Setelah Disambangi WHO, China Klaim Virus Corona Berasal dari Kepala Babi

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 12 Februari 2021 | 13:55 WIB
Setelah Disambangi WHO, China Klaim Virus Corona Berasal dari Kepala Babi
Ilustrasi babi. (shutterstock)

Suara.com - China membuat klaim lanjutan terkait virus corona yang disebut-sebut berasal dari negaranya. Menyadur Daily Star Jumat (12/02), Covid-19 mungkin berasal dari impor makanan beku termasuk kepala babi.

Baijing menemukan bukti yang menunjukkan virus corona terdapat di beberapa makanan impor yang datang di pasar grosir makanan laut Huanan. Pemerinta China lantas melakukan menangguhkan makanan impor itu.

Laporan penemuan virus corona di makanan beku tak sekali ini muncul, sebelumnya mereka juga menemukan kasus yang sama di pasar Huanan.

Teori 'transmisi rantai dingin' dibahas dalam konferensi pers di Wuhan pada hari Selasa, di mana tim ilmuwan internasional dari WHO mempresentasikan temuan penyelidikan mereka selama sebulan di China.

"Sars-CoV-2 dapat bertahan dalam kondisi yang ditemukan dalam makanan beku, kemasan dan produk rantai dingin," kata pejabat Komisi Kesehatan Nasional Liang Wannian.

Ilustrasi makanan beku atau daging beku frozen [shutterstock]
Ilustrasi makanan beku atau daging beku frozen [shutterstock]

Jika klaim ini benar, makan teori yang dikemukakan China sebelumnya tentang virus corona berasal dari luar Wuhan, benar adanya.

Pada bulan Juni, Beijing melaporkan kasus Covid-19 pertama dalam 55 hari dari pasar grosir makanan yang membingungkan para penyelidik.

Mereka menemukan kesamaan genetik antara infeksi dan sisa virus pada salmon beku impor. Otoritas China menghubungkan beberapa wabah lagi dengan makanan impor, kepala babi yang diimpor dari Amerika Utara.

Dua pekerja di kota pelabuhan Tianjin terinfeksi virus corona melalui kepala hewan. Pejabat menemukan sisa-sisa virus yang secara genetik mirip dengan tanah tempat kepala itu terjatuh.

baca juga

Namun otoritas kesehatan setempat tidak mengatakan apakah kepala babi itu telah dites positif virus corona.

Peneliti virus lain mengungkapkan adnya kemungkinan kecil seorang pekerja yang terinfeksi menangani paket dan terkontaminasi droplet, tetapi itu baru kemungkinan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Stop Impor Makanan Beku dari 109 Negara

China Stop Impor Makanan Beku dari 109 Negara

News | Minggu, 15 November 2020 | 07:23 WIB

CDC China Sebut Virus Corona di Makanan Beku Bisa Menginfeksi

CDC China Sebut Virus Corona di Makanan Beku Bisa Menginfeksi

Health | Senin, 19 Oktober 2020 | 13:33 WIB

Duh! Bisakah Makanan Beku Impor Menyebarkan Virus Corona?

Duh! Bisakah Makanan Beku Impor Menyebarkan Virus Corona?

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:37 WIB

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×