Malaysia Temukan 402 Kg Sabu-sabu, Diseludupkan Melalui Karung Teh

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 09 Februari 2021 | 16:35 WIB
Malaysia Temukan 402 Kg Sabu-sabu, Diseludupkan Melalui Karung Teh
ilustrasi sabu dan ekstasi

Suara.com - Militer Malaysia menyita 402 kg sabu senilai hampir Rp 55 miliar di tepi Sungai Golok di Kampung Lubok Stol, Rantau Panjang pada Senin (8/2).

Menyadur Harian Metro, Selasa (9/2/2021) barang haram tersebut tersimpan di 10 karung yang ditaksir nilainya mencapai 16,1 juta ringgit (Rp 55 miliar).

Barang terlarang tersebut ditinggalkan di tepi sungai oleh dua orang begitu mereka menyadari kehadiran pertugas dari Batalion 4 Resimen Perbatasan.

Komandan Brigade 8 Brigadir Jenderal Zamsari Abu Hassan mengatakan, dalam patroli yang dilakukan anggotanya pada pukul 10 pagi waktu setempat, terlihat dua pria asal Thailand menyeberangi sungai menggunakan perahu menuju ke tebing.

"Mereka kemudian terlihat mengangkut benda-benda dari perahu ke tepi sungai dan begitu mereka menyadari keberadaan aparat, kedua pria itu langsung kabur dengan perahu.

"Dari penggeledahan di tepian sungai ditemukan 10 karung hitam berlabel teh merek Guanyinwang berisi 402 kg sabu yang diselundupkan dari Thailand," ujarnya saat jumpa pers di Markas Polisi Wilayah (IPD) Pasir Mas.

Zamsari mengatakan, berdasarkan informasi awal yang diterima, semua sabu tersebut akan dijual untuk pasar lokal, termasuk beberapa negara bagian di luar Kelantan.

Ia menuturkan, seluruh barang sitaan diserahkan ke IPD Pasir Mas yang diwakili Kapolres, Asisten Kompol Mohamad Roy Suhaimi Sarif untuk ditindaklanjuti.

Menurut Zamsari, obat terlarang ini banyak diminati konsumen oleh karena itu para penyelundup dan distributor berani mengambil risiko.

Biasanya operandi yang dilakukan adalah mengangkut barang dengan perahu dan diletakkan di tepi sungai sebelum orang lain mengambilnya, ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ojol Nyasar ke Makam saat Antar Pesanan, Pelanggan Tak Bisa Dihubungi

Ojol Nyasar ke Makam saat Antar Pesanan, Pelanggan Tak Bisa Dihubungi

Sumbar | Selasa, 09 Februari 2021 | 11:41 WIB

Selain Air Kiriman dari Malaysia, Ini Penyebab Banjir di Bengkayang

Selain Air Kiriman dari Malaysia, Ini Penyebab Banjir di Bengkayang

Kalbar | Selasa, 09 Februari 2021 | 08:34 WIB

Bertahan saat Pandemi, Hotel Bintang 5 Ini Jualan Nasi Rames Cuma Rp 7.000

Bertahan saat Pandemi, Hotel Bintang 5 Ini Jualan Nasi Rames Cuma Rp 7.000

News | Selasa, 09 Februari 2021 | 09:54 WIB

Terkini

Misteri Jasad Luka Leher di Sungai Jombang: Tertelungkup Tanpa Identitas, Diduga Bukan Warga Sekitar

Misteri Jasad Luka Leher di Sungai Jombang: Tertelungkup Tanpa Identitas, Diduga Bukan Warga Sekitar

News | Senin, 13 April 2026 | 13:43 WIB

Kelompok Misterius Pro Iran Muncul Diklaim Lakukan Serangan di Eropa, Siapa?

Kelompok Misterius Pro Iran Muncul Diklaim Lakukan Serangan di Eropa, Siapa?

News | Senin, 13 April 2026 | 13:37 WIB

Fraksi PSI DPRD DKI Soroti Potensi Komersialisasi Air dan 'Pasar Tawanan' di Jakarta

Fraksi PSI DPRD DKI Soroti Potensi Komersialisasi Air dan 'Pasar Tawanan' di Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 13:36 WIB

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

News | Senin, 13 April 2026 | 13:25 WIB

Ketergantungan Batu Bara Jadi Bom Waktu, IESR Desak Percepatan Transisi Ekonomi

Ketergantungan Batu Bara Jadi Bom Waktu, IESR Desak Percepatan Transisi Ekonomi

News | Senin, 13 April 2026 | 13:25 WIB

Tiba di Moskow, Ini Agenda Prabowo Selama Kunker di Rusia

Tiba di Moskow, Ini Agenda Prabowo Selama Kunker di Rusia

News | Senin, 13 April 2026 | 13:23 WIB

JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah

JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah

News | Senin, 13 April 2026 | 13:10 WIB

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

News | Senin, 13 April 2026 | 13:08 WIB

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

News | Senin, 13 April 2026 | 13:07 WIB

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

News | Senin, 13 April 2026 | 12:54 WIB