Andi Mallarangeng : Moeldoko Katanya Didukung PKB dan Nasdem

Iwan Supriyatna, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 06 Februari 2021 | 10:42 WIB
Andi Mallarangeng : Moeldoko Katanya Didukung PKB dan Nasdem
Unggahan Moeldoko soal ngopi bikin orang lain grogi (Instagram/dr_moeldoko).

Suara.com - Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng mengatakan, bahwa Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengklaim telah mendapat dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Nasdem untuk maju di Pilpres 2024.

Pernyataan Andi tersebut beriringan dengan isu kudeta posisi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dari jabatannya.

Andi menyampaikan, klaim Moeldoko tersebut disampaikannya dalam pertemuan dengan sejumlah kader Demokrat di Hotel Aston Kuningan, Jakarta. Para kader Demokrat melaporkan kepada AHY bahwa Moeldoko berkeinginan maju di Pilpres 2024.

"Nah ini katanya nih sudah didukung oleh PKB sudah di dukung oleh Nasdem," kata Andi dalam sebuah diskusi bertema 'Demokrat Masih Memikat?' yang digelar secara daring, Sabtu (6/2/2021).

Adapun para kader yang ditemui oleh Moeldoko, menurut Andi memang sengaja diundang datang ke Jakarta oleh mantan panglima TNI tersebut dengan dalih menyalurkan bantuan bencana.

"Awalnya kita diajak ke Jakarta katanya mau dikasih penyaluran bantuan bencana kebetulan kawan kami datang dari wilayah bencana tapi sampai di Jakarta kemudian ternyata urusan KLB yang intinya pak Moeldoko siap menjadi ketum," tuturnya.

Lebih lanjut, Andi mengatakan, sebenarnya Demokrat tak mau ambil pusing soal isu kudeta tersebut. Namun, isu tersebut berhubungan dengan elemen kekuasaan.

"Ini adalah elemen kekuasaan karena KSP jabatan politik yang kemudian membuat gerakan-gerakan politik yang dalam hal ini gerakan pengambil alihan pimpinan PD (GPK PD)," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, meski telah mendapatkan informasi terkait keterlibatan pejabat dan menteri dalam gerakan take over tersebut, pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

baca juga

"Karena itu, tadi pagi saya telah mengirimkan surat secara resmi kepada Yang Terhormat Bapak Presiden Joko Widodo untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi dari beliau terkait kebenaran berita yang kami dapatkan ini," kata AHY dalam konferensi pers pada Senin lalu.

AHY mengungkapkan adanya gerakan politik yang mengarah pada upaya pengambilalihan kepemimpinan partai Demokrat secara paksa. Gerakan tersebut, kata AHY, dapat mengancam kedaulatan dan eksistensi partai Demokrat.

"Kesaksian dan testimoni banyak pihak yang kami dapatkan, gerakan ini melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkar kekuasaan terdekat dengan Presiden Jokowi. Lebih lanjut, gerakan ini juga dikatakan sudah mendapatkan dukungan dari sejumlah menteri dan pejabat penting di pemerintahan," tutur AHY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rachland Nashidik: Moeldoko Kira Ambil Paksa Demokrat Gampang, Dia Salah

Rachland Nashidik: Moeldoko Kira Ambil Paksa Demokrat Gampang, Dia Salah

Bekaci | Jum'at, 05 Februari 2021 | 20:41 WIB

P2P LIPI: Kepemimpinan Mudah Digoyang karena Demokrat Tak Berbasis Ideologi

P2P LIPI: Kepemimpinan Mudah Digoyang karena Demokrat Tak Berbasis Ideologi

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 19:42 WIB

Ray Rangkuti: AHY dan Moeldoko Sama-sama Diuntungkan Isu Kudeta Demokrat

Ray Rangkuti: AHY dan Moeldoko Sama-sama Diuntungkan Isu Kudeta Demokrat

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 19:26 WIB

Terkini

Ungkap 1,16 Ton Narkoba Cair, Jenderal Suyudi Buka Suara Soal Rangkap Jabatan Kapolri dan Kepala BNN

Ungkap 1,16 Ton Narkoba Cair, Jenderal Suyudi Buka Suara Soal Rangkap Jabatan Kapolri dan Kepala BNN

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pasar Taman Puring Bakal Diubah Jadi RTH Taman Setara, Pedagang Bakal Direlokasi

Pasar Taman Puring Bakal Diubah Jadi RTH Taman Setara, Pedagang Bakal Direlokasi

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Tanggapan Geely Soal Keluhan Konsumen Geely EX2 yang Gagal Lakukan Pengisian Baterai

Tanggapan Geely Soal Keluhan Konsumen Geely EX2 yang Gagal Lakukan Pengisian Baterai

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Kadet Unhan Diduga Aniaya Siswa Sekolah Rakyat di Jember, Gus Ipul: Tak akan Kami Diamkan

Kadet Unhan Diduga Aniaya Siswa Sekolah Rakyat di Jember, Gus Ipul: Tak akan Kami Diamkan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:42 WIB

5 Rekomendasi Situs Bersejarah di Yogyakarta untuk Kamu yang Suka Wisata Budaya

5 Rekomendasi Situs Bersejarah di Yogyakarta untuk Kamu yang Suka Wisata Budaya

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Investasi Nasional Tembus Rp1.010 Triliun, Kontribusi Hilirisasi Capai 30 Persen

Investasi Nasional Tembus Rp1.010 Triliun, Kontribusi Hilirisasi Capai 30 Persen

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa

Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa

Kaltim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:37 WIB

Masuk Era Scorpio, 5 Zodiak Ini Bebas Stres Sampai 21 November, Anda Termasuk?

Masuk Era Scorpio, 5 Zodiak Ini Bebas Stres Sampai 21 November, Anda Termasuk?

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, APBN Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Lindungi Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, APBN Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Lindungi Rakyat

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Netizen Murka Gus Irfan Angkat 2 Anak Jadi Penasihat Menteri Haji: KKN Bangkit Lagi

Netizen Murka Gus Irfan Angkat 2 Anak Jadi Penasihat Menteri Haji: KKN Bangkit Lagi

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:30 WIB

×