Diduga Kelainan Seks, Pemerkosa Jasad Tukang Sayur koleksi CD Perempuan

Bangun Santoso

Jum'at, 12 Februari 2021 | 13:38 WIB
Diduga Kelainan Seks, Pemerkosa Jasad Tukang Sayur koleksi CD Perempuan
Ilustrasi pemerkosaan

Suara.com - Pria 43 tahun itu terlebih dahulu membunuh korban, setelah dipastikan meninggal, korban kemudian disetubuhi

Kematian tak wajar seorang perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai tukang sayur menggegerkan warga di Cikande, Kabupaten Serang, Banten. Korban tak hanya tewas karena dibunuh, ia juga sempat diperkosa saat kondisinya sudah meninggal dunia oleh pelaku.

Pelaku pembunuhan sekaligus pemerkosaan tukang sayur bernisial MA (43) di Cikande, Serang, oleh kepolisian diduga memiliki kelainan seksual.

Hal itu diketahui dari pengakuan pelaku kepada Tim Resmob Polres Serang. Ia mengaku sering mengintip perempuan mandi dan mengoleksi banyak celana dalam yang ia curi dari berbagai tempat.

Pelaku berhasil diringkus polisi di tempat persembunyiannya bersama puluhan celana dalam perempuan. Celana dalam tersebut digunakan tersangka untuk berfantasi seks dan masturbasi di gubuk persembunyiannya.

“Makanya kami akan dalami kondisi psikologis tersangka karena kami temukan puluhan celana dalam perempuan,” kata Kapolres Serang AKBP Mariyono kepada awak media, Jumat (12/2/2021).

Diketahui, sebelum melakukan aksinya, Aris mengaku pesta miras bersama enam orang kawannya. Dalam kondisi mabuk, ia melihat korban yang merupakan tukang sayur tengah melintas.

Karena jalan yang rusak, korban berjalan perlahan. Saat itulah pelaku mencegat dan menghentikan korban.

“Korban sebelumnya memohon agar dilepaskan, karena punya banyak anak. Tapi tersangka terus mencekik korban hingga lima kali. Motor korban disembunyikan ke semak-semak,” kata Mariyono, melansir Bantennews (jaringan Suara.com).

baca juga

Usai memastikan korban meninggal dunia, pelaku kemudian memperkosa jasad korban yang sudah tak bernyawa. Usai memuaskan nafsunya, pelaku kembali ke gubuk tempat ia pesta miras.

Tim Resmob Polres Serang yang menerima laporan warga langsung bergerak cepat memburu tersangka. Dari lebih 30 gubuk yang ada di lokasi, polisi kemudian mendapati tersangka tengah bersembunyi di salah satu gubuk.

Sempat berusaha kabur dari petugas, polisi lantas menembakkan dua timah panas ke kakinya untuk menghentikan pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerkosa Mayat Tukang Sayur Cikande Koleksi Celana Dalam Bekas Wanita

Pemerkosa Mayat Tukang Sayur Cikande Koleksi Celana Dalam Bekas Wanita

Banten | Jum'at, 12 Februari 2021 | 13:19 WIB

Pembunuh Terapis Mojokerto Masih Buron, Begini Sketsa Wajah Pelaku

Pembunuh Terapis Mojokerto Masih Buron, Begini Sketsa Wajah Pelaku

Jatim | Jum'at, 12 Februari 2021 | 13:04 WIB

Wanita Dibunuh Pemuda Mabuk saat Lewat Kandang Sapi, Mayatnya Diperkosa

Wanita Dibunuh Pemuda Mabuk saat Lewat Kandang Sapi, Mayatnya Diperkosa

Jatim | Jum'at, 12 Februari 2021 | 12:46 WIB

Tukang Sayur Cikande Perkosa Mayat karena Mabuk Berat Sampai Birahi

Tukang Sayur Cikande Perkosa Mayat karena Mabuk Berat Sampai Birahi

Banten | Jum'at, 12 Februari 2021 | 12:36 WIB

Biadab! Tukang Sayur Cikande Perkosa Mayat Perempuan setelah Dibunuh

Biadab! Tukang Sayur Cikande Perkosa Mayat Perempuan setelah Dibunuh

Banten | Jum'at, 12 Februari 2021 | 12:06 WIB

Dear ASN Kota Serang yang Keluar Kota Libur Imlek, Sanksi Sudah Menunggu

Dear ASN Kota Serang yang Keluar Kota Libur Imlek, Sanksi Sudah Menunggu

Banten | Jum'at, 12 Februari 2021 | 11:32 WIB

Tolong Bu Bupati! Korban Rumah Longsor Cikeusal Tidur di Gardu Warga

Tolong Bu Bupati! Korban Rumah Longsor Cikeusal Tidur di Gardu Warga

Banten | Jum'at, 12 Februari 2021 | 10:02 WIB

Terkini

Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen

Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:03 WIB

Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid

Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:54 WIB

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:44 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:20 WIB

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

×