Kasasi Ditolak, Aulia Kesuma Tetap Dihukum Mati Kasus Bakar Suami dan Anak

Kamis, 18 Februari 2021 | 14:13 WIB
Kasasi Ditolak, Aulia Kesuma Tetap Dihukum Mati Kasus Bakar Suami dan Anak
Aulia Kesuma saat masih menjalani sidang kasus pembunuhan berencana di PN Jaksel. (Suara.com/Stephanus Aranditio).

Suara.com - Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan oleh Aulia Kesuma, otak di balik kasus pembunuhan berencana terhadap suami dan anak tirinya dengan cara dibakar. 

Alhasil, Aulia dan putranya, Geovanni Kelvin tetap dihukum dengan hukuman mati terkait kasus pembunuhan keji yang menimpa Edi Candra Purnama (54) alias Pupung Sadili dan anaknya, Muhammad Adi Pradana (24).

Berdasarkan laman website https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id perkara kasasi tersebut diputus pada 3 Februari 2021. Bertindak sebagai Ketua Majelis Andi Samsan Nganro, dengan anggota Eddy Army, Gazalba Saleh dan panitera pengganti Prasetio Nugroho.

"Amar putusan TOLAK," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Kamis (18/2/2021).

Kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Aulia dan putranya terhadap suaminya Edi dan anak tirinya Muhammad Adi Pradana (24) terjadi di Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada akhir Agustus 2019. Aulia tega melakukan perbuatannya itu dengan dalih terdesak hutang.

Aulia membunuh suami dan anak tirinya itu dengan cara diracun. Kemudian jenazah korban dimasukkan ke dalam mobil dengan maksud dibuang dan dibakar sebelum diterjunkan ke jurang di wilayah Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam aksinya, Aulia dibantu oleh putranya Geovanni, serta dua orang eksekutor yang dibayar untuk menghabisi nyawa suami beserta anak tirinya yakni Kusmanto dan Muhammad Nursaid.

Selain itu, juga ada tersangka lainnya Karsini, Rody Saputra Jaya, dan Suprianto yang ikut membantu Aulia dalam merencanakan pembunuhan sadis tersebut.

Pada 15 Juni 2020 Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Aulia dan anaknya Geovanni dengan hukuman mati.

Baca Juga: Jokowi: Perkara Terdaftar dan Diputus Pengadilan Pada 2020 Rekor Terbanyak

"Menyatakan terdakwa satu Aulia Kesuma dan terdakwa dua Geovanni Kelvin terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana. Menghukum terdakwa dengan pidana hukuman mati," kata hakim ketua Suharno saat membacakan putusannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Vonis majelis hakim sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang mendakwa kedua terdakwa dengan dakwaan subsideritas (berlapis) primair melanggar Pasal 340 juchto Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP, subsider Pasal 338 juchto Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP.

Dalam sidang putusan yang berlangsung secara telekonferensi, Majelis Hakim menyatakan perbuatan terdakwa kejam dan sadis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI