Mahfud MD Sebut Ada yang Ngadu Din Syamsuddin Radikal ke Menpan-RB

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 13 Februari 2021 | 16:54 WIB
Mahfud MD Sebut Ada yang Ngadu Din Syamsuddin Radikal ke Menpan-RB
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Foto dok. humas Kemenko Polhukam)

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan ada sejumlah orang mengadu soal dugaan radikal Dosen UIN Syarif Hidayatullah, Din Syamsuddin ke MenPAN-RB Tjahjo Kumolo. Namun, Tjahjo tidak pernah menindaklanjuti aduan tersebut.

Mahfud mengatakan bahwa orang-orang tersebut mengaku dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Memang ada beberapa orang yang mengaku dari ITB menyampaikan masalah Din Syamsuddin kepada Menteri PAN-RB Pak Tjahjo Kumolo," kata Mahfud dalam akun Twitternya @mohmahfudmd pada Sabtu (13/2/2021).

Dalam kesempatan itu, Tjahjo disebut hanya menerima pihak yang hendak menyampaikan aspirasinya. Selebihnya, politikus PDIP itu tidak pernah memprosesnya lebih lanjut.

"Pak Tjahjo mendengarkan saja, namanya ada orang minta bicara untuk menyampaikan aspirasi ya didengar. Tapi pemerintah tidak menindaklanjuti apalagi memproses laporan itu," ujarnya.

Lebih lanjut, Mahfud menegaskan kalau pemerintah tidak pernah menganggap Din sebagai sosok radikal atau penganut radikalisme. Menurutnya Din adalah pengusung moderasi beragama yang juga diusung oleh pemerintah.

"Dia juga penguat sikap Muhammadiyah bahwa Indonesia adalah 'Darul Ahdi Wassyahadah'. Beliau kritis, bukan radikalis," ujarnya.

Lebih lanjut, mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut mengungkapkan bahwa Muhammadiyah dan NU kompak untuk mengkampanyekan kalau NKRI berdasarkan Pancasila sejalan dengan Islam.

NU menyebut dengan istilah Darul Mietsaw sedangkan Muhammadiyah menyebut dengan Darul Ahdi Wassyahadah. Kata Mahfud, Din dikenal sebagai salah satu penguat konsep tersebut.

baca juga

"Pak Din Syamsuddin dikenal sebagai salah satu penguat konsep ini. Saya sering berdiskusi dengan dia, terkadang di rumah JK (Jusuf Kalla)."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akui Berseberangan dengan Din Syamsuddin, Ulil Abshar Kecam Tuduhan Radikal

Akui Berseberangan dengan Din Syamsuddin, Ulil Abshar Kecam Tuduhan Radikal

Jogja | Sabtu, 13 Februari 2021 | 16:45 WIB

Mahfud MD: Din Syamsuddin Kritis Bukan Radikalis

Mahfud MD: Din Syamsuddin Kritis Bukan Radikalis

Bekaci | Sabtu, 13 Februari 2021 | 16:34 WIB

Din Syamsuddin Dicap Radikal, Mahfud MD: Dia Kritis, Bukan Radikalis

Din Syamsuddin Dicap Radikal, Mahfud MD: Dia Kritis, Bukan Radikalis

News | Sabtu, 13 Februari 2021 | 16:32 WIB

Mahfud MD: Pemerintah Tidak Pernah Menganggap Din Syamsuddin Radikal

Mahfud MD: Pemerintah Tidak Pernah Menganggap Din Syamsuddin Radikal

News | Sabtu, 13 Februari 2021 | 16:13 WIB

Terkini

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Lagi pada 2027/2028, Apa yang Perlu Diketahui?

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Lagi pada 2027/2028, Apa yang Perlu Diketahui?

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Dari Pungli hingga Iuran Mandiri, Korupsi Tingkat Desa yang Terus Dimaklumi

Dari Pungli hingga Iuran Mandiri, Korupsi Tingkat Desa yang Terus Dimaklumi

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Airlangga Sebut AI Bukan Gantikan Pekerjaan, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja & Keterampilan Baru

Airlangga Sebut AI Bukan Gantikan Pekerjaan, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja & Keterampilan Baru

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:58 WIB

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta

Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta

Entertainment | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Pemerintah Siapkan Rp 1,28 T untuk Program Rekening Massal, Targetkan 25 Juta Penerima

Pemerintah Siapkan Rp 1,28 T untuk Program Rekening Massal, Targetkan 25 Juta Penerima

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Tic-errific Me: Kisah Hangat tentang Penerimaan Diri dan Tourette

Tic-errific Me: Kisah Hangat tentang Penerimaan Diri dan Tourette

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:45 WIB

25 Tahun Urus Izin, Pembangunan Gereja di Jakarta Timur Baru Capai 80 Persen

25 Tahun Urus Izin, Pembangunan Gereja di Jakarta Timur Baru Capai 80 Persen

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:38 WIB

Karhutla Sumsel Berdampak ke Panggung Hiburan, Bernadya hingga The Adams Batal Tampil di Palembang

Karhutla Sumsel Berdampak ke Panggung Hiburan, Bernadya hingga The Adams Batal Tampil di Palembang

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Pelatih PSMS Bertekad Menang Lawan PSIS Semarang Malam Ini

Pelatih PSMS Bertekad Menang Lawan PSIS Semarang Malam Ini

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:33 WIB

×