Cerita Tiga Pendaki Ulung Tewas Saat Mendaki Puncak Korakarum-2

Bangun Santoso

Minggu, 14 Februari 2021 | 09:14 WIB
Cerita Tiga Pendaki Ulung Tewas Saat Mendaki Puncak Korakarum-2
Ilustrasi para pendaki menuju puncak Gunung Everest. (AFP)

Suara.com - Tiga orang pendaki ulung dilaporkan meninggal dunia saat mencoba mencatatkan rekor dunia menggapai puncak Korakarum-2 setinggi 8.611 meter. Salah satu yang tewas adalah pendaki ternama asal Pakistan bernama Muhammad Ali Sadpara.

Melansir Anadolu Agency, Minggu (14/2/2021), ketiga pendaki tengah berupaya mencatatkan rekor bersejarah dengan mencapai puncak Korakarum-2 setinggi 8.611 meter (28.251 kaki), umumnya dikenal sebagai K-2, tanpa oksigen tambahan. Namun, mereka kehilangan kontak dengan base camp saat mereka hanya berjarak 411 meter dari puncak yang tertutup salju.


Dengan mengenakan peralatan pelindung lengkap untuk melindungi diri dari angin kencang dan salju yang lebat, Muhammad Ali Sadpara, bersama dua rekannya memulai upaya pendakian puncak gunung tertinggi kedua di dunia pekan lalu.

Atas insiden itu, anggota komunitas pencinta gunung di seluruh dunia pun menyampaikan doa mereka untuk keselamatan ketiga pendaki itu.

Namun, setelah operasi pencarian yang dimulai sejak 6 Februari, tim penyelamat akhirnya menyatakan bahwa ketiganya meninggal dunia.

Mereka kehilangan kontak hanya beberapa jam setelah rekan mereka dari Bulgaria, Atanas Skatov, jatuh ke jurang dan meninggal.

Sadpara yang lahir pada 1976 di sebuah desa terpencil di distrik Skurdu di wilayah Gilgit-Baltistan, menjadi satu-satunya orang Pakistan yang telah mendaki delapan puncak setinggi di atas 8.000 meter. Lima di antaranya di Pakistan, sedangkan tiga lainnya di Nepal.

Pada 2016, dia mendaki Nanga Parbat setinggi 8.126 meter (26.660 kaki), yang juga dikenal sebagai "gunung pembunuh", tanpa oksigen tambahan.

Bersama Alex Tixon dari Spanyol, dia berusaha mendaki puncak tertinggi di dunia, Everest, pada Januari 2019 tetapi harus turun karena kondisi cuaca buruk.

baca juga

Menurut Karrar Haidri, sekretaris Alpine Club, organisasi pendaki gunung resmi negara itu, Sadpara berencana mendaki enam puncak yang tersisa agar bisa bergabung dengan "pendaki elit" yang berhasil mencapai semua 14 puncak tertinggi.

Sadpara Si Pendaki Ulung

Sadpara memulai kariernya pada awal 1990-an sebagai porter di ketinggian sedang. Tugasnya membawa beban pendaki gunung sampai ke base camp.

Pada 2005, dia menjadi porter di ketinggian tinggi, yang memungkinkannya mendaki hingga ke kamp terakhir.

Hanya setahun kemudian, dia menjadi bagian dari tim pendaki Geeshabroom-2, gunung tertinggi ke-13 di dunia dengan ketinggian 8.035 meter (26.362 kaki) yang terletak di Gilgit-Baltistan.

Sebelum menjadi pendaki gunung, dia adalah pemain gelandang terbaik di Government College Skurdu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketahuan Bohong, Tiga Pendaki India Dihukum karena Ngaku ke Puncak Everest

Ketahuan Bohong, Tiga Pendaki India Dihukum karena Ngaku ke Puncak Everest

News | Jum'at, 12 Februari 2021 | 13:55 WIB

Lihat Gunung Berapi Meletus Saat Mendaki, Wanita Ini Malah Kegirangan

Lihat Gunung Berapi Meletus Saat Mendaki, Wanita Ini Malah Kegirangan

Jogja | Rabu, 03 Februari 2021 | 17:00 WIB

Tegur Teman yang Ambil Duit Pasien, Perawat Dituduh Hina Islam dan Dianiaya

Tegur Teman yang Ambil Duit Pasien, Perawat Dituduh Hina Islam dan Dianiaya

News | Rabu, 03 Februari 2021 | 13:27 WIB

Gunung Erupsi, Pendaki Ini Sibuk Bikin Konten Sambil Kegirangan

Gunung Erupsi, Pendaki Ini Sibuk Bikin Konten Sambil Kegirangan

Jabar | Rabu, 03 Februari 2021 | 06:49 WIB

Seorang Bocah 5 Tahun Terpergok Bawa Land Cruiser, Orang Tua Diburu Polisi

Seorang Bocah 5 Tahun Terpergok Bawa Land Cruiser, Orang Tua Diburu Polisi

News | Minggu, 31 Januari 2021 | 16:57 WIB

Salah Satu Pimpinan Kunci Kelompok Teroris Pakistan Terbunuh di Afghanistan

Salah Satu Pimpinan Kunci Kelompok Teroris Pakistan Terbunuh di Afghanistan

News | Minggu, 31 Januari 2021 | 08:50 WIB

Buat Konten di Rel, Seorang Pemuda Disambar Kereta hingga Tewas

Buat Konten di Rel, Seorang Pemuda Disambar Kereta hingga Tewas

News | Senin, 25 Januari 2021 | 11:35 WIB

Terkini

Dari Dubai Chocolate hingga Crookie, Alasan Tren Dessert Cokelat Terus Berubah

Dari Dubai Chocolate hingga Crookie, Alasan Tren Dessert Cokelat Terus Berubah

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

5 Rekomendasi Pembersih Wajah untuk Kulit Sensitif dan Sering Memerah, Aman Tidak Bikin Ketarik

5 Rekomendasi Pembersih Wajah untuk Kulit Sensitif dan Sering Memerah, Aman Tidak Bikin Ketarik

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer

Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:06 WIB

×