facebook

Saran Moeldoko ke AHY: Jadi Pemimpin Jangan Baper

Rizki Nurmansyah | Ummi Hadyah Saleh
Saran Moeldoko ke AHY: Jadi Pemimpin Jangan Baper
Kepala Staf Presiden Moeldoko, Jumat (18/10/2019). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Kata Moeldoko, seorang pemimpin tak boleh terombang-ambing dengan situasi yang dihadapi.

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyarankan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) agar menjadi seorang pemimpin yang kuat dan tak mudah terbawa perasaan alias baper.

Hal tersebut disampaikan Moeldoko merespon sisu kudeta yang dilakukan salah satu pejabat pemerintah di lingkungan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saran saya ya, menjadi seorang pemimpin harus seorang pemimpin yang kuat, jangan mudah baperan," ujar Moeldoko dalam jumpa pers secara virtual, Senin (1/2/2021).

Bahkan, kata Moeldoko, seorang pemimpin tak boleh terombang-ambing dengan situasi yang dihadapi.

Baca Juga: Rachland Nashidik Ungkap Lokasi Pertemuan Bukan di Rumah Moeldoko

Ia pun meminta AHY untuk memborgol anak buahnya jika tak boleh dibiarkan ke mana-mana.

"Jangan mudah terombang ambing dan seterusnya. Ya kalau anak buahnya nggak oleh pergi ke mana-mana ya diborgol aja kali," ucap dia.

Mantan Panglima TNI itu merasa heran dengan istilah kudeta. Sebab istilah kudeta berasal dari dalam, bukan dari luar.

"Berikutnya kalau ada istilah kudeta, ya kudeta itu dari dalam, masa kudeta dari luar. Bukan kudeta dari luar," katanya

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan akan ada aksi 'kudeta' di Partai Demokrat. Kekuasaanya akan digulingkan oleh 5 orang.

Baca Juga: Rachland Nashidik: Apa Iya Ini Semua Tanpa Restu 'Pak Lurah?'

Dalam keterangan persnya, AHY menyebutkan sosok pelaku kudeta Partai Demokrat.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar