BIN Gelar Tes Swab Massal di Zona Merah Covid-19 Kabupaten Bogor

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Selasa, 16 Februari 2021 | 19:48 WIB
BIN Gelar Tes Swab Massal di Zona Merah Covid-19 Kabupaten Bogor
BIN menggelar tes swab PCR massal di wilayah zona merah penyebaran Covid-19, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/2/2021). (Dok. BIN)

Suara.com - Badan Intelijen Negara atau BIN menggelar tes swab massal di wilayah zona merah penyebaran Covid-19. Sebanyak 500 alat tes swab disediakan dalam kegiatan kali ini yang digelar di Terminal Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Selasa (16/2/2021).

Kordinator Lapangan Mobile Laboratorium Covid-19 BIN, Kolonel Inf. Budi Santoso menjelaskan bahwa kegiatan tes swab massal dilakukan guna mempercepat penanganan Covid-19. Hal itu sebagaimana yang diinstruksikan Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan.

"Kami melaksanakan tes cepat antigen dan tes usap PCR sebagaimana arahan dari pimpinan kami untuk melaksanakan kegiatan di sini," kata Budi kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).

Adapun, Budi mengungkapkan bahwa swab tes massal diikuti oleh para pedagang pasar, sopir angkutan umum hingga pegawai kantor pemerintahan Kabupaten Bogor. Setidaknya, kata dia, ada 26 tenaga kesehatan yang diterjunkan guna menunjang pelaksanaan kegiatan swab tes massal tersebut.

"Kunci utama untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 ialah disiplin menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Budi berujar bahwa pihaknya juga menerjunkan dua unit mobile laboratorium PCR test dan satu unit bus laboratorium yang dapat mengolah langsung sampel tes swab.

Mobile Lab PCR berstandar Biosafety Level 2 (BSL-2) itu diklaim memiliki kemampuan ekstraksi dan running sampel hasil test usap dalam waktu 8 sampai 10 jam.

"Apabila diketemukan reaktif, maka kami langsung arahkan untuk Swab PCR yang hasil nanti kami koordinasikan dengan Satgas Covid setempat," tutur dia.

Sementara, Camat Bojong Gede Dace Hatomi menyambut positif kegiatan swab tes massal tersebut. Terlebih, menurutnya wilayah Bojong Gede merupakan zona merah penyebaran Covid-19 dengan angka kasus positif aktif 309 orang.

baca juga

"Kecamatan Bojong Gede ini termasuk yang paling banyak jumlah kasusnya. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa mengetahui penyebarannya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Detik-detik Kiai Jajang Meninggal Dunia saat Lantunkan Ayat Al Quran

Video Detik-detik Kiai Jajang Meninggal Dunia saat Lantunkan Ayat Al Quran

Hits | Selasa, 16 Februari 2021 | 11:36 WIB

5 Pasangan Drama Korea Populer Setahun Belakangan Ini

5 Pasangan Drama Korea Populer Setahun Belakangan Ini

Your Say | Selasa, 16 Februari 2021 | 10:24 WIB

Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bogor Selasa 16 Februari 2021

Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bogor Selasa 16 Februari 2021

Bogor | Selasa, 16 Februari 2021 | 06:15 WIB

Terkini

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Kaltim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:20 WIB

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:16 WIB

×