Bocah Kirim Surat untuk Joe Biden, Mohon Agar Ayahnya Tak Dideportasi

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Jum'at, 05 Februari 2021 | 11:54 WIB
Bocah Kirim Surat untuk Joe Biden, Mohon Agar Ayahnya Tak Dideportasi
Presiden AS Joe Biden bersama Ibu Negara Jill Biden memberi hormat saat mereka meninjau kesiapan pasukan militer dalam tinjauan di tangga timur Capitol AS di Washington, DC, pada 20 Januari 2021, setelah dilantik di US Capitol. [Foto/AFP]

Suara.com - Seorang anak laki-laki umur 9 tahun mengirim surat untuk Joe Biden dan memohon agar ia dan ayahnya tak dipisahkan kembali untuk ketiga kalinya. Bocah ini juga khawatir ayahnya dideportasi dari Amerika.

Menyadur NBC News Jumat (05/02), Fernando memberikan surat dalam bahsa Spanyol pada pengacaranya agar disampaikan pada Joe Biden yang meminta ayahnya pergi dengan bebas.

Fernando dan ayahnya, Ubaldo Ochoa Lopez pergi dari Guatemala sekitar dua tahun yang lalu untuk mencari suaka di AS. Ia yang saat itu berusia 6 tahun, dipisahkan dari ayahnya oleh otoritas imigrasi.

Fernando adalah salah satu dari 2.800 anak migran yang dipisahkan dari orangtuanya pada tahun 2018 sebagai bagian dari kebijakan 'tanpa toleransi' yang digagas Donald Trump untuk mencegah migran mencari suaka.

Setelah berpisah selama 2 bulan, Fernando dan ayahnya dipertemukan kembali. Pengacaranya, Andani Alcantara mengatakan perpisahan itu meninggalkan trauma bagi mereka.

Ilustrasi surat. (Shutterstocks)
Ilustrasi surat. (Shutterstocks)

Setelah bersatu kembali, mereka melanjutkan upaya hukum untuk mendapatkan suaka, tetapi dipisahkan lagi pada bulan Oktober dengan alasan yang berbeda. "Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) menahan Ochoa Lopez  karena mengemudi saat mabuk," kata Alcantara.

"Itu hanya pelanggaran Kelas B, tetapi ICE memperlakukannya sebagai kejahatan besar dan menjadikannya alasan untuk memisahkan kembali Ubaldo dengan anaknya yang tidak memiliki orang tua lain di AS," dia berkata.

Dalam suratnya, Fernando menulis tak bisa berkumpul dengan ayahnya saat Natal. Ia juga merasa iri ketika melihat anak-anak lain bisa merayakan Natal bersama orangtua mereka.

"Saya sangat sedih melihat orang tua lain bermain dengan anak-anak mereka, karena saya tidak bisa bermain dengan ayah saya atau menerima pelukan dari ayah saya."

Alcantara menuduh ICE sengaja memisahkan kembali Fernando dengan ayahnya hingga bocah umur 9 tahun itu mengalami trauma. "ICE memiliki keleluasaan untuk mengeluarkan siapa pun dari tahanan."

"Dan mereka memilih untuk tidak melakukannya. Bocah berusia 9 tahun ini menangis di telepon dengan Ubaldo karena sudah lama tidak bertemu ayahnya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Negara Inggris Terkait FPI Akan Dideportasi

Warga Negara Inggris Terkait FPI Akan Dideportasi

Kaltim | Kamis, 04 Februari 2021 | 16:38 WIB

WNA Asal China Bikin KTP di Jakarta, Ditangkap di Jayapura

WNA Asal China Bikin KTP di Jakarta, Ditangkap di Jayapura

Sulsel | Rabu, 03 Februari 2021 | 10:27 WIB

Keimigrasian Indonesia dalam Mencegah Penerbitan Paspor Palsu

Keimigrasian Indonesia dalam Mencegah Penerbitan Paspor Palsu

Your Say | Senin, 01 Februari 2021 | 16:16 WIB

Terkini

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:39 WIB

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:37 WIB

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:29 WIB

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:20 WIB

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:12 WIB