Dianggap Mengejek, Desain Kaus Pesanan Diplomat Kanada Ini Dikecam China

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 03 Februari 2021 | 09:57 WIB
Dianggap Mengejek, Desain Kaus Pesanan Diplomat Kanada Ini Dikecam China
Desain kaus yang dianggap mengejek Kota Wuhan.[TheSun]

Suara.com - China berang atas kaus buatan Kanada bertuliskan 'Wuhan' di atas simbol kelelawar seperti lambang grup hip-hop Wu-Tang Clan, yang dianggap mengejek.

Menyadur The Sun, Rabu (3/2/2021) kaus tersebut dipesan oleh diplomat Kanada yang menampilkan kata Wuhan di atas simbol seperti simbol kelelawar Wu-Tang Clan.

China meningkatkan kewaspadaan terhadap virus corona yang terdeteksi pada manusia di kota Wuhan pada awal tahun 2020.

Pihak Kanada kemudian menyampaikan penyesalannya atas kesalahpahaman setelah warga China berang ketika gambar tersebut tersebar di media sosial.

Pada Senin, juru bicara kementerian luar negeri Wang Wenbin menuntut penyelidikan atas kaus tersebut dan mengatakan mereka telah mengirim perwakilannya ke Kanada.

Pada hari Selasa, Kedutaan Besar Kanada mengatakan: "Itu dibuat untuk tim staf kedutaan yang menangani pemulangan warga Kanada dari Wuhan pada awal 2020,"

"Logo T-shirt yang dirancang oleh anggota kedutaan menunjukkan logo W, dan tidak dimaksudkan untuk mewakili kelelawar. Kami menyesali kesalahpahaman ini." jelasnya.

Minggu lalu, warga Wuhan mengecam laporan tentang virus corona yang diterbitkan oleh BBC yang mengatakan whisteblower pasti telah "dicuci otak".

Mereka yang tinggal di kota China menuduh beberapa media Barat memiliki mentalitas "rendah" setelah berita tersebut dirilis menandai satu tahun pandemi Covid-19.

baca juga

BBC merilis laporan terbarunya pada hari Selasa, yang diproduksi oleh koresponden Beijing John Sudworth, yang menyebut Wuhan sebagai "titik nol" dan "tempat pandemi dimulai".

Mereka yang tinggal di China mengkritik cara pengambilan gambar uang terkesan bahwa ini adalah "teknik kamera tipikal untuk memberi penonton kesan penindasan dan ketidakteraturan", menurut Global Times.

Pada hari Senin, para ilmuwan AS mengklaim wabah Covid-19 dimulai di China pada Oktober 2019, beberapa bulan sebelum Beijing memberi tahu dunia.

Para peneliti di Institute for Genomics and Evolutionary Medicine di Temple University di Philadelphia juga mengklaim bahwa virus "pasti" bermula di China, Mail on Sunday melaporkan.

Para ilmuwan menganalisis ribuan sampel pasien Covid. Mereka menelusuri bagaimana Sars-Cov-2 berevolusi dari genom "nenek moyang".

Menurut penelitian mereka, nenek moyang berasal dari pertengahan Oktober hingga November 2019.

Sergei Pond, salah satu peneliti yang terlibat dalam penelitian tersebut, mengatakan: "Semua bukti genetik memperjelas bahwa virus ini berasal dari China. Pola penyebaran di seluruh dunia juga konsisten dengan penyebaran virus China di negara lain."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNA China 10 Tahun Tinggal di Jayapura Pakai Nama Muhamad Benny

WNA China 10 Tahun Tinggal di Jayapura Pakai Nama Muhamad Benny

Batam | Rabu, 03 Februari 2021 | 09:24 WIB

10 Tahun Punya KTP Indonesia, Terungkap Muhamad Benny  Warga Negara China

10 Tahun Punya KTP Indonesia, Terungkap Muhamad Benny Warga Negara China

Sulsel | Rabu, 03 Februari 2021 | 09:13 WIB

Mempelai Pria Menangis Terisak di Pelaminan, Alasannya Bikin Haru

Mempelai Pria Menangis Terisak di Pelaminan, Alasannya Bikin Haru

Kalbar | Selasa, 02 Februari 2021 | 20:55 WIB

Terkini

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

×