AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2026 | 22:38 WIB
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY. (Suara.com/Novian)
  • Presiden SBY bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka pada Selasa malam untuk silaturahmi dan diskusi berbagai isu penting.
  • Diskusi mencakup eskalasi konflik Timur Tengah dan peran Indonesia dalam Board of Peace (BoP).
  • SBY mendukung upaya Prabowo sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi domestik dan mencari solusi perdamaian global.

Suara.com - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut memberikan pesan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan 3,5 jam di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/2) malam.

Diketahui, pertemuan dengan tema silaturahmi dan diskusi bersama mantan presiden, mantan wakil presiden, ketua umum partai politik, eks menteri luar negeri, serta sejumlah anggota kabinet membahas sejumlah hal.

Topik terkini masuk dalam pembahasan mengenai kondisi Timur Tengah pasca eskalasi konflik Iran dengan AS-Israel. Selain itu para tokoh bersama presiden membahas keanggotan Indonesia di Board of Peace (BoP).

Adapun pesan SBY kepada Prabowo di dalam pertemuan diungkapkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

"Iya, tadi malam beliau menyampaikan mendukung penuh upaya bapak presiden dan pemerintah dalam mencari solusi. Beliau paham tidak mudah," kata AHY dalam acara buka puasa bersama Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

AHY memahami yang paling tahu tentang kompleksitas pengambilan kebijakan tertinggi adalah presiden dan mantan presiden.

"Tentu setiap masa, setiap era tantangannya bisa berbeda-beda tapi prinsipnya sama bahwa pada akhirnya seringkali dilematis dihadapkan pada pilihan-pilihan yang tidak mudah," kata AHY.

AHY menyampaikan di satu sisi Indonesia punya kepentingan nasional yang harus diperjuangkan demi rakyat dan demi negara sendiri.

"Bisa bicara kedaulatan, bisa bicara keamanan, bisa bicara kesejahteraan untuk rakyat kita sendiri," kata AHY.

Tetapi di sisi lain sebagai warga dunia yang bertanggung jawab tentu Indonesia juga tidak bisa apatis.

"Tidak bisa cuek. Apalagi Indonesia negara besar, 280 juta orang dengan populasi penduduk muslim yang terbesar di dunia juga, di kawasan yang sangat strategis. Tentu selalu diharapkan peran sertanya," ujar AHY.

Melalui pertemuan di Istana, SBY menyampaikan sejumlah pesan untuk Prabowo dalam menghadapi situasi terkini, baik tantangan di dalam maulun di luar negeri.

"Jadi Pak SBY juga mengingatkan atau menyampaikan pesan penguatan kepada Bapak Presiden Prabowo agar terus kokoh memastikan fiskal kita, ekonomi kita aman, energi kita aman, pangan kita aman, tapi juga kemudian kita selalu berupaya untuk terus bersama bangsa-bangsa lainnya mencari solusi agar terjadi perdamaian segera," tutur AHY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi

Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 06:57 WIB

Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global

Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global

Foto | Rabu, 04 Maret 2026 | 06:49 WIB

Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka

Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 21:21 WIB

Prabowo Kumpulkan Jokowi, SBY hingga Para Mantan Wapres di Istana Merdeka Malam Ini

Prabowo Kumpulkan Jokowi, SBY hingga Para Mantan Wapres di Istana Merdeka Malam Ini

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:36 WIB

Seskab Teddy Ungkap SBY dan Jokowi Hadir di Istana, Megawati Masih Teka-teki

Seskab Teddy Ungkap SBY dan Jokowi Hadir di Istana, Megawati Masih Teka-teki

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 19:55 WIB

Soroti Pasal 5 NATO dan Ancaman Perang Dunia Ketiga, SBY: Situasi Saat Ini Very-very Dangerous

Soroti Pasal 5 NATO dan Ancaman Perang Dunia Ketiga, SBY: Situasi Saat Ini Very-very Dangerous

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 15:43 WIB

NasDem Usul PT 7 Persen, Demokrat: 4 Persen Saja Sudah Terlalu Tinggi!

NasDem Usul PT 7 Persen, Demokrat: 4 Persen Saja Sudah Terlalu Tinggi!

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:37 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB