lilur dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).

NU Sebagai Jam'iyyah Diniyyah dan Standar Imamah

Gus Lilur menjelaskan, untuk memahami posisi Rais Aam memerlukan pemahaman mendalam bahwa NU bukan sekadar organisasi kemasyarakatan administratif.

Sejak lahir pada 1926, NU adalah jam'iyyah diniyyah atau perkumpulan keagamaan yang mewadahi tradisi pesantren yang sudah ada berabad-abad sebelumnya.

baca juga

"Konsekuensi dari pemahaman ini amatlah jauh. Jika NU adalah cara beragama, maka pemimpin tertingginya bukanlah sekadar ketua sebuah perkumpulan. Ia adalah imam bagi sebuah tradisi keagamaan yang dianut puluhan juta orang. Dan imam, dalam tradisi fiqh yang dipegang NU sendiri, harus memenuhi syarat-syarat yang tidak ringan," terangnya.

Oleh karena itu, sosok Rais Aam harus mencerminkan tiga pilar utama NU, yakni bermadzhab secara disiplin dalam fiqh, mengikuti teologi Asy'ariyah dan Maturidiyah dalam akidah, serta berpegang pada tasawuf Imam al-Junaid dan al-Ghazali.

Karakter ini melahirkan watak tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), i'tidal (tegak lurus), dan tasamuh (toleran).

Menengok Benchmark Tiga Serangkai Pendiri

Pengusaha nasional asal Situbondo, Khalilur R. Abdullah Sahlawiy yang dikenal sebagai Gus Lilur, mengungkapkan bahwa surat elektronik (surel) yang pernah ia kirimkan kepada Presiden Prabowo Subianto mendapat respons positif dari pemerintah. [Dok Pribadi]
Khalilur R. Abdullah Sahlawiy yang dikenal sebagai Gus Lilur. [Dok Pribadi]

Lebih jauh Gus Lilur membeberkan, sejarah mencatat standar tinggi kursi Rais Aam melalui tiga sosok pendiri utama. Pertama, Hadratussyekh KH M. Hasyim Asy'ari (Rais Akbar 1926-1947) yang merupakan ahli hadits dunia dan penggerak Resolusi Jihad.

Kedua, KH Abdul Wahab Chasbullah (Rais Aam 1947-1971) yang menjadi motor penggerak Komite Hijaz dan diplomasi internasional santri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

Jelang Muktamar NU, Gus Irfan Minta Tak Ada Money Politics dan Campur Tangan Parpol

Jelang Muktamar NU, Gus Irfan Minta Tak Ada Money Politics dan Campur Tangan Parpol

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:49 WIB

'Saya Malu', Pengakuan Gus Irfan soal Kondisi NU Jelang Muktamar 2026

'Saya Malu', Pengakuan Gus Irfan soal Kondisi NU Jelang Muktamar 2026

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:15 WIB

Pidato Berbahasa Arab Rais Aam PBNU pada Penutupan Munas-Konbes NU Jadi Sorotan

Pidato Berbahasa Arab Rais Aam PBNU pada Penutupan Munas-Konbes NU Jadi Sorotan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 06:00 WIB

Prahara Internal PBNU, Menakar Jejak Konflik KH Miftahul Akhyar dari Surabaya hingga Pusat

Prahara Internal PBNU, Menakar Jejak Konflik KH Miftahul Akhyar dari Surabaya hingga Pusat

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:05 WIB

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:57 WIB

Terkini

Ledakan Pakuwon City Surabaya Merusak 42 Bangunan dan 8 Kendaraan

Ledakan Pakuwon City Surabaya Merusak 42 Bangunan dan 8 Kendaraan

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:22 WIB

CPO Turun, Harga TBS Sawit Petani Riau Ikut Terjun Jadi Rp3.733/Kg

CPO Turun, Harga TBS Sawit Petani Riau Ikut Terjun Jadi Rp3.733/Kg

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Siapa Penggugat Ijazah Gibran Rakabuming Raka di MK?

Siapa Penggugat Ijazah Gibran Rakabuming Raka di MK?

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Little Forest: Pulang Tak Berarti Gagal, Hanya Perlu Menemukan Diri Sendiri

Little Forest: Pulang Tak Berarti Gagal, Hanya Perlu Menemukan Diri Sendiri

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:20 WIB

32 Kantor Imigrasi Berganti Nama, Optimalkan Layanan kepada Masyarakat

32 Kantor Imigrasi Berganti Nama, Optimalkan Layanan kepada Masyarakat

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:19 WIB

9 Merek Sepeda MTB yang Bagus dari Pemula hingga Premium

9 Merek Sepeda MTB yang Bagus dari Pemula hingga Premium

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Menguak Episentrum Ledakan Pakuwon City: Tabung Elpiji 50 Kg dan Kompor Diangkut Labfor

Menguak Episentrum Ledakan Pakuwon City: Tabung Elpiji 50 Kg dan Kompor Diangkut Labfor

Jatim | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Apa Itu Omakase? Kenali Konsep Makan ala Jepang Ini dan Cara Menikmatinya

Apa Itu Omakase? Kenali Konsep Makan ala Jepang Ini dan Cara Menikmatinya

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Rasisme di Like a Winding Sheet: Siapa yang Salah, Siapa yang Kena Marah?

Rasisme di Like a Winding Sheet: Siapa yang Salah, Siapa yang Kena Marah?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Kolaborasi 7 Cabor, UniGames Segera Bergulir pada 611 Desember 2026

Kolaborasi 7 Cabor, UniGames Segera Bergulir pada 611 Desember 2026

Sport | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:12 WIB

×