Satu Keluarga Meninggal karena Covid-19, Berawal dari Kebohongan Istri

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 07 Februari 2021 | 14:53 WIB
Satu Keluarga Meninggal karena Covid-19, Berawal dari Kebohongan Istri
Ilustrasi pemakaman pasien covid-19 (Antara)

Suara.com - Satu keluarga di Venezuela meninggal dunia setelah satu satu anggotanya berbohong dan menyembunyikan jika ia dinyatakan positif Covid-19.

Menyadur Newsweek, Minggu (7/2/2021) Verónica García Fuentes dari negara bagian Tachira di Venezuela, jatuh sakit karena demam pada pertengahan Desember.

Wanita 36 tahun tersebut dites PCR dan hasilnya positif Covid-19. Ia kemudian mengisolasi diri di rumah, tetapi dia memberi tahu suami dan anak-anaknya bahwa dia hanya menderita flu yang parah.

Menurut surat kabar Venezuela La Nación, Fuentes diduga merasa takut kepada keluarganya sehingga ia merahasiakan diagnosis Covid-19-nya.

Pada akhir Desember, Fuentes akhirnya memberi tahu suaminya José Antonio (33) jika dia mengidap virus corona saat dalam perjalanan ke pesta keluarga.

Pada Januari, Fuentes mengidap pneumonia tetapi suami dan tiga anaknya, satu berusia 17 dan kembar empat, semuanya dinyatakan negatif Covid-19.

Dua minggu kemudian, kondisi Fuentes memburuk dan harus dilarikan ke rumah sakit. Anggota keluarganya lainnya kemudian dinyatakan positif Covid-19, namun tanpa gejala.

Beberapa hari setelah Fuentes dirawat di rumah sakit, suaminya menyusul dengan gejala yang parah dan seminggu kemudian, keduanya meninggal.

Ketiga anak dari pasangan tersebut kemudian dilaporkan meninggal pada akhir Januari, setelah kedua orang tuanya.

baca juga

Otoritas medis di wilayah tersebut menanggapi kasus menyedihkan itu dengan memberikan anjuran untuk lebih memperhatikan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Para ahli juga telah memperingatkan orang-orang untuk lebih waspada.

"Segala sesuatu yang tampak seperti Covid adalah Covid-19, sampai terbukti sebaliknya." ujar seorang dokter setempat, Amelia Fressen kepada La Nación.

Pada Februari 2021, Venezuela mencatat ada 127.346 kasus Covid-19 dikonfirmasi, dengan 1.196 kematian, menurut Organisasi Kesehatan Dunia.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro baru-baru ini menghadapi kritik karena mempromosikan obat "ajaib" Carvativir yang dianggapnya mampu menetralkan Covid-19 tanpa efek samping. Namun, para ahli medis mengatakan tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.

Maduro mengatakan Carvativir adalah larutan oral yang berasal dari ramuan thyme, yang digunakan dalam pengobatan herbal tradisional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Venezuela Siap Buka Lembaran Baru Bersama Pemerintahan Joe Biden

Presiden Venezuela Siap Buka Lembaran Baru Bersama Pemerintahan Joe Biden

News | Senin, 25 Januari 2021 | 11:35 WIB

Geger Warga Temukan Harta Karun di Pantai, Wujudnya Perhiasan Emas

Geger Warga Temukan Harta Karun di Pantai, Wujudnya Perhiasan Emas

Bali | Senin, 14 Desember 2020 | 09:17 WIB

Pemerintah versus Oposisi dalam Pemilu Venezuela

Pemerintah versus Oposisi dalam Pemilu Venezuela

News | Minggu, 06 Desember 2020 | 12:30 WIB

Terkini

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:00 WIB

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

×