Tidak Hanya AHY, Pengamat: Serangan Marzuki Alie Juga Sasar SBY

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Selasa, 16 Februari 2021 | 15:56 WIB
Tidak Hanya AHY, Pengamat: Serangan Marzuki Alie Juga Sasar SBY
Mantan Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Sekretariat Presiden)

Suara.com - Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin, memandang tengah ada perang urat saraf antara Marzuki Alie dengan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal itu terjadi tidak terlepas dari tudingan yang menyeret nama Marzuki dalam isu kudeta partai yang kini dipimlin Agus Harimurti Yudhoyono.

Ujang mengatakan pembongkaran aib Partai Demokrat seperti yang diungkap Marzuki merupakan buntut dari kejengkelan Marzuki yang namanya disebut terlibat kudeta.

"Sedang perang urat saraf antara MA dengan SBY. Ini terjadi karena MA dianggap akan mengkudeta AHY. Lalu MA membalas balik serangan itu dengan mambuka kejadian-kejadian masa lalu," kata Ujang kepada Suara.com, Selasa (16/2/2021).

Menurut Ujang, kejengkelan Marzuki Alie terhadap Partai Demokrat tidak sekadar terhadap AHY. Tetapi merembet juga kepada SBY, mengingat sosok Presiden ke-6 itu yang tidak terlepas dari partai.

Bahkan, kata Ujang, pernyataan Marzuki juga terlihat menyudutkan SBY saat mengungkapkan pernyataan SBY menyoal Megawati.

"Serangan itu juga ditujukan ke SBY. Dengan mengungkap dua kecolongan Megawati di masa oleh SBY. Mungkin bagi MA, Demokrat itu bukan hanya AHY tapi ada SBY di belakangnya, makanya SBY jadi sasaran tembak dari MA," kata Ujang.

Bongkar Praktik Pemalakan

Marzuki Alie sebelumnya membongkar praktik busuk di internal Partai Demokrat. Marzuki Alie membeberkan adanya pemalakan yang dilakukan oknum DPP Partai Demokrat.

baca juga

Ini diceritakan Marzuki Alie di YouTube Akbar Faizal Uncensored yang berjudul "MARZUKI ALIE: "SAYA TUTUPI BOROK PARTAI DEMOKRAT SELAMA INI LHO..." | AFU FT. MARZUKI & MULYADI"

Akbar Faizal awalnya menampilkan pemberitaan mengenai kebusukan internal Partai Demokrat yang diungkap Marzukie Alie.

Pertama kader ikut pilkada diminta setoran, AHY tak punya pengalaman dan kearifan memimpin parpol dan beberapa kritik lain Marzuki Alie.

Menurut Marzuki Alie tidak ada omongannya yang fitnah untuk partainya.

"Tapi karena saya difitnah keluar marah. Aslinya keluar. Inilah aslinya. Apa yang saya rasakan selama ini saya tahan-tahan akhirnya saya keluarkan," ujar Marzuki Alie.

"Saya tahu semua kok kelakuan di dalam itu. Berapa banyak orang-orang kita dipalakin. Udah lah saya tahu kok. Yang dipalakin orang-orang saya, pendukung saya. Mau jadi kepala daerah dimintai. Orang-orang saya kan hebat-hebat," ujarnya.

"Yang mintain siapa bang?" tanya Akbar Faizal penasaran.

"Lho, DPP. Ada yang resmi ada yang nyaloin. Disitu saya prihatin," kata Marzuki Alie. Marzuki Alie mengatakan, kadernya dapat kursi, satu kursi dihitung Rp 500 juta.

"Bukan alat untuk dihitung setoran. Kan ga bener itu. Saya bilang jangan dibayar. Janganlah pak ga enak," beber Marzuki Alie. Menurut Marzuki Alie, kader berdarah-darah untuk dapat kursi banyak.

"Akhirnya apa? Ada seorang kader yang bilang udahlah di luar saja. Nanti waktu aku mau maju Demokrat aku beli aja kursinya," kata Marzuki Alie.

Menurut Akbar Faizal, acara talk show yang digawanginya sempat menghubungi pihak Partai Demokrat namun belum bisa hadir.

"Saya ga mau jelekin partai saya. Ini koreksi. Ini bisa baik kalo dikoreksi," timpal Marzuki Alie.

Akbar Faizal mempertanyakan mengapa kader-kader senior kehilangan kepercayaan terhadap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memimpin Partai Demokrat.

Padahal kata Akbar Faizal, AHY adalah sosok yang cemerlang. AHY adalah peraih Adhi Makayasa di Akmil, pemegang alumni Harvard. "Apa yang kurang dari beliau?" tanya Akbar Faizal.

Marzuki Alie mengatakan, partai Demokrat sudah menjadi partai keluarga. Namun dibantah oleh Andi Mallarangeng. Pemilihan AHY juga berdasarkan hasil survei. Dimana hasil survei AHY tinggi.

Bagi Marzuki Alie, mengelola partai bukan berdasarkan survei. "Ngelola partai ini ada ilmunya, ada pengalamannya, ada wise nya. Ga mungkin orang ujug-ujug karena survei tinggi langsung duduk sebagai ketua partai. Ini cara pikirnya ga nyambung," ujar Marzuki Alie.

Lain hal jika mencari calon presiden atau calon gubernur yang memang harus menggunakan survei. "Karena kita mencari orang yang mau menang kan," ucapnya. Tapi kalau ingin menjadi pemimpin partai politik itu, lanjut dia, harus yang punya pengalaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Sanksi Dihapus, Marzuki Alie Usul Penerima Vaksin Dapat Hadiah

Minta Sanksi Dihapus, Marzuki Alie Usul Penerima Vaksin Dapat Hadiah

Hits | Selasa, 16 Februari 2021 | 11:32 WIB

Ustaz Yahya Waloni Pernah Doa Megawati Mati, Muannas: Mempermalukan Nabi

Ustaz Yahya Waloni Pernah Doa Megawati Mati, Muannas: Mempermalukan Nabi

Hits | Selasa, 16 Februari 2021 | 09:25 WIB

6 Pernyataan Kontroversial Ustaz Yahya Waloni, Doakan Megawati Cepat Mati

6 Pernyataan Kontroversial Ustaz Yahya Waloni, Doakan Megawati Cepat Mati

Hits | Selasa, 16 Februari 2021 | 07:25 WIB

Marzuki Alie Kecewa, Ia Difitnah Hingga Kadernya Diperas

Marzuki Alie Kecewa, Ia Difitnah Hingga Kadernya Diperas

Sumsel | Senin, 15 Februari 2021 | 16:23 WIB

Terkini

Respons Arteta usai Bawa Arsenal Akhiri Kutukan 14 Tahun di Anfield

Respons Arteta usai Bawa Arsenal Akhiri Kutukan 14 Tahun di Anfield

Bola | Senin, 02 November 2026 | 06:37 WIB

Hancurkan Lion City Sailors 6-1, Taktik Jacksen F Tiago Bawa Wakil RI Guncang Singa Cup 2026

Hancurkan Lion City Sailors 6-1, Taktik Jacksen F Tiago Bawa Wakil RI Guncang Singa Cup 2026

Bola | Senin, 02 November 2026 | 06:29 WIB

Coach Sai Dong Bangga, 6 Bintang MLSC Surabaya Wakili Indonesia di Singa Cup 2026 Singapura

Coach Sai Dong Bangga, 6 Bintang MLSC Surabaya Wakili Indonesia di Singa Cup 2026 Singapura

Bola | Senin, 02 November 2026 | 06:16 WIB

Penantian Tujuh Tahun Terbayar, Agung Apriliano Rebut Gelar Juara Umum 76 Ultimate Downhill

Penantian Tujuh Tahun Terbayar, Agung Apriliano Rebut Gelar Juara Umum 76 Ultimate Downhill

Sport | Senin, 02 November 2026 | 06:00 WIB

Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi

Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi

Foto | Senin, 02 November 2026 | 06:00 WIB

Apakah Boleh Pakai Hair Mist Setiap Hari? Ini Tips Aman Menggunakannya

Apakah Boleh Pakai Hair Mist Setiap Hari? Ini Tips Aman Menggunakannya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 05:39 WIB

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

×