Dua Nelayan Thailand Temukan Mutiara Oranye Langka, Ditawar Rp 4,6 Miliar

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Minggu, 07 Februari 2021 | 19:14 WIB
Dua Nelayan Thailand Temukan Mutiara Oranye Langka, Ditawar Rp 4,6 Miliar
Sebuah mutiara oranye dari kerang mutiara Mole, ditawar Rp 4,6 miliar.[Viral Press via New York Post]

Suara.com - Dua nelayan di Thailand menemukan sebuah mutiara oranye langka yang sudah ditawar oleh seorang konglomerat China  dengan harga Rp 4,6 miliar.

Menyadur New York Post, Minggu (7/2/2021) Hatchai Niyomdecha (37) dan Worachat Niyomdecha (35) sedang berjalan di pantai Nakhon Si Thammarat di Teluk Thailand pada 27 Januari.

Saat berjalan-jalan, kedua nelayan tersebut melihat pelampung yang ditinggalkan dan ada sejumlah kerang di baliknya.

Kakak beradik tersebut kemudian mengambil tiga ekor kerang dari pelampung tersebut dan berencana akan menyantapnya bersama ayah mereka.

Tetapi, saat ayah mereka, Bangmad Niyomdecha (60), membersihkan cangkang kerang, ia menemukan sesuatu yang jauh lebih berharga.

Mutiara dengan warna tangerine, yang berukuran selebar uang receh dan beratnya 7,68 gram, ditemukan pada kerang mutiara jenis Melo, berbeda dengan mutiara tiram pada umumnya.

Mutiara yang sangat langka ini, yang terbentuk dalam gastropoda asli perairan Asia, dapat ditemukan dalam warna cokelat hingga oranye.

Mutiara langka dan mahal tersebut membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk terbentuk daripada mutiara pada umumnya.

Hatchai, yang keluarganya berasal dari komunitas nelayan miskin, percaya bahwa takdir yang membawanya ke harta karun tersebut.

"Seorang lelaki tua berkulit putih dengan kumis panjang menyuruh saya untuk datang ke pantai agar saya dapat menerima hadiah. Saya pikir dia menuntun saya untuk menemukan mutiara," katanya tentang mimpi yang dia alami beberapa hari sebelum menemukan mutiara tersebut.

"Saya ingin menjual mutiara dengan harga tertinggi. Uang tidak hanya mengubah hidup saya, itu akan mengubah takdir saya. Seluruh keluarga saya akan memiliki kehidupan yang lebih baik." katanya kepada Viral Press.

Sejak itu, dia didekati oleh setidaknya tiga pembeli, dua di antaranya menawarnya dengan harga rendah.

Keluarga tersebut sedang bernegosiasi dengan pembeli dari China yang diduga menawarkan 10 juta Baht (sekitar Rp 4,6 miliar) setelah ditinjau langsung, yang dijadwalkan akhir bulan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penghuni Grup G Sepakat Tunda Laga, Timnas Indonesia Batal Hadapi Thailand

Penghuni Grup G Sepakat Tunda Laga, Timnas Indonesia Batal Hadapi Thailand

Bola | Jum'at, 05 Februari 2021 | 18:42 WIB

Greysia Beberkan Faktor Kemenangannya di Thailand Open Seri Pertama

Greysia Beberkan Faktor Kemenangannya di Thailand Open Seri Pertama

Sport | Kamis, 04 Februari 2021 | 19:51 WIB

6 Negara yang Pernah Kudeta Militer Selain Myanmar

6 Negara yang Pernah Kudeta Militer Selain Myanmar

News | Kamis, 04 Februari 2021 | 10:55 WIB

Terkini

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:45 WIB

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:37 WIB

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:17 WIB

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:58 WIB

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:54 WIB

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:43 WIB