Mengerikan! Pemuda Ngamuk di Tengah Kota, Tusuk 8 Orang hingga Terkapar

Bangun Santoso Suara.Com
Kamis, 04 Maret 2021 | 10:45 WIB
Mengerikan! Pemuda Ngamuk di Tengah Kota, Tusuk 8 Orang hingga Terkapar
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstocks)

Suara.com - Polisi Swedia menyatakan, mereka sedang menyelidiki kemungkinan motif teror untuk serangan menggunakan pisau pada Rabu yang mengakibatkan sedikitnya delapan orang terluka.

Penyerang ditangkap setelah ditembak dan terluka, tambah polisi.

Beberapa korban berada dalam kondisi serius dan tersangka, pria berusia 20-an, dirawat di rumah sakit setelah penangkapannya, kata seorang juru bicara polisi pada konferensi pers. Pria itu sebelumnya diketahui polisi karena sejumlah kejahatan ringan, katanya.

Kedelapan korban dirawat di rumah sakit dan tiga mengalami luka yang mengancam jiwa, kata dewan wilayah Jonkoping di lamannya.

Polisi mengatakan tersanga itu menyerang setidaknya di lima lokasi berbeda di Vetlanda.

"Kami telah memulai penyelidikan awal atas percobaan pembunuhan tetapi ada rincian dalam penyelidikan yang membuat kami menyelidiki kemungkinan motif teror," kata kepala polisi daerah Malena Grann pada konferensi pers.

Polisi disiagakan untuk serangan di Vetlanda, sebuah kota berpenduduk sekitar 13.000 orang, sekitar jam 3 sore dan awalnya polisi mengatakan serangan itu tidak tampak sebagai tindakan terorisme.

"Kami mendengar teriakan dari jalan. Kemudian kami melihat seorang pria memasuki toko, seraya berteriak bahwa dia telah ditikam," Asa Karlqvist, pemilik toko bunga, mengatakan kepada surat kabar lokal Vetlanda-Posten.

"Darah mengalir dari bahunya, jadi kami mengambil handuk dan menekan pada lukanya," katanya.

Baca Juga: Polisi Selidiki Ledakan yang Diduga Granat di Aceh

Situasi terkendali dan tidak ada indikasi bahwa ada orang lain yang terlibat dalam serangan di kota Vetlanda, 340 km selatan ibu kota Stockholm, kata polisi kepada wartawan.

Perdana Menteri Stefan Lofven mengutuk insiden tersebut. "Kami menghadapi tindakan keji seperti itu dengan kekuatan gabungan dari masyarakat kami," katanya dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa dia terus berhubungan dengan polisi dan dinas keamanan.

Pada April 2017, seorang pendukung teokrasi radikal mengendarai truk ke kerumunan pembeli di jalan yang sibuk di pusat kota Stockholm, menewaskan lima orang sebelum menabrak sebuah toserba. Dia ditangkap dan kemudian dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. (Sumber: Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI